Sudahkah Kita Mengagungkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala?

SUDAHKAH KITA MENGAGUNGKAN ALLÂH SUBHANAHU WA TA’ALA? Oleh Abu Abdillah Hamzah an-Nayili[1] Allâh Subhanahu wa Ta’ala mencela orang-orang yang tidak mengagungkan Allâh Azza wa Jalla sebagaimana mestinya dan tidak mengenal-Nya dengan sebenar-benarnya serta tidak menyifati-Nya dengan sifat sebenarnya. Allâh Azza wa Jalla berfirman: مَا لَكُمْ لَا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَارًا Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran

Ta’zhîm (Mengagungkan) Allâh Subhanahu Wa Ta’ala Maksud Dan Urgensi Mengimaninya

TA’ZHIM (MENGAGUNGKAN) ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA MAKSUD DAN URGENSI MENGIMANINYA Oleh Abu Abdillah Hamzah an-Nayili[1] Di antara faktor terbesar yang mendukung keshalihan (baiknya) hati seseorang dan kebahagiaannya adalah pengagungannya terhadap Allâh al-Khâliq. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak ada kebahagiaan, tidak pula kemenangan, keshalihan ataupun kenikmatanbagi hamba, kecuali bila ia mengenal Allâh yang menciptakan mereka

Manfaat Mengimani Nama Allâh Subhanahu Wa Ta’ala ” Al-Azhîm”

MANFAAT MENGIMANI NAMA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA “AL-AZHIM” Oleh Abu Abdillah Hamzah an-Nayili[1] Mengimani nama-nama Allâh Subhanahu wa Ta’ala serta kandungan maknanya yang agung akan membuahkan banyak manfaat dalam hati hamba yang mengimaninya. Diantara manfaat ini ada yang bisa dipetik hasilnya dalam kehidupan di dunia dan ada pula yang ditunda perolehannya dalam kehidupan abadi di

Al-Hasîb, Yang Maha Memberi Kecukupan

AL-HASIB, YANG MAHA MEMBERI KECUKUPAN Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA DASAR PENETAPAN Nama Allâh Azza wa Jalla yang maha agung ini disebutkan dalam beberapa ayat al-Qur’ân: وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيبًا Dan cukuplah Allâh sebagai pemberi kecukupan” [an-Nisâ/4: 6] الَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَالاتِ اللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُ وَلا يَخْشَوْنَ أَحَدًا إِلا اللَّهَ وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيبًا “(Yaitu) orang-orang yang

Al-Ghâlib Dan An-Nashîr (Allâh Maha Menang Dan Maha Penolong)

AL-GHALIB DAN AN-NASHIR (ALLAH MAHA MENANG DAN MAHA PENOLONG) Oleh Prof. Dr. Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin al-Abbad Diantara nama-nama Allâh Azza wa Jalla adalah al-Ghâlib dan an-Nashîr. Nama al-Ghâlib disebutkan dalam al-Qur’an pada satu tempat saja yaitu dalam firman-Nya : وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰ أَمْرِهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ dan Allâh berkuasa terhadap urusan-Nya,

Al-Wadûd, Yang Maha Mencintai Hamba-Hamba-Nya Yang Shaleh

AL-WADUD, YANG MAHA MENCINTAI HAMBA-HAMBA-NYA YANG SHALEH Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA DASAR PENETAPAN Nama Allâh Azza wa Jalla yang maha agung ini disebutkan dalam dua ayat al-Qur`ân: 1. Firman Allâh Azza wa Jalla : وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌ Dan mohonlah ampun kepada Rabb-mu (Allah) kemudian bertaubatlah

Kesempurnaan Di Atas Kesempurnaan Dalam Nama-Nama Dan Sifat-Sifat Allâh

KESEMPURNAAN DI ATAS KESEMPURNAAN DALAM NAMA-NAMA DAN SIFAT-SIFAT ALLAH Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA Allâh Azza wa Jalla menyifati nama-nama-Nya dalam al-Qur’ân dengan al-husna (maha indah) yang berarti kemahaindahan yang mencapai puncak kesempurnaan. Karena nama-nama tersebut mengandung sifat-sifat kesempurnaan yang tidak ada celaan atau kekurangannya sedikitpun dari semua sisi.[1] Allâh Azza wa Jalla

Nama Allâh Al-Ahad Dan Al-Wahid (Yang Maha Esa)

NAMA ALLAH AL-AHAD DAN AL-WAHID (YANG MAHA ESA) Nama al-Ahad ini hanya disebutkan dalam satu surat saja, yaitu di dalam Surat al-Ikhlash. Allâh Azza wa Jalla berfirman : قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ Katakanlah, “Dia-lah Allâh, Yang Maha Esa. Allâh adalah Rabb

Asy-Syaafi, Yang Maha Penyembuh

ASY-SYAAFI, YANG MAHA PENYEMBUH Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA DASAR PENETAPAN Nama Allâh Azza wa Jalla yang maha agung ini disebutkan oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahîh. Yakni, dari Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma, bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu membacakan doa perlindungan kepada salah seorang (anggota) keluarga

Keindahan Asmaul Husna

KEINDAHAN ASMA-UL HUSNA Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, M.A Berbicara tentang keindahan Asmâ-ul Husnâ (nama-nama Allâh Subhanahu wa Ta’ala yang maha indah) berarti membicarakan suatu kemahaindahan yang sempurna dan di atas semua keindahan yang mampu digambarkan dan terbetik oleh akal pikiran manusia. Betapa tidak, Allâh Subhanahu wa Ta’ala adalah dzat maha indah dan sempurna