Sesungguhnya Agama itu Mudah

SESUNGGUHNYA AGAMA ITU MUDAH Oleh Ummu Malik Kerap kali manusia mengulang-ulang perkataan ini (yaitu ucapan “Sesungguhnya agama itu mudah”), akan tetapi (sebenarnya) mereka (tidak menginginkan) dengan ucapan itu, untuk tujuan memuji Islam, atau melunakkan hati (orang yang belum mengerti Islam) dan semisalnya. Yang diinginkan mereka adalah pembenaran terhadap perbuatan mereka yang menyelisihi syari’at. Bagi mereka

Malang Nian Nasib Sang Koruptor

MALANG NIAN NASIB SANG KORUPTOR Oleh Ustadz Abu Ihsan al-Atsary Sungguh malang nasib para koruptor itu. Kekayaan hasil korupsi yang mereka kumpulkan ternyata tidak membawa manfaat apapun bagi mereka. Harta tidak berkah itu justeru menjadi sumber malapetaka. Di dunia mereka mendapat kehinaan dan ancaman hukuman yang berat. Di akhirat kelak telah menunggu siksa yang keras

Bila Budaya Korupsi Meracuni Birokrasi

BILA BUDAYA KORUPSI MERACUNI BIROKRASI Oleh Ustadz Zainal Abidin, Lc BUDAYA KORUPSI MAKIN BERKARAT Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kata korupsi bahkan rakyat jelata yang tinggal dipelosok desa pun mengenal korupsi. Gerakan anti korupsi digelar disetiap tempat, gerakan pemberatasan KKN digulirkan dan jihad melawan kriminal birokrasi ditegakkan dengan harapan prilaku insan birokrasi dan

Bagaimana Ulama Berijtihad

BAGAIMANA ULAMA BERIJTIHAD Oleh Ustadz DR Muhammad Arifin Badri MA Allah Azza wa Jalla telah menjadikan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai penutup para Rasul dan agama Islam sebagai penutup seluruh syari’at dan agama. Allah Azza wa Jalla berfirman: مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ

Kekeliruan Fatwa Dalam Kasus Kontemporer (Nawâzil)

KEKELIRUAN FATWA DALAM KASUS KONTEMPORER (NAWAZIL) [1] Allah Azza wa Jalla menutup dakwah para Rasul dengan dakwah Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Allah Azza wa Jalla memenangkan risalah beliau hingga hari kiamat nanti. Allah Azza wa Jalla ciptakan generasi Sahabat dan Tabi’in yang bertugas menegakkan hujjah kepada manusia. Juga memerintahkan mereka untuk menjaga syariat

Mengenal Fikih Nawazil. Sebab Terjadinya Nawazil

MENGENAL FIKIH NAWAZIL Fiqh nawâzil terangkai dari dua kata yang memiliki makna berbeda yaitu fiqh dan nawâzil. Sebelum kita mengetahui makna fiqh nawâzil setelah dirangkai menjadi satu dan menjadi sebuah nama, maka terlebih dahulu kita sebaiknya mengetahui makna dua kata tersebut. Fiqh, secara bahasa berarti memahami, sedangkan menurut istilah artinya memahami hukum-hukum syari’at yang berkaitan

Trend Label Islami

TREND LABEL ISLAMI Oleh Ustadz Abu Ihsan al-Atsari Akhir-akhir ini sering kita lihat label Islami di tengah masyarakat kita. Fenomena ini begitu memikat sehingga menyilaukan pandangan sebagian kaum muslimin khususnya. Segala sesuatu diberi label Islami untuk menegaskan kehalalannya. Muncullah bank syariat, musik islami, sinetron islami, nasyid islami, film islami, kosmetika islami, seni islami, lagu islami,

Fenomena Ghuluw (Melampaui Batas) Dalam Agama

FENOMENA GHULUW (MELAMPAUI BATAS) DALAM AGAMA Oleh Ustadz Abu Ihsan al-Atsari Sikap ghuluw (melampaui batas atau berlebih-berlebihan) dalam agama adalah sikap yang tercela dan dilarang oleh syariat. Sikap ini tidak akan mendatangkan kebaikan bagi pelakunya; juga tidak akan membuahkan hasil yang baik dalam segala urusan. Terlebih lagi dalam urusan agama. Banyak sekali dalil-dalil al-Qur’ân dan

Talfiq Dalam Pandangan Ulama

TALFIQ DALAM PANDANGAN ULAMA Oleh Ustadz Abu Humaid Arif Syarifudin Dalam bahasa Arab, kata talfiq (التَّلْفِيقُ) berasal dari kata (لَفَّقَ – يُلَفِّقُ – تَلْفِيقاً) yang berarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain. Misalnya seperti ungkapan (لَفَّقْتُ الثَّوْبَ) yang artinya, saya menggabungkan antara kedua ujung baju (pakaian/kain), satu dengan yang lain, lalu menjahitnya. (Lisanul Arab 10-330-331). Dan

Islam Merupakan Rahmat, Bukan Ancaman

ISLAM MERUPAKAN RAHMAT, BUKAN ANCAMAN Oleh Syaikh ‘Ali bin Hasan al Halaby Saya tidak melupakan untuk menyebutkan satu hal yang nantinya menjadi pijakan tema sekarang ini, yaitu rahmat Islam dan rahmat Nabi Islam. Sungguh saya bisa merasakan dan melihat rahmat ada pada masyarakat muslim di negeri yang baik ini. Mereka mencintai Allah dan RasulNya, serta