Thawâf Qudûm

THAWAF QUDUM Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Dalam Syariat dikenal ada enam thawâf  yang dilakukan dalam ibadah. Thawâf  ini terdiri dari tiga dalam ibadah haji dan dua dalam ibadah umrah serta satu yang tidak terikat dengan ibadah haji dan umrah secara langsung. Thawâf  dalam haji ada tiga yaitu: Thawâf Qudûm Thawâf Ifâdhah Thawâf wadâ’ Sedangkan

Mewakilkan Ibadah Haji Kepada Orang Lain

MEWAKILKAN IBADAH HAJI KEPADA ORANG LAIN Pertanyaan. Ada seorang wanita yang ingin mewakilkan pelaksanaan ibadah hajinya kepada seseorang dengan alasan: Orang yang mewakilinya itu berilmu, Wanita itu percaya kepada orang yang akan mewakilinya itu bahwa dia akan melaksanakan ibadah haji dengan sempurna Wanita itu merasa pemahamannya tentang ibadah haji sangat sedikit disamping juga dia khawatir

Sudah Berniat Namun Meninggal Sebelum Berhaji

SUDAH BERNIAT NAMUN MENINGGAL SEBELUM BERHAJI Pertanyaan. Ada seseorang yang sudah berniat untuk melaksanakan ibadah haji, namun sebelum berangkat menunaikan ibadah haji, kematian datang menjemputnya, padahal dia telah menjual banyak barangnya untuk biaya berangkat haji. Bagaimana hukum orang ini? Apakah benar jika dia sudah berniat, maka sudah mendapatkan pahala haji? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Manfaat-Manfaat Yang Dapat Diraih Dalam Haji

MANFAAT-MANFAAT YANG DAPAT DIRAIH DALAM HAJI Pertanyaan. Apakah manfaat-manfaat yang bisa ditemui kaum Muslimin dalam haji? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab: [1] Ada banyak manfaat yang bisa disaksikan manusia dalam haji; baik yang terkait agama, kemasyarakatan maupun manfaat duniawi. Adapun manfaat-manfaat bernuansa agama yaitu berupa manasik haji yang ditunaikan para jamaah haji. Juga

Apakah Haji Menghapus Dosa Besar?

APAKAH HAJI MENGHAPUS DOSA BESAR? Pertanyaan. Apakah ibadah haji yang dilakukan seseorang bisa menghapuskan dosa besar yang pernah dilakukannya sebelum berhaji? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab[1]: Sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa salam : مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ Barangsiapa menunaikan ibadah haji lalu dia tidak melakukan rafats (perkataan

Thawâf Dalam Pandangan Fikih Islam

THAWAF DALAM PANDANGAN FIKIH ISLAM Oleh Ustadz Khalid Syamhudi Lc Ibadah Haji termasuk ibadah penting yang dilakukan seorang Muslim dalam mendekatkan diri kepada Allâh Azza wa Jalla dan salah satu rukun Islam. Kewajiban Haji ini diperintahkan Allâh Azza wa Jalla dalam firman-Nya: وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ

Kesalahan-Kesalahan Jamaah Haji Selama Di Arafah

KESALAHAN-KESALAHAN JAMAAH HAJI SELAMA DI ARAFAH Oleh Ustadz Anas Burhanuddin MA Meski memiliki keistimewaan yang sangat besar, masih banyak umat Islam yang tidak menghargai keistimewaan ini.  Sungguh ironis, masih banyak jamaah haji yang jatuh dalam kesalahan-kesalahan fatal saat beribadah di Arafah. Kesalahan-kesalahan ini disebabkan kekurangan ilmu, kurang motivasi dalam beramal atau sikap tidak peduli. Para

Ibadah Yang Disyariatkan Untuk Jamaah Haji Selama Di Arafah

IBADAH YANG DISYARIATKAN UNTUK JAMAAH HAJI SELAMA DI ARAFAH Oleh Ustadz Anas Burhanuddin MA Setiap tahun ada orang-orang yang terpilih untuk menunaikan ibadah haji. Di zaman sekarang, jutaan umat Islam berkumpul di Padang Arafah tiap tahunnya. Sebuah kenikmatan yang sungguh agung. Sebagai wujud syukur kepada Allâh al-Mannan, sudah sepantasnya para jamaah haji mengisi hari mulia

Keutamaan Hari Arafah

KEUTAMAAN HARI ARAFAH Oleh Ustadz Anas Burhanuddin MA Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah setiap tahun merupakan salah satu hari yang paling utama sepanjang tahun. Bahkan dalam madzhab Syâfi’i disebutkan bahwa jika ada orang yang mengatakan, ‘Isteri saya jatuh talak pada hari paling utama’, maka talak tersebut jatuh pada hari Arafah.[1]  Keistimewaan hari

Sebuah Renungan Ayat Tentang Haji

SEBUAH RENUNGAN AYAT TENTANG HAJI Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan[1] Sesungguhnya berhaji ke Baitullah al-Harâm adalah ibadah agung dan syiar agama yang ada sejak zaman Nabi Ibrâhîm al-Khalîl Alaihissallam  atau sebelumnya. Allâh Azza wa Jalla telah menjadikan haji sebagai salah satu rukun Islam bagi orang yang mampu. Ibadah haji memiliki waktu khusus, sebagaimana ibadah-ibadah lainnya. Allâh Azza