Kapankah Disyari’atkan Berwasiat?

KAPANKAH DISYARI’ATKAN BERWASIAT? Pertanyaan. Kapankah berwasiat itu disyari’atkan? Apakah ada batasannya? Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjawab[1]: Wasiat itu disyari’atkan setiap saat. Ketika seseorang memiliki sesuatu yang hendak diwasiatkan, maka hendaknya dia segera memberikan wasiat. Ini berdasarkan hadits Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam : مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُوصِي فِيهِ يَبِيتُ لَيْلَتَيْنِ

Hibah Dalam Perspektif Fikih

HIBAH DALAM PERSPEKTIF FIKIH Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc. Hibah, hadiah, dan wasiat adalah istilah-istilah syariat yang sudah menjadi perbendaharaan bahasa Indonesia, sehingga istilah-istilah ini bukan lagi suatu yang asing. Hibah, hadiah dan wasiat merupakan bagian dari tolong menolong dalam kebaikan yang diperintahkan agama islam. Dalam hukum Islam,  seseorang diperbolehkan untuk memberikan atau menghadiahkan sebagian harta

Bagian Saudara Seibu Tidak Sama Dengan Saudara Kandung

BAGIAN SAUDARA SEIBU TIDAK SAMA DENGAN SAUDARA KANDUNG Pertanyaan. Assalâmu’alaikum. Ustadz yang dirahmati Allâh Azza wa Jalla , saya memiliki tiga orang saudara laki-laki, tapi salah satu dari mereka adalah saudara seibu beda ayah. Pertanyaannya, apakah dalam pembagian harta warisan, saudara seibu juga mendapatkan bagian? Apakah bagiannya sama dengan saudara-saudara laki-laki yang lain? Jazakallâh khairan Jawaban.

Warisan Anak Seibu

WARISAN ANAK SEIBU  Pertanyaan. Assalâmu`alaikum ustadz. Ana mau tanya tentang ahli waris. Apakah anak laki-laki. satu ibu lain ayah sama bagian dengan anak laki-laki satu ibu dan ayah? Jawaban. Anak lelaki merupakan salah satu dari orang yang berhak mendapatkan harta warisan dari kedua orang tuanya setelah salah satu atau keduanya meninggal. Hal ini didasarkan kepada

Mertua, Ahli Waris Atau Bukan ?

MERTUA, AHLI WARIS ATAU BUKAN? Pertanyaan. Afwan ustadz, mau tanya, apa mertua itu dapat warisan ? Bila, ya berapa bagiannya ? Bârakallâhu fîkum Jawaban. Semoga Allâh Azza wa Jalla senantiasa memberikan hidayah-Nya dan taufiq-Nya kepada kita semua. Mertua tidaklah termasuk orang-orang yang berhak menerima harta warisan. Yang berhak mendapatkan harta warisan, diantaranya adalah orang tua

Apakah Saudara Perempuan Mendapatkan Harta Waris ?

APAKAH SAUDARA PEREMPUAN MENDAPATKAN HARTA WARIS? Pertanyaan. Afwan ustadz, ana mau bertanya, jika ada seorang wanita meninggal dunia dan dia tidak memiliki orang tua dan anak. Dia hanya memiliki satu saudara laki-laki dan tiga saudara perempuan. Bagaimana cara pembagian warisnya yang benar ? Apakah harta si mayit hanya untuk saudra laki-lakinya saja ataukah saudara perempuannya

Harta Wakaf

KEUTAMAAN WAQAF Oleh Ustadz Aunur Rofiq Ghufron MENJUAL HARTA WAKAF Sykaikh Abdullah bin Abdurrahman Ali Bassam berkata: Imam Ahmad berpendapat, harta wakaf tidak boleh dijual atau diganti yang lain, kecuali bila tidak bisa dimanfaatkan secara keseluruhan, atau tidak mungkin diperbaiki; sehingga jika tidak dapat dimanfaatkan, maka boleh dijual atau diganti dengan yang lain. Imam Ahmad

Keutamaan Waqaf

KEUTAMAAN WAQAF Oleh Ustadz Aunur Rofiq Ghufron Wakaf termasuk amal ibadah yang paling mulia bagi kaum muslim, yaitu berupa membelanjakan harta benda. Dianggap mulia, karena pahala amalan ini bukan hanya dipetik ketika pewakaf masih hidup, tetapi pahalanya juga tetap mengalir terus, meskipun pewakaf telah meninggal dunia. Bertambah banyak orang yang memanfaatkannya, bertambah pula pahalanya; terlebih

Sekilas Hibah, Wasiat Dan Warisan

SEKILAS HIBAH, WASIAT DAN WARISAN Oleh Abu Abdillah Arief Budiman HIBAH Berkenaan dengan definisi hibah (هِبَةٌ), As Sayid Sabiq berkata di dalam kitabnya [1] : “(Definisi) hibah menurut istilah syar’i ialah, sebuah akad yang tujuannya penyerahan seseorang atas hak miliknya kepada orang lain semasa hidupnya [2] tanpa imbalan apapun [3]”. Beliau berkata pula: “Dan hibah

Hak Waris Seorang Wanita

HAK WARIS SEORANG WANITA Oleh Ummu Salamah As-Salafiyyah Dengan hak inilah yang membuat manusia terbagi menjadi bersikap berlebihan, lengah, dan pertengahan. Dalam masalah hak waris wanita ini, di antara mereka ada yang merujuk kepada keadaan Jahiliyyah pertama, dimana mereka melarang wanita dari mendapatkan warisan. Tetapi Islam datang dan mengangkat status wanita serta memberinya hak warisan.