Sahabat Dan Tabiin Berhujjah Dengan Faham Salaf Dan Manhaj Mereka

SAHABAT DAN TABIIN BERHUJJAH (BERARGUMENTASI) DENGAN FAHAM SALAF DAN MANHAJ MEREKA Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly 1. Abdullah bin Mas’ud Dari Amru bin Salamah beliau berkata : Kami duduk-duduk di depan rumah Abdullah bin Mas’ud sebelum Dzuhur lalu jika beliau keluar kami akan berjalan bersamanya ke masjid, lalu datanglah Abu Musa Al-Atsary

Mengapa Manhaj Salafi Saja

MENGAPA HANYA MANHAJ SALAFI SAJA Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Sangat banyak dalil-dalil dari kitabullah dan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta perkataan para sahabat yang menjelaskan akan pujian terhadap orang yang mengikuti jalan As-Salaf dan celaan terhadap orang yang tidak melakukan hal demikian. Dan ini merupakan perkara-perkara yang menguatkan kewajiban

Orang Bodoh Dari Kalangan Ahli Mantiq Pengekor Yunani Menganggap Syari’at Itu Hanyalah Doktrin?

SAHABAT RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MEMILIKI MANHAJ ILMIYAH Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Terakhir dari Empat Tulisan [4/4] Kedua. Hujjah-hujjah Al-Qur’an dan Mantiq Yunani Ibnul Qayyim berkata dalam Miftah Daaris Saadah 1/145-146 : Dan ada dalam anggapan salah sebagian orang-orang bodoh bahwa Syariat tidak memiliki hujjah dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi

Pandangan Mereka Madzhab Salaf Lebih Selamat Dan Madzhab Kholaf Lebih Ilmiyah Dan Lebih Bijaksana ?

SAHABAT RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MEMILIKI MANHAJ ILMIYAH Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Ketiga dari Empat Tulisan [3/4] Pertama. Pandangan mereka bahwa madzhab Salaf lebih selamat dan madzhab kholaf lebih ilmiyah dan lebih bijaksana. Dibawah ini bantahan pandangan yang benar-benar menyesatkan ini dimana akan dibantah dari beberapa aspek : [1].

Sahabat Rasulullah Memiliki Manhaj Ilmiyah Yang Teliti Dalam Istidlal Dan Istimbat

SAHABAT RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MEMILIKI MANHAJ ILMIYAH Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Pertama dari Empat Tulisan [1/4] Terdapat hadits-hadits yang menjelaskan bahwa sahabat memiliki manhaj ilmiyah yang teliti dalam istidlal (pengambilan dalil) dan istimbat (pengambilan hukum). Diantaranya. [1]. Hadits Irbaad bin Saariyah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Artinya

Ahlus Sunnah wal Jama’ah Adalah Al-Firqatun Najiyah Dan Ath-Thaifah Al-Manshurah Serta Ahlil Hadits

AS-SALAFIYAH, FIRQATUN NAJIYAH (GOLONGAN YANG SELAMAT) DAN THAIFATUL MANSHURAH (KELOMPOK YANG MENANG) Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Terakhir dari Tujuh Tulisan [7/7] [4]. Ahlus Sunnah wal Jama’ah Pembicaraan tentang hal ini ditinjau dari beberapa sisi : Kedua : Ahlus Sunnah wal Jama’ah Adalah Al-Firqatun Najiyah Dan Ath-Thaifah Al-Manshurah Serta Ahlil Hadits.

Mengapa Mereka Tidak Menisbatkan Diri Kepada Al-Qur’an, Sehingga Dikatakan Ahlul Qur’an ?

AS-SALAFIYAH, FIRQATUN NAJIYAH (GOLONGAN YANG SELAMAT) DAN THAIFATUL MANSHURAH (KELOMPOK YANG MENANG) Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Keenam dari Tujuh Tulisan [6/7] Ketiga Peringatan Dan Catatan Penting Jika ditanya : Mengapa mereka tidak menisbatkan diri kepada Al-Qur’an, sehingga dikatakan Ahlul Qur’an ? Jawabannya : Belumkah kamu mendengar perkataan Al-Alamah Abul Qaasim

Ahli Hadits Dan Siapakah Salaf Ahli Hadits ?

AS-SALAFIYAH, FIRQATUN NAJIYAH (GOLONGAN YANG SELAMAT) DAN THAIFATUL MANSHURAH (KELOMPOK YANG MENANG) Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Kelima dari Tujuh Tulisan [5/7] [3]. Ahli Hadits Pembahasan “Ahli Hadits” dilihat dari beberapa sisi : Pertama. Kesepakatan ahlil ilmu dan iman dalam menafsirkan Al-Firqayun Najiyah dan Ath-Thoifah Al-Masnhurah dengan Ahlil Hadits. Ketahuilah wahai

Apakah Terdapat Perbedaan Antara Al-Ghuraba’ dengan Al-Firqatun Najiyah Dan Thaifah Al-Manshurah ?

AS-SALAFIYAH, FIRQATUN NAJIYAH (GOLONGAN YANG SELAMAT) DAN THAIFATUL MANSHURAH (KELOMPOK YANG MENANG) Oleh Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly Bagian Keempat dari Tujuh Tulisan [4/7] [2]. Al-Ghuraba’ Pembahasan tentang Al-Ghuraba dapat dijabarkan dari beberapa sisi : Pertama Hadts-hadits yang menerangkan keterasingan Islam. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau