Sejarah Puasa

SEJARAH PUASA Puasa adalah ibadah ruhiyyah yang ada sejak lama; di mana Allâh Azza wa Jalla mewajibkannya atas banyak umat sebelum umat ini. Allâh Azza wa Jalla berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang

Menggantikan Puasa Secara Bersama-Sama

MENGGANTIKAN PUASA SECARA BERSAMA-SAMA Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah ditanya : Seseorang meninggal dunia dalam keadaan memiliki tanggungan puasa wajib lalu semua anak-anaknya menggantikan puasa orang tua mereka yang banyak itu dalam waktu satu hari secara bersama-sama, sahkah perbuatan seperti ini? Beliau rahimahullah  menjawab: Ya, sah. Jika ada seseorang meninggal dunia dan memiliki

Mengqadha’ Puasa Orang Tua Yang Sudah Meninggal

MENGQADHA’ PUASA ORANG TUA YANG SUDAH MENINGGAL Pertanyaan. Pada tahun 1997, ibu saya sakit pada bulan Ramadhan sehingga dia tidak bisa melaksanakan ibadah puasa selama delapan hari. Tiga bulan pasca Ramadhan, beliau meninggal. Apakah saya harus berpuasa delapan hari untuknya? Bolehkah ditunda pelaksanaannya setelah Ramadhan tahun 1998 yang akan datang atau bolehkah saya menggantinya dengan

Meninggal Dunia Dan Memiliki Tanggungan Puasa Wajib

MENINGGAL DUNIA DAN MEMILIKI TANGGUNGAN PUASA WAJIB Pertanyaan. Assalamu’alaikum pak ustadz, saya ingin bertanya apabila seseorang sakit pada bulan Ramadhan kemudian meninggal. Apakah sisa puasa yang belum sempat ditunaikan bisa dibayar puasa atau fidyah oleh anaknya. Jawaban Wa’alaikumssalam, sebelum menjawab pertanyaan ini, kami berdoa, semoga orang tua saudara yang meninggal dunia pada bulan Ramadhan dikaruniakan

Hukum Puasa Sunnah Bagi Wanita Bersuami

HUKUM PUASA SUNNAH BAGI WANITA BERSUAMI Oleh Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan Pertanyaan Syaikh Shalih Al-Fauzan ditanya : Bagaimanakah hukum puasa sunat bagi wanita yang telah bersuami ? Jawaban Tidak boleh bagi wanita untuk berpuasa sunat jika suaminya hadir (tidak musafir) kecuali dengan seizinnya, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah

Membatalkan Puasa Qadha’

MEMBATALKAN PUASA QADHA’ Pertanyaan. Orang yang sedang mengqadha’ puasa, bolehkah ia membatalkannya? Begitu juga dengan puasa sunat, (bolehkah ia membatalkannya)? Jawaban. Apabila seseorang sudah berniat untuk melaksanakan puasa qadha’, maka dia tidak boleh memutuskannya. Jika sudah berniat dan sudah mulai melaksanakannya, maka dia wajib menyempurnakannya. Karena ibadah wajib yang luas waktunya, jika seseorang sudah memulainya, maka dia wajib

Puasa Sunat Lalu Jima’

PUASA SUNAT LALU JIMA’ Pertanyaan. Saya sering melakukan puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis. Suatu hari, pada saat saya sedang puasa sunat, istri mengajak melakukan hubungan suami istri. Yang kami tanyakan, apakah hukum perbuatan kami ini ? Apakah yang kami lakukan ini termasuk dosa besar ? Jazâkumullâh khairan Jawaban. Barangsiapa yang telah berniat melakukan

Qadha Puasa Wajib Dan Puasa Sunnah?

QADHA PUASA WAJIB DAN PUASA SUNNAH? Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Syaikh Muhammad bin Shâlih al-‘Utsaimîn ditanya : Apabila qadha` puasa wajib bertepatan waktunya dengan puasa sunnah, apakah seseorang boleh melakukan puasa sunnah dan qadha` puasa wajib setelahnya, ataukah dimulai dengan puasa wajib? Misalnya, puasa hari ‘Asyura bertepatan dengan qadha` puasa Ramadhan. Syaikh Muhammad

Hukum Mengqadha Enam Hari Puasa Syawwal

HUKUM MENGQADHA ENAM HARI PUASA SYAWWAL Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz ditanya : Seorang wanita sudah terbiasa menjalankan puasa enam hari di bulan Syawwal setiap tahun, pada suatu tahun ia mengalami nifas karena melahirkan pada permulaan Ramadhan dan belum mendapat kesucian dari nifasnya itu