Para Wali Allâh Wajib Dicintai Dan Haram Dibenci

PARA WALI ALLAH WAJIB DICINTAI DAN HARAM DIBENCI Mencintai para wali Allâh Azza wa Jalla merupakan amal ibadah atau taqarrub yang disyariatkan Allâh Azza wa Jalla . Dengan mencintai wali Allâh, seseorang akan lebih dekat kepada Allâh, sebab mencintai sesuatu karena Allâh adalah salah satu tali simpul keimanan yang paling kuat. Dalam hadits shahih, Rasûlullâh

Pernyataan Tentang Hakikat Dan Syariat

PERNYATAAN TENTANG HAKIKAT DAN SYARIAT[1] Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Pembagian istilah Thariqat, Syariat, Hakikat dan Ma’rifat adalah istilah yang baru (muhdats) yang diada-adakan oleh kaum Shufi. Yang dimaksud hakikat menurut mereka adalah kedudukan seseorang yang telah mencapai maqam (kedudukan) tertentu, sehingga dengan (maqam) itu dapat menggugurkan kewajiban syariat Islam. Sedangkan

Perjalanan Meraih Ridha Ar-Rahmaan

PERJALANAN MERAIH RIDHA AR-RAHMAAN Oleh Usatadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Sebagian besar atau bahkan seluruh umat manusia di seluruh dunia pernah melakukan perjalanan, ada yang jauh dan ada pula yang dekat, dengan intensitas yang berbeda. Tujuan melakukan perjalanan pun beragam, mulai dari sekedar melepas kepenatan sampai tujuan yang serius dan penuh resiko. Perjalanan itu sendiri

Wisata Maksiat, Membuang Waktu, Biaya Dan Tenaga, Namun Berbuah Dosa

WISATA MAKSIAT, MEMBUANG WAKTU, BIAYA DAN TENAGA, NAMUN BERBUAH DOSA Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni MA Hukum asal bepergian ke segala penjuru bumi, termasuk untuk tujuan wisata atau rekreasi adalah mubah (diperbolehkan) dalam Islam, selama tidak melanggar hal-hal yang dilarang dalam syariat Allâh Azza wa Jalla . Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: هُوَ الَّذِي

Perjalanan Yang Bermanfaat

PERJALANAN YANG BERMANFAAT Manusia dan perjalanan, dua sisi yang seakan tidak terpisahkan. Sebagian besar atau bahkan seluruh umat manusia di seluruh dunia pernah melakukan perjalanan, ada yang jauh dan ada pula yang dekat, dengan intensitas yang berbeda. Kebutuhan mereka yang sangat banyak dan bervariasi serta tersebar diberbagai tempat menuntut mereka melakukan perjalanan demi memenuhi kebutuhannya,

Menggapai Kesempurnaan Fitrah

MENGGAPAI KESEMPURNAAN FITRAH Allâh Azza wa Jalla telah menciptakan manusia di atas fitrah. Dengan fitrah itu, manusia yang sadar akan dirinya lemah, membutuhkan Tuhan yang menutup kekurangan dan menguatkan kemampuan. Ia juga tercipta dalam keadaan menyukai kebaikan dan membenci hal-hal yang buruk. Dan dengan dorongan fitrah itu pula, manusia mencintai hidup, harta, lawan jenis, ayah,

Sebab-Sebab Penyimpangan Dari Fithrah

SEBAB-SEBAB PENYIMPANGAN DARI FITHRAH Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Kita diciptakan oleh Allâh Azza wa Jalla dikaruniai dengan fitrah. Fitrah tersebut adalah menjadi hamba Allâh, maka fitrah yang dimaksud adalah agama Allâh. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allâh Azza wa Jalla : فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ

Kembalikan Hatimu Pada Fitrahnya!

KEMBALIKAN HATIMU PADA FITRAHNYA ! Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni MA Berbicara tentang hati berarti membicarakan tentang bagian tubuh manusia yang paling penting dan utama, karena baik atau buruknya seluruh anggota badan manusia tergantung dari baik atau buruknya hati.[1] Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ

Islam Tetap Terjaga

ISLAM TETAP TERJAGA Islam diturunkan Allâh Azza wa Jalla untuk seluruh manusia, dimanapun mereka berada. Islam tidak hanya berlaku di Arab saja atau ditempat-tempat tertentu lainnya. Allâh Azza wa Jalla tegaskan dalam al-Qur’an tentang Muhammad Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , yang diutus membawa agama yang hanif ini: وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ Dan tiadalah

Makna Dan Cakupan Ibadah

MAKNA DAN CAKUPAN IBADAH[1] Oleh Ustadz Abu Ismail Muslim al-Atsari IBADAH ADALAH HIKMAH PENCIPTAAN Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memberitakan kepada kita bahwa Dia menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.