Menempa Diri Di Sekolah Malam

MENEMPA DIRI DI SEKOLAH MALAM Oleh Syaikh ‘Abdul Bâri ats-Tsubaiti hafizhahullâh Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ ﴿١﴾ قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا ﴿٢﴾ نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا ﴿٣﴾ أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا ﴿٤﴾ إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا Hai orang yang berselimut (nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam )! Bangunlah

Mengqadha’ Shalat Setelah Taubat

MENGQADHA’ SHALAT SETELAH TAUBAT Pertanyaan. Bila seseorang meninggalkan sebagian besar shalat wajib, kemudian setelah itu ia hendak bertaubat kepada Allâh dan hendak menunaikan kewajibannya serta menunaikan shalat yang telah ia tinggalkan; maka apa yang harus ia lakukan? Apakah ia menanggung dosa atas hal tersebut? Syaikh Shalih Al-Fauzan menjawab. Shalat adalah rukun Islam yang paling ditekankan

Dzikir Lebih Afdhal Daripada Shalat?

DZIKIR LEBIH AFDAL DARIPADA SHALAT? Pertanyaan:Ada sebagian orang mengatakan bahwa dzikir lebih utama daripada shalat wajib. Mereka berdalil dengan firman Allâh Azza wa Jalla : وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ Dan sesungguhnya mengingat Allâh (shalat) adalah lebih besar. [Al-Ankabut/29:45] Apakah perkataan mereka itu benar? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab[1]:Shalat itu termasuk dzikrullah bahkan ia merupakan jenis

Apakah Shaf Yang Terpotong Membatalkan Shalat Berjama’ah? Bagaimanakah Hukum Shaf Yang Terputus?

APAKAH SHAF YANG TERPOTONG MEMBATALKAN SHALAT BERJAMA’AH? BAGAIMANA HUKUM SHAF YANG TERPUTUS? Pertanyaan. Assalamu’alaikum. Saya mau tanya ustadz. Saya pernah shalat berjamaah di suatu daerah. Tiba-tiba ada seorang jamaaah yang masbuq, langsung dia menarik seorang jamaah di depan sebelah kanan imam untuk membuat shaf baru. Tanpa di sadari, sampai shalat berjamaah selesai dan tempat jamaah

Hukum Imam Membaca Ayat-Ayat Sajdah Dalam Shalat Jahriyah

HUKUM IMAM MEMBACA AYAT-AYAT SAJDAH DALAM SHALAT JAHRIYAH Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Para Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini menjadi dua pendapat: Pertama : Pendapat yang menyatakan disyariatkan dan dianjurkan bagi orang yang membaca ayat sajdah dalam shalat, baik shalat wajib maupun shalat nâfilah (sunnah) agar melakukan sujud tilâwah. Ini pendapat mayoritas Ulama, diantaranya

Shalat Ghaib Dalam Fikih Islam

SHALAT GHÂIB DALAM FIKIH ISLAM Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Sudah dimaklumi bahwa pada asalnya shalat jenazah dilakukan pada mayit yang ada dihadapan imam dan jamaah yang shalat serta jenazah diletakkan di tanah ke arah kiblat. Namun terkadang mayitnya jauh dan tidak ada dihadapan orang yang shalat. Dari sinilah muncul istilah shalat ghâib yaitu menyhalatkan

Keutamaan Shalat

KEUTAMAAN SHALAT[1] Shalat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Dia adalah tiang agama juga batas pemisah antara keislaman dengan kekufuran dan kemunafikan. Oleh karena itu, Rasulullah memberikan perhatian ekstra terhadap masalah shalat. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan contoh pelaksanaannya secara detail, dari awal sampai akhir, dari takbir sampai salam. Ini semua menunjukkan pentingnya

Fakta Dan Keutamaan Shalat

FAKTA DAN KEUTAMAAN SHALAT Ibadah shalat memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Ibadah ini merupakan rukun kedua dari lima rukun Islam yang dijelaskan oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Kewajiban shalat tidak akan gugur dari kaum Muslimin dalam segala kondisi, sehat ataupun sakit, kaya maupun miskin, aman atau tidak aman, sendiri atau ditengah keramaian. Ini

Menghilangkan Bau Tidak Sedap

MENGHILANGKAN BAU TIDAK SEDAP Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ditanya tentang larangan menghadiri shalat berjama’ah di masjid bagi orang yang makan bawang merah atau bawang putih, ataupun bawang perai (bawang bakung). Apakah larangan ini juga berlaku bila bawang tersebut telah dimasak? Kemudian bila seseorang memakannya tanpa dimasak, lalu

Lupa Tasyahhud Pertama

LUPA TASYAHHUD PERTAMA Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin  ditanya : Seorang imam lupa untuk duduk tasyahhud pertama dalam shalat yang empat raka’at. Dia bangkit berdiri untuk rakaat ketiga, sehingga para makmum mengingatkannya (dengan bertasbih bagi kaum lelaki), lalu imam turun kembali untuk duduk tasyahhud setelah ia bangkit berdiri.