Apakah Cukup Media (TV, Radio, Majalah, Buku ) Sebagai Sarana Mempelajari Agama?

APAKAH CUKUP MEDIA (TV, RADIO, MAJALAH, BUKU) SEBAGAI SARANA MEMPELAJARI AGAMA? Pertanyaan. Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allâh Azza wa Jalla atas berbagai kemudahan yang Allâh Azza wa Jalla berikan kepada kita dalam mempelajari agama dengan keberadaan majalah, buku terjemahan, vcd, radio, televisi Ahlus Sunnah. Pertanyaannya, apakah cukup dengan media-media tersebut sehingga tidak atau jarang menghadiri

Hadiah Terbaik Menurut Generasi Sahabat Radhiyallahu Anhum

HADIAH TERBAIK MENURUT GENERASI SAHABAT RADHIYALLAHU ANHUM Oleh Ustadz Ashim bin Musthofa Lc Saling memberikan hadiah termasuk perkara yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasa cinta dan kasih akan terjalin lebih kuat melalui hadiah-hadiah yang diberikan. Perasaan benci dan kaku akan sirna. Hubungan menjadi cair dan tambah akrab antara dua orang Muslim tatkala

Meniti Ilmu Di Atas Manhaj Salaf

MENITI ILMU DIATAS MANHAJ SALAF Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni MA Manhaj Salaf,[1] merupakan satu-satunya metode pemahaman dan pengamalan agama Islam yang dijamin kebenarannya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Oleh karena itu, jaminan mendapatkan keridhaan Allah Azza wa Jalla hanya diberikan kepada para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi

Metode Salaf Dalam Menerima Ilmu

METODE SALAF DALAM MENERIMA ILMU Oleh Syaikh Abdul Adhim Badawi وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا “Artinya : Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan RasulNya

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Memohon Perlindungan Dari Ilmu Yang Tidak Bermanfaat

RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM MEMOHON PERLINDUNGAN DARI ILMU YANG TIDAK BERMANFAAT Ilmu merupakan pertanda kebaikan bagi pemiliknya. Akan tetapi, indikator baik ini tidak begitu saja melekat pada seseorang secara otomatis. Sebab, ajaran-ajaran Islam bukan simbol-simbol kosong tanpa makna, namun harus teraplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan bermuara pada datangnya tangis seseorang karena takut kepada Allah

Bahaya Ghazwul Fikri

BAHAYA GHAZWUL FIKRI Oleh Syaikh Muhammad bin Shaleh al-‘Utsaimîn rahimahullah Sesungguhnya mencari ilmu merupakan salah satu jenis jihâd fî sabîlillâh, karena penuntut ilmu akan mampu membantah musuh-musuh agama dengan al-haq sehingga dapat mematahkan kebatilan mereka. Sebagaimana dapat disaksikan, terkadang ghazwul fikri (perang pemikiran yang dilancarkan Barat) itu lebih berbahaya dari pada peperangan bersenjata. Sebab, pengaruh

Penghalang Dalam Menuntut Ilmu : Tidak Mengamalkan Ilmu, Putus Asa Dan Rendah Diri

PENGHALANG-PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas 8. Tidak Mengamalkan Ilmu Tidak mengamalkan ilmu merupakan salah satu penyebab hilangnya keberkahan ilmu. Orang yang memilikinya akan dimintai pertanggungjawaban atas ilmunya. Allah Ta’ala benar-benar mencela orang yang melakukan hal ini dalam firman-Nya. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ كَبُرَ مَقْتًا

Kiat-Kiat Menghapal Al-Qur-an Dan As-Sunnah

KIAT-KIAT MENGHAFAL AL-QUR-AN DAN AS-SUNNAH Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Seorang penuntut ilmu hendaknya mengetahui bahwa menuntut ilmu memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui. Ia harus memulai dari yang paling penting kemudian yang penting. Ia tidak boleh tergesa-gesa, bahkan ia harus bersabar dan mengetahui kadar kemampuan dirinya. Para ulama kita tidak pernah melewati

Pentingnya Bahasa Arab

PENTINGNYA BAHASA ARAB [1] Imam Syafi’i berkata: “Manusia tidak menjadi bodoh dan selalu berselisih paham kecuali lantaran mereka meninggalkan bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles”. [2] Itulah ungkapan Imam Syafi’i buat umat, agar kita jangan memarginalkan bahasa kebanggaan umat Islam. Seandainya sang imam menyaksikan kondisi umat sekarang ini terhadap bahasa Arab, tentulah keprihatian beliau