Kafir Tidak Sama Dengan Non-Muslim

KAFIR TIDAK SAMA DENGAN NON-MUSLIM[1] Allâh Azza wa Jalla telah menciptakan makhluk agar mereka beribadah kepada Allâh Azza wa Jalla dan menjadikan fithrah mereka di atas tauhid dan ketaatan kepada-Nya, namun kemudian diantara mereka ada yang kufur. Allâh Azza wa Jalla berfirman : وَلَٰكِنِ اخْتَلَفُوا فَمِنْهُمْ مَنْ آمَنَ وَمِنْهُمْ مَنْ كَفَرَ Akan tetapi mereka berselisih,

Laknat Para Malaikat Bagi Orang Kafir Yang Mati Dalam Keadaan Kafir

LAKNAT PARA MALAIKAT BAGI ORANG KAFIR YANG MATI DALAM KEADAAN KAFIR Oleh Syaikh Dr Fadhl Ilahi Di antara orang yang mendapatkan laknat dari para Malaikat adalah orang kafir yang mati dan tetap dalam keadaan kafir. Yang menjadi dalil untuk pernyataan ini adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ

Bentuk Sikap Wala’ Kepada Orang-Orang Kafir

BENTUK SIKAP WALA’ KEPADA ORANG-ORANG KAFIR Oleh Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullah Diantara prilaku yang mengindikasikan bahwa si pelaku berwala’ (sikap setia, loyal) kepada orang-orang kafir: 1. Menyerupai atau meniru mereka dalam tata cara berpakaian, berbicara dan sebagainya. Karena menyerupai mereka dalam berpakaian, berbicara dan lain sebagainya menunjukkan kecintaannya terhadap yang ditirunya itu. Oleh karena itu,

Jauhi Tindakan Meniru Kaum Kafir!

JAUHI TINDAKAN MENIRU KAUM KAFIR![1] Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya, ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. [Al-Jâtsiyah/ 45:

Muamalah Dengan Orang Kafir

MUAMALAH DENGAN ORANG KAFIR Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Dalam kehidupan bermasyarakat di negara ini, tentunya seorang muslim hidup dengan beragam manusia yang berbeda agama. Tentu saja tidak bisa disamakan sikap kita kepada orang kafir (non muslim) dengan sikap kita kepada sesama muslimin, karena hal ini menyangkut aqidah al-Walâ’ dan al-barâ’. Dalam permasalahan ini, Syaikhul

Hukum Memanfaatkan Jasa Dan Produk Orang Kafir

HUKUM MEMANFAATKAN JASA DAN PRODUK ORANG KAFIR Oleh Ustadz Muhammad Ashim Lc Sesungguhnya Islam memberikan ruang toleransi dalam soal seorang Muslim mengambil manfaat dari orang non-Muslim dalam bidang ilmu Kimia, Fisika, Ilmu Falak, Kedokteran, Industri, pertanian dan ilmu-ilmu manejemen dan ilmu-ilmu lain yang serupa.  Toleransi ini dibuka ketika belum ada sumber-sumber penguasaan ilmu-ilmu tersebut dari

Menaruh Kepercayaan Kepada Kaum Kafir

MENARUH KEPERCAYAAN KEPADA KAUM KAFIR[1] Ketahuilah, bahwa Allâh telah memberi peringatan kepada kita, agar kita tidak mempercayai kaum kafir dan merasa nyaman dengan mereka. Allâh Azza wa Jalla telah menerangkan bahwa kaum kafir itu, siapa pun mereka, tidak menghendaki kebaikan bagi kita kaum Muslimin. Mereka sangat menaruh benci dan dengki kepada kita. Tidak segan-segannya mereka

Malu Mengenakan Busana Muslim Di Negara Kafir

MALU MENGENAKAN BUSANA MUSLIM DI NEGARA KAFIR Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Ada sebagian orang yang ketika bertandang ke luar negeri merasa tertekan dan malu bila mengenakan busana yang menunjukkan keislamannya. Apa saran Syaikh? Jawaban. Memang benar apa yang dikatakan oleh penanya, dan ini sungguh ironis.

Hukum Menjadi Pegawai Negeri

HUKUM MENJADI PEGAWAI NEGERI? Oleh. Syaikh Ali bin Abdul Hamid bin Hasan Al-Halaby Pertanyaan. Syaikh Ali bin Abdul Hamid bin Hasan Al-Halaby ditanya : Kita tinggal di sebuah negara yang tidak berhukum dengan syari’at Allah. Pertanyaannya, bolehkah kita menjadi pegawai pada negara tersebut? Apakah jika menunaikan kewajiban kita sebagai pegawai dapat dianggap tolong-menolong dalam hal

Mengucapkan Salam Kepada Orang Kafir

MENGUCAPKAN SALAM KEPADA ORANG KAFIR Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bolehkah kita memulai salam kepada orang-orang kfir ? Dan bagaimana kita membalas salam jika mereka lebih dulu mengucapkan salam kepada kita ? Jawaban Orang-orang yang datang kepada kita, baik dari timur maupun dari barat yang non