10 Ketentuan Talak Dari Al-Qur`ân Dan Sunnah

10 KETENTUAN TALAK DARI AL-QUR’AN DAN SUNNAH Perceraian terkadang dibutuhkan oleh sepasang suami-istri karena kemaslahatan akan lebih mereka dapatkan daripada mempertahankan mahligai rumah tangga mereka. Melalui petunjuk al-Qur`ân dan Sunnah, Islam menetapkan ketentuan-ketentuan dalam talak yang akan mewujudkan maslahat bagi mereka dan menjauhkan madharat dari mereka. Inilah ketentuan-ketentuan terbaik dalam talak yang berlandaskan al-Qur`an dan

Hukum Menghadiri Walimah

HUKUM MENGHADIRI WALIMAH Oleh Ustadz Abu Bilal Juli Dermawan Dasar hukum perintah untuk menghadiri walimah  pernikahan adalah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhu dari  Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam  : إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيْمَةِ فَلْيَأْتِهَا Jika seorang dari kalian diundang ke walimah, maka hendaklah mendatanginya.[1] Dan dalam hadits lain, Beliau Shallallahu ‘alaihi

Menggauli Istri Dari Arah Mana Saja

MENGGAULI ISTRI DARI ARAH MANA SAJA Oleh Ustadz Abu Minhal, Lc Seorang suami boleh menggauli (menyetubuhi) istrinya melalui farji (kemaluannya) dari arah mana saja, baik dari arah depan istri, belakangnya, atau posisi apapun. Hal iniberdasarkanfirman Allâh Azza wa Jalla : نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ  “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam,

Manfaat Jima’

MANFAAT JIMA’ Oleh Ustadz Ashim bin Musthofa Setiap manusia memiliki nafsu syahwat yang Allâh Azza wa Jalla jadikan baik pada diri seorang lelaki maupun wanita. Keberadaan dorongan syahwat tersebut menyebabkan terjadinya kebutuhan antara kaum lelaki dengan kaum hawa. Karenanya, nasfsu syahwat tersebut selain menjadi bahan ujian bagi manusia, juga mendatangkan berbagai kemaslahatan. Nafsu syahwat terhadap

Talak Tiga Dengan Satu Ucapan

TALAK TIGA DENGAN SATU UCAPAN Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa hukumnya suami menceraikan istrinya, talak tiga dengan satu ucapan? Jawaban. Apabila seorang suami menceraikan istri, talak tiga dengan satu ucapan seperti perkataan : “Kamu saya ceraikan dengan talak tiga”. Maka mayoritas

Jika Kamu Tinggal Bersama Keluargamu, Maka Kamu Tertalak

JIKA KAMU TINGGAL BERSAMA KELUARGAMU, MAKA KAMU BUKAN ISTRIKU LAGI (TERTALAK) Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Setiap saya pergi keluar, istri saya selalu ingin tinggal bersama keluarganya. Karena takut istri saya terpengaruh dengan keluarganya yang tidak taat kepada aturan agama, maka saya mengatakan kepadanya : “Demi

Apakah Rujuk Itu Dilakukan Secara Paksa Atas Wanita Tanpa Ada Kerelaan?

APAKAH RUJUK ITU DILAKUKAN SECARA PAKSA ATAS WANITA TANPA ADA KERELAAN? Oleh Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah wal Ifta Pertanyaan. Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah wal Ifta ditanya : Ada seorang laki-laki yang mentalak istrinya secara sah juga sesuai sunnah kemudian ia menyerahkan surat talak dan ingin merujuknya. Apakah ia berhak merujuknya secara paksa tanpa

Istri Tidak Mau Dimadu

ISTRI TIDAK MAU DIMADU Pertanyaan. Banyak istri –semoga Allâh memberikan petunjuk kepada mereka- tidak mau kalau dimadu. Di sini saya harap agar Syaikh memberikan nasihat untuk mereka. Jazâkumullâh khairan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab: Pertama-tama kami katakan untuk para suami, tidak sepantasnya untuk menikahi lebih dari satu istri, kecuali bila punya kemampuan finansial,

Ibu Menyuruh Anaknya Menceraikan Istrinya

IBU MENYURUH ANAKNYA MENCERAIKAN ISTRINYA Pertanyaan. Jika seorang ibu menyuruh anak laki-lakinya yang sudah menikah untuk menceraikan istrinya sebagai akibat dari percekcokan yang terjadi antara si ibu dan keluarga si istri, padahal si istri sama sekali tidak ikut campur dalam masalah tersebut. Dan secara kasat mata, si istri adalah wanita yang istiqamah dan baik. Haruskah

Hadhânah Dan Syaratnya Dalam Islam

HADHANAH DAN SYARATNYA DALAM ISLAM Oleh Ustadz Khalid Syamhudi Lc Angka perceraian di Indonesia cukup tinggi. Sebuah fenomena yang berdampak tidak hanya pada suami istri tersebut saja, tapi juga berdampak pada anak-anaknya. Akibat dari bubarnya perkawinan tersebut, tidak sedikit pula anak yang dilahirkan dari perkawinan itu menanggung derita yang seharusnya tidak ia tanggung . Padahal