Mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

MENGENAL NABI NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM Oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Beliau adalah Muhammad bin ‘Abdullah, bin ‘Abdul Muthallib, bin Hasyim. Hasyim adalah termasuk suku Quraisy, suku Quraisy termasuk bangsa Arab, sedang bangsa Arab adalah termasuk keturunan Nabi Isma’il, putera Nabi Ibrahim Al-Khalil. Semoga Allah melimpahkan kepadanya dan kepada Nabi kita sebaik-baik

Larangan Ghuluw Dan Berlebih-Lebihan Dalam Memuji Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

LARANGAN GHULUW DAN BERLEBIH-LEBIHAN DALAM MEMUJI NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM. Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Ghuluw artinya melampaui batas. Dikatakan: “ غَلاَ يَغْلُو غُلُوًّا ,” jika ia melampaui batas dalam ukuran. Allah berfirman: لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ “Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu.” [An-Nisaa’/4: 171] Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Anjuran Bershalawat Kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

ANJURAN BERSHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM[1]. Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Di antara hak Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disyari’atkan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas ummatnya adalah agar mereka mengucapkan shalawat dan salam untuk beliau. Allah Subhanahu wa Ta’ala dan para Malaikat-Nya telah bershalawat kepada beliau Shallallahu ‘alaihi

Wajibnya Mentaati Dan Meneladani Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

WAJIBNYA MENTAATI DAN MENELADANI NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM[1] Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Kita wajib mentaati Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Hal ini merupakan konsekuensi dari syahadat (kesaksian) bahwa beliau adalah Rasul (utusan) Allah. Dalam banyak ayat Al-Qur-an, Allah Subhanahu wa

Wajibnya Mencintai Dan Mengagungkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

WAJIBNYA MENCINTAI DAN MENGAGUNGKAN NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM SERTA LARANGAN GHULUW (BERLEBIH-LEBIHAN)[1] Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Ahlus Sunnah wal Jama’ah sepakat tentang wajibnya mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap seluruh makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala. Akan tetapi dalam mencintai dan mengagungkan

Iman Kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

IMAN KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Muhammad Rasulullah[1] صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ Beliau adalah Abul Qasim Muhammad bin ‘Abdillah bin ‘Abdil Muththalib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf bin Qushayy bin Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Lu-ayy bin Ghalib bin Fihr bin Malik

Hakikat Cinta Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam Antara Sunnah Dan Bid’ah

HAKIKAT CINTA NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM ANTARA SUNNAH DAN BID’AH Oleh Al- Ustadz Yazid bin ‘Abdul-Qadir Jawas حفظه الله Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah sepakat tentang wajibnya mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam melebihi kecintaan dan pengagungan terhadap seluruh makhluk Allâh Subhanahu wa Ta’ala . Akan tetapi dalam mencintai dan mengagungkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa

Hakikat Cinta Kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam

HAKIKAT CINTA KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul-Qadir Jawas حفظه الله عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعيْنَ Dari Anas, ia berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Tidaklah sempurna imannya salah seorang di

Peringatan Maulid Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam Menurut Syari’at Islam

PERINGATAN MAULID NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM MENURUT SYARI’AT ISLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Segala puji bagi Allah Azza wa Jalla yang telah menyempurnakan agama Islam untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan menjadikan Sunnah Rasul-Nya sebagai sebaik-baik petunjuk yang diikuti. Semoga shalawat serta salam tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam ,

Hak Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaiahi Wa Sallam

HAK NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM Oleh Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin Hak terbesar kedua setelah hak Allâh Azza wa Jalla adalah hak Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Dan tidak ada hak seorangpun di antara hak para makhluk yang bisa menyamai besarnya hak Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , apalagi melebihinya. Sebab, Beliau Shallallahu