Kemungkaran-Kemungkaran Yang Biasa Terjadi Pada Hari Raya

KEMUNGKARAN-KEMUNGKARAN YANG BIASA TERJADI PADA HARI RAYA Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Atsari Ketahuilah wahai saudaraku muslim -semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu- sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang-kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara-perkara agama mereka dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Sehingga engkau melihat mereka

Shalat ‘Id (Hari Raya) Di Masjid, Bolehkah?

SHALAT ‘ÎD (HARI RAYA) DI MASJID, BOLEHKAH? Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni MA Shalat ‘Îd (hari raya) adalah salah satu syi’ar (simbol keagungan dan kemuliaan)[1] Islam yang sangat agung[2] dan melambangkan ketinggian agama Allâh Azza wa Jalla yang mulia ini. Oleh karena itu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu melaksanakannya di tanah lapang di

Panduan Praktis Berhari Raya

PANDUAN PRAKTIS BERHARI RAYA Oleh Ustadz Arief Syarifuddin Lc Segala puji bagi Allâh yang telah menjadikan untuk umat ini musim-musim (momen-momen) kebaikan dan pahala di sepanjang tahunnya. Hikmahnya agar keutamaan dan pahala tersebut terus mengalir bagi umat ini. Ini merupakan karunia dan kenikmatan yang amat besar setelah nikmat Islam dan iman yang wajib untuk disyukuri.

Masbuq Dalam Shalat Id

MASBÛQ DALAM SHALAT ʹÎD Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc, Sebuah keharusan bagi seorang Muslim untuk bersegera berangkat ke masjid untuk shalat berjamaah sehingga mendapatkan takbîratul ihram bersama imam. Namun kekurangan selalu ada pada manusia, sehingga terkadang tertinggal dari imam. Selain pada shalat fardhu yang lima waktu, terkadang masbûq juga terjadi pada shalat lain yang disyariatkan

Bolehkah Melarang Wanita Mengerjakan Shalat Ied?

BOLEHKAH MELARANG WANITA MENGERJAKAN SHALAT IED ? Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah seorang muslim boleh meninggalkan shalat Ied tanda udzur ? dan apakah boleh melarang wanita mengerjakannya bersama orang-orang lainnya ? Jawaban Shalat Ied hukumnya fardhu kifayah menurut mayoritas ahlul ilmi,

Menyambut Hari Raya

MENYAMBUT HARI RAYA Jika bulan Ramadhan telah berlalu, hari raya (‘Îd) al-Fithri pun tiba. Perasaan gembira bercampur haru dan sedih menyatu dalam hati banyak kaum Muslimin. Gembira karena dengan pertolongan dari Allâh Azza wa Jalla , mereka telah bisa melaksanakan puasa dan berbagai ibadah lainnya pada bulan Ramadhan, tapi juga sedih karena berpisah dengan bulan

Hukum Berjabat Tangan Dan Mengucapkan Selamat Hari Raya

HUKUM BERJABAT TANGAN DAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA Pertanyaan. Apa ada syariatnya setelah shalat Id kemudian berjejer sambil bersalaman? Dan apa dalil tentang ucapan Minal Âidîn wal Fâizîn? Jawaban. Ini merupakan adat dan kebiasaan kaum Muslimin setelah melaksanakan shalat ‘Id. Mereka saling berjabat tangan, berpelukan dan mengucapkan selamat hari raya serta saling mendoakan. as-Syaikh Ibnu

Bagaimana Tata Cara Shalat Ied?

BAGAIMANA TATA CARA SHALAT IED ? Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bagaimana tata cara shalat ‘Ied ? Jawaban Cara shalat ‘ied yaitu imam berdiri mengimami manusia melakukan shalat dua rakaat. Dimulai dengan takbiratul ihram, setelah itu bertakbir 6 kali, lalu membaca Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat

Masbûk Shalat Ied

MASBUK SHALAT IED Pertanyaan. Al-Lajnatud Dâimah Lil Buhûtsil Ilmiyyah Wal Iftâ`ditanya : Bagaimana hukum orang yang hanya mendapatkan tasyahhud dalam shalat Ied dan shalat Istisqa’. Apa dia shalat dua raka’at dan melakukan sebagaimana imam atau apa yang harus dikerjakan? Jawaban. Orang yang hanya mendapatkan tasyahhud saja bersama imam dalam shalat Idul Fithri atau Idhul Adha

Bacaan Di Sela-Sela Takbir

BACAAN DISELA-SELA TAKBIR Pertanyaan. Apa yang harus dibaca oleh imam dan makmum di sela-sela tujuh takbir pada raka’at pertama dalam dua shalat Ied, juga di sela-sela lima takbir pada raka’at kedua? Apakah di saat imam diam sejenak, makmum membaca : سُبْحَانَ الله وَالْحَمْدُ ِلله وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَالله أَكْبَرُ atau apa yang dibaca ?