Bersyukur Tidak Menjadi Penganut Syi’ah

BERSYUKUR TIDAK MENJADI PENGANUT SYI’AH Bermusuhan, membenci, dengki dan hasad merupakan sikap para pemeluk Syiah kepada Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Empat sikap mereka itu tampak sekali melalui tikaman-tikaman yang mereka lontarkan kepada generasi terbaik umat Islam tersebut, yang memenuhi buku-buku rujukan mereka, baik dari tulisan tokoh agama mereka terdahulu maupun hasil karya

Metode Berdalil Khawarij Dalam Timbangan Manhaj Salaf

METODE BERDALIL KHAWARIJ DALAM TIMBANGAN MANHAJ SALAF Oleh Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah Setiap orang yang menyimpang dari Sunnah mesti berpijak pada landasan yang lemah selemah jaring laba-laba, yang dengan pijakan tersebut dia menganggap dirinya di atas al-haq, padahal dia telah menyimpang  dari jalan yang lurus. Di antara hal yang menunjukkan penyimpangan mereka

Membandingkan Syî’ah Dan Khawârij

MEMBANDINGKAN SYIAH DAN KHAWARIJ Sejak dahulu hingga sekarang, dua sekte sesat ini selalu memberikan musibah dan kesulitan bagi kaum Muslimin, bahkan tidak ada pertumpahan darah terjadi pada kaum Muslimin melebihi pertumpahan darah yang mereka lakukan pada kaum Muslimin. Keduanya memiliki persamaan dalam beberapa hal dan berbeda dalam banyak hal. Mungkin kita sampaikan dahulu tujuh persamaan

Mewaspadai Celaan Agama Syi’ah Terhadap Sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

MEWASPADAI CELAAN AGAMA SYI’AH TERHADAP SAHABAT NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM Oleh Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri Lc, MA Jika membaca berbagai nukilan dari para pemuka agama Syi’ah, dapat diketahui beberapa hal yang menunjukkan dan mendorong mereka membenci para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , terutama tiga khulafâ’ ar-râsyidîn, yaitu Abu Bakr ash-Shiddiq, Umar

Sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam Dalam Ideologi Syi’ah

SAHABAT NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM DALAM IDIOLOGI SYI’AH Oleh Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri Lc, MA SAHABAT NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WAS ALLAM ADALAH GENERASI PILIHAN Sebelum kita menyimak kedudukan dan keadaan para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam pandangan Syi’ah, terlebih dahulu, kami paparkan pandangan Ahlussunnah wal Jamâ’ah tentang hal itu.

Pengagungan Kubur Dalam Pandangan Kaum Sufi

PENGAGUANGAN KUBUR DALAM PANDANGAN KAUM SUFI Oleh Ustadz Abu Ihsan al-atsary Pengkultusan makam yang dianggap keramat, seperti makam orang yang dianggap wali, telah mewabah di tengah-tengah kaum Muslimin. Sering kita dengar orang-orang yang pergi berombongan seperti hendak menunaikan ibadah haji melakukan perjalanan wisata rohani, yaitu berziarah ke makam-makam tertentu. Saking besarnya cinta mereka kepada makam-makam

Sufi Atau Shufi, Kapan Dan Bagaimana Tahap Kemunculannya

SUFI ATAU SHUFI; KAPAN DAN BAGAIMANA TAHAP KEMUNCULANNYA PENDAHULUAN Oleh Dr. Fahd bin Sulaiman al-Fuhaid Benarkah tasawuf merupakan ajaran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sudah muncul semenjak zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ? Atau benarkah merupakan amaliyah para Shahabat x dan sudah muncul semenjak zaman mereka ? Jika memang demikian, tentu ada riwayatnya

Aliran Sufi Diingkari Imam Syâfi’i Rahimahullah

ALIRAN SUFI DIINGKARI IMAM SYAFI’I RAHIMAHULLAH Oleh Ustadz Abu Minhal, Lc Nama besar Imam Syâf’i rahimahullah sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Ketokohan beliau sudah tidak diperselisihkan umat Islam. Hanya saja, umat sepertinya lebih mengenal beliau sebagai pakar hukum Islam dan peletak dasar Ilmu Ushul Fiqih, sementara aspek kehidupannya yang lain, – bahkan yang

Konsepnya Njelimet Ujungnya Ruwet, Menilik Konsep Ma’rifatullah Ala Sufi

KONSEPNYA NJELIMET, UJUNGNYA RUWET, MENILIK KONSEP MA’RIFATULLAH ALA SUFI Oleh Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA “Dalam abad ketujuh Hijri atau ketiga belas Masehi, ajaran tasawuf kelihatan mengalami perkembangan yang mendasar. Bertolak dari pandangan ‘bahwa yang ada hanya Allâh’ itu, Ibn ‘Arabi lalu memandang alam semesta ini sebagai penampakan lahir (tajalli) dari nama-nama Allâh; menurut dia,

Buku Pegangan Sufi, Sarat Hadits-Hadits Palsu

BUKU PEGANGAN SUFI, SARAT HADITS-HADITS PALSU Kemunculan firqah-firqah yang menggulirkan banyak perkara baru dalam agama (bid’ah-bid’ah), seperti golongan Sufi, telah mendatangkan fitnah dan ujian tersendiri terhadap keyakinan dan amaliah umat Islam. Fitnah ini salah satunya dalam bentuk ajakan mengagungkan Rasûlullâh hanya melalui ucapan-ucapan lisan saja, dengan mengesampingkan ajakan mengikuti perbuatan-perbuatan beliau. Dengan begitu, mereka telah