Iman Kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

IMAN KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Muhammad Rasulullah[1] صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ Beliau adalah Abul Qasim Muhammad bin ‘Abdillah bin ‘Abdil Muththalib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf bin Qushayy bin Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Lu-ayy bin Ghalib bin Fihr bin Malik

Hakikat Cinta Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam Antara Sunnah Dan Bid’ah

HAKIKAT CINTA NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM ANTARA SUNNAH DAN BID’AH Oleh Al- Ustadz Yazid bin ‘Abdul-Qadir Jawas حفظه الله Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah sepakat tentang wajibnya mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap seluruh makhluk Allâh Subhanahu wa Ta’ala . Akan tetapi dalam mencintai dan mengagungkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa

Hakikat Cinta Kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam

HAKIKAT CINTA KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul-Qadir Jawas حفظه الله عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعيْنَ Dari Anas, ia berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Tidaklah sempurna imannya salah seorang di

Peringatan Maulid Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam Menurut Syari’at Islam

PERINGATAN MAULID NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM MENURUT SYARI’AT ISLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Segala puji bagi Allah Azza wa Jalla yang telah menyempurnakan agama Islam untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan menjadikan Sunnah Rasul-Nya sebagai sebaik-baik petunjuk yang diikuti. Semoga shalawat serta salam tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam ,

Hukum Menentang Syariat Allah

HUKUM MENENTANG SYARIAT ALLAH Oleh. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Seorang laki-laki berkata, sesungguhnya sebagian hukum-hukum syari’at perlu ditinjau kembali dan direvisi karena sudah tidak sesuai (relevan) lagi dengan perkembangan zaman ini. Contohnya adalah hal yang berkaitan dengan warisan di mana lelaki mendapatkan

Pengaruh Zaman Terhadap Fatwa

PENGARUH ZAMAN TERHADAP FATWA Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Ada fenomena yang telah memasyarakat, yang mana sebagian orang memahami bahwa sebagian perkara yang dulu diharamkan, seperti radio, kini menjadi halal. Mereka mengatakan, bahwa berubahnya zaman atau tempat mempengaruhi fatwa. Kami mohon perkenan Syaikh yang mulia untuk

Kedudukan Dan Keutamaan Ahlul Ilmi

KEDUDUKAN DAN KEUTAMAAN AHLUL ILMI Oleh. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bagaimana kedudukan dan keutamaan ahlul ilmi dalam Islam? Jawaban Kedudukan ahlul ilmi adalah kedudukan yang paling agung, karena para ahlul ilmi adalah pewaris para Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena itulah diwajibkan pada mereka untuk menjelaskan

Nasehat Untuk Para Da’i

NASEHAT UNTUK PARA DA’I Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Sesungguhnya para penyeru keburukan dan kerusakan menyukai terpecah belahnya para penyeru kebaikan, karena mereka tahu bahwa bersatu dan bahu membahunya para penyeru kebaikan itu merupakan faktor keberhasilan mereka, sementara perpecahan mereka merupakan faktor kegagalan mereka. Sementara, setiap kita bisa saja salah. Dari itu, jika salah

Doa Malaikat Untuk Kaum Mukminin

DOA MALAIKAT UNTUK KAUM MUKMININ رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ﴿٧﴾رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ﴿٨﴾وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ ۚ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Ya Rabb kami! Rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu,

Do’a Untuk Menghilangkan Kesusahan

DO’A UNTUK MENGHILANGKAN KESUSAHAN  اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكِ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِكَ، أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجَلاَءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي  Wahai