Shalat Sunnat Sambil Duduk

SHALAT SUNNAT SAMBIL DUDUK Oleh Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul Dari Imran bin Hushain –dia menderita sakit wasir-. Dia bercerita, aku pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai shalat seseorang dengan duduk. Maka beliau menjawab : إِنْ صَلِّى قَائِمًا، فَهُوَ أَفْضَلُ، وَمَنْ صَلَّى قَاعِدًا، فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِالْقَائِمِ، وَمَنْ صَلِّى نَائِمًا، فَلَهُ نِصْفُ

Shalat Sendirian Di Belakang Shaf

SHALAT SENDIRIAN DI BELAKANG SHAF Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : “Bagaimana pendapat yang shahih mengenai orang yang shalat sendirian di belakang shaf.?” Jawaban. Ada beberapa pendapat tentang shalat sendirian di belakang shaf imam : 1.Shalatnya sah tetapi menyalahi sunnah, baik shaf yang ada di depannya penuh

Sesuatu Yang Membuat Shalat Dimakruhkan

SESUATU YANG MEMBUAT SHALAT DIMAKRUHKAN Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Ali Bassam. Al-Makruh menurut para ahli ushul berarti sesuatu yang mendatangkan pahala jika ditinggalkan dan tidak mendatangkan hukuman jika dikerjakan. Al-Makruhat yang dimaksudkan di sini ialah hal-hal yang mengurangi kesempurnaan shalat namun tidak menggugurkannya. Bilangannya banyak, namun pengarang menyebutkannya sebagian di antaranya yang

Shalat Jama’ Taqdim

SHALAT JAMA’ TAQDIM Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani “Artinya : Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan Tabuk, apabila hendak berangkat sebelum tergelincir matahari, maka beliau mengakhirkan Dzuhur hingga beliau mengumpulkannya dengan Ashar, lalu beliau melakukan dua shalat itu sekalian. Dan apabila beliau hendak berangkat setelah tergelincir matahari, maka beliau menyegerakan Ashar bersama Dzuhur

Bepergian Yang Boleh Melakukan Shalat Qashar

BEPERGIAN YANG BOLEH MELAKUKAN SHALAT QASHAR Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani “Artinya : Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam manakala keluar sejauh tiga mil atau tiga farskah (Syu’bah ragu), dia mengqashar shalat. (Dalam suatu riwayat) : Dia shalat dua rakaat”. Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad (3/129) dan Al-Baihaqi (2/146). Susunan kalimat darinya adalah dari

Waktu-Waktu Shalat Yang Makruh

WAKTU-WAKTU SHALAT YANG MAKRUH Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Aku dengar ada beberapa waktu siang hari yang dimakruhkan untuk melakukan shalat, apa sebabnya ..? Jawaban. Memang ada beberapa waktu makruh untuk shalat ; sehabis waktu Fajar (Subuh) sehingga matahari mencapai tinggi 1 (satu) meter (setumbak), yakni

Shalat Musafir

SHALAT MUSAFIR Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Seseorang pergi ke Mekkah pada sepuluh hari terakhir Ramadlan, maka bolehkah baginya berbuka puasa, mengqashar shalat dan meninggalkan sunnat rawatib..? Jawaban. Orang yang pergi ke Mekkah di sepuluh hari terakhir Ramadlan, maka ia berada dalam hukum orang yang sedang

Shalat Sunat Rawatib Dan Penegasan Shalat Dua Rakaat Fajar

SUNAT RAWATIB DAN PENEGASAN SHALAT DUA RAKAAT FAJAR. Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Ali Bassam. Shalat fardhu memiliki sunat-sunat rawatib, yang disebutkan dalam As-Sunnah yang shahih dan suci, baik berupa perkataan, perbuatan maupun pengakuan dari pembawa syari’at. Shalat sunat rawatib ini mempunyai faidah yang besar dan pahala yang agung, berupa tambahan kebaikan, ketinggian

Hukum Shalat Jama’ah Kedua

HUKUM SHALAT JAMA’AH KEDUA Oleh Al-Allamah -Al-Muhaddits Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Pertanyaan. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Bagaimana mendirikan shalat jama’ah kedua setelah dilakukan jama’ah di dalam satu masjid. Jawaban. Ulama fikih berbeda pendapat tentang hukum shalat jama’ah kedua. Sebelum aku menunjukkan perbedaan-perbedaan (pendapat) di antara mereka dan menjelaskan mana yang rajih (unggul) dan