Membayar Zakat Dari Tahun-Tahun Yang  Sudah Berlalu

MEMBAYAR ZAKAT DARI TAHUN-TAHUN YANG SUDAH BERLALU Pertanyaan.  Ada rang kaya, namun dia tidak menunaikan kewajiban membayar zakat selama beberapa tahun yang lalu. Lalu, dia bertaubat, bagaimana dia harus mengeluarkan zakat beberapa tahun yang telah lalu? Dan apakah ada kafarah baginya? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab: Dia keluarkan zakat (yang belum sempat dia

Balasan Serupa Dengan Amalan

BALASAN SERUPA DENGAN AMALAN[1] Perlu kita tahu, bahwa balasan adalah sejenis dan setipe dengan amalan. Bila kita beramal shalih, maka balasannya pun juga setipe dengannya; yaitu kebaikan dunia, juga akhirat. Allâh berfirman: مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih,

Istiqâmah Di Atas Sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

ISTIQAMAH DI ATAS SUNNAH RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM Oleh Syaikh Ibrahim bin Amir ar-Ruhaili[1] Setelah menyampaikan rasa syukur kepada Allâh Azza wa Jalla dan shalawat kepada Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang memiliki andil dan peran dalam pelaksanaan acara pengajian ini, baik yang masuk dalam susunan

Dzulqarnain Penguasa Yang Adil

DZULQARNAIN PENGUASA YANG ADIL Bila kita perhatikan ayat-ayat dalam al-Quran niscaya, kita dapati saat membahas masalah hak untuk memberikan kepemimpinan, kekuasaan dan kerajaan, Allâh Azza wa Jalla menyandarkan hal itu hanya kepada-Nya. Karena memang hanya dengan kehendak-Nya, seorang hamba diangkat menjadi pemimpin. Dia Azza wa Jalla  menetapkan dan mencabut kekuasaan dari seseorang. Dan sesungguhnya para

Bertahap Dalam Pengharaman Di Dalam Syari’at

BERTAHAP DALAM PENGHARAMAN DI DALAM SYARI’AT Oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah Lc MA Allâh Azza wa Jalla berfirman: يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ Mereka bertanya kepadamu tentang khamer (miras) dan judi. Katakanlah, ‘Pada keduanya

Istiqâmah Di Atas Al-Qur’an Dan Sunnah Jalan Keselamatan

ISTIQAMAH DI ATAS AL-QUR’AN DAN SUNNAH JALAN KESELAMATAN Istiqâmah di atas sunnah adalah keinginan setiap orang yang benar-benar beriman yang berharap bisa meraih ridha Allâh Azza wa Jalla dan kebahagiaan akhirat serta takut terhadap murka Allâh Azza wa Jalla. Konsisten di atas ketaatan sampai tutup usia adalah kenikmatan tiada tara bagi orang yang beriman. Dalam

Ambillah Akidah Dari Al-Qur’an Dan As-Sunnah Yang Shahih

AMBILLAH AKIDAH DARI AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH YANG SHAHIH Masalah akidah atau keimanan adalah masalah yang paling mendasar dan urgen dalam agama Islam. Masalah akidah dan keimanan merupakan masalah ghaib yang tidak bisa diketahui secara mendetail kecuali dengan hidayah atau bimbingan wahyu Allâh Azza wa Jalla yang diturunkan kepada umat manusia melalui para utusan-Nya. Oleh karena

Doa Meminta Ampun Pada Hari Pembalasan

DO’A MEMINTA AMPUN PADA HARI PEMBALASAN رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ Ya Rabbi, ampunilah kesalahanku pada hari Pembalasan!  Ungkapan tersebut diucapkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kala ditanya Aisyah: “Ibnu Jud’an, pada masa jahiliah ia menyambung tali kekerabatan, memberi makan orang miskin, apakah itu bermanfaat baginya?” Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak

Sujud Sahwi Bagi Makmûm

SUJUD SAHWI BAGI MAKMUM Makmûm dalam shalat mengikuti imam dan tidak boleh menyelisihinya dengan sebuah perbuatan, sebagaimana dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya: إِنَّمَا جُعِلَ الإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ، فَلاَ تَخْتَلِفُوا عَلَيْهِ، فَإِذَا رَكَعَ، فَارْكَعُوا، وَإِذَا قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، فَقُولُوا: رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ، وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا، وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا، فَصَلُّوا جُلُوسًا أَجْمَعُونَ

Kedatangan Utusan Thayyi’

KEDATANGAN UTUSAN THAYYI’ Oleh Ustadz  Abu Firas Luthfi bin Muhammad Yasin Pembahasan ini adalah lanjutan pembahasan kedatangan delegasi dari penjuru Arab. ASAL USUL THAYYI’ Thayyi’ adalah Thayyi’ bin Udad bin Zaid bin Yasyjub bin Arib bin Zaid bin Kahlan bin Saba’[1]. Dikatakan nama aslinya Jalhamah kemudian disebut Thayyi’ karena ia orang pertama yang membangun sumur