Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Mahar

HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN MAHAR Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Mahar adalah apa yang diberikan kepada isteri berupa harta atau selainnya dengan sebab pernikahan. HUKUM KEBERADAANNYA. Pertama: Larangan Bermahal-mahal dalam Mahar. Terdapat larangan bermahal-mahal dalam mahar dalam sejumlah hadits, kita sebutkan di antaranya: 1. Apa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari

Nikah Tidak Sah Kecuali Dengan Keberadaan Wali

NIKAH TIDAK SAH KECUALI DENGAN KEBERADAAN WALI[1] Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Mungkin sebagian orang beranggapan bahwa wanita dapat menikahkan dirinya sendiri dan itu termasuk salah satu haknya selagi syari’at mengakui keridhaannya. Tetapi yang patut untuk diketahui bahwa disamping wanita mempunyai hak untuk menerima suami yang diridhainya, hak ini terikat dengan

Gadis Diminta Izinnya Janda Diminta Perintahnya, Mempertimbangkan Al-Kafaa-ah

GADIS DIMINTA IZINNYA DAN JANDA DIMINTA PERINTAHNYA Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Pertama: Hadits-Hadits yang Menunjukkan Bab Ini. 1. Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahiihnya dari Abu Salamah, Abu Hurairah Radhiyallahu anhu menuturkan kepada mereka bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: لاَ تُنْكَحُ اْلأَيِّمُ حَتَّى تُسْتَأْمَرَ وَلاَ تُنْكَحُ الْبِكْرُ حَتَّى تُسْتَأْذَنَ.

Memenuhi Syarat-Syarat Nikah

MEMENUHI SYARAT-SYARAT NIKAH Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Pertama: Hadits-Hadits yang Menunjukkan Bab Ini. 1. Imam al-Bukhari meriwayatkan dari ‘Uqbah bin ‘Amir Radhiyallahu anhu, ia mengatakan: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: أَحَقُّ الشُّرُوْطِ أَنْ تُوْفُوْا بِهَا مَا اسْتَحْلَلْتُمْ بِهِ الْفُرُوْجَ. ‘Syarat yang paling layak engkau penuhi ialah apa yang membuat

Aib Pada Wanita Yang Dinikahi

AIB PADA WANITA YANG DINIKAHI Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Mengingat telah hilangnya kejujuran, tersebarnya penipuan di kalangan umat Islam hingga dalam hal pernikahan dan hilangnya amanat di antara mereka karena melalaikan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا. “Siapa yang menipu kami, maka dia bukan golongan kami.”

Kebiasaan-Kebiasaan Yang Wajib Dijauhi Dalam Pernikahan

KEBIASAAAN-KEBIASAAN YANG WAJIB DIJAUHI DALAM PERNIKAHAN (KEMUNKARAN-KEMUNKARAN DALAM PESTA) Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Kami akan menyebutkan dalam bab ini, sebagian kebiasaan yang harus dijauhi secara mutlak, karena syari’at melarangnya. Karena kebiasaan-kebiasaan ini sering dilakukan ketika langsung-kannya pernikahan, maka tepat sekali bila kami mengemukakannya di sini. Pertama: MENCABUT ALIS. Syaikh al-Albani

Melaksanakan Pesta Di Hotel-Hotel, Nyanyian-Nyanyian Yang Diharamkan

KEBIASAAAN-KEBIASAAN YANG WAJIB DIJAUHI DALAM PERNIKAHAN (KEMUNKARAN-KEMUNKARAN DALAM PESTA) Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Keempat: MELAKSANAKAN PESTA DI HOTEL-HOTEL DAN DI KLUB-KLUB. Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah berkata: “Pesta-pesta yang diselenggara-kan di hotel-hotel berisikan kesalahan-kesalahan, di antaranya: 1. Pesta-pesta yang diadakan di hotel pada umumnya berlebih-lebihan dan melampaui kebutuhan. 2. Hal itu

Memotret (Fotografi)

KEBIASAAAN-KEBIASAAN YANG WAJIB DIJAUHI DALAM PERNIKAHAN (KEMUNKARAN-KEMUNKARAN DALAM PESTA) Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Keenam: MEMOTRET (FOTOGRAFI). Di antara perkara yang tersebar dalam pesta-pesta kaum muslimin ialah pemotretan, kalangan orang-orang yang tidak memiliki ilmu dan juga orang-orang yang mengikuti syahwat mereka telah berbicara tentangnya tanpa ilmu. Sehingga akhirnya mereka sesat dan

Cincin Tunangan, Larangan Saweran

KEBIASAAAN-KEBIASAAN YANG WAJIB DIJAUHI DALAM PERNIKAHAN (KEMUNKARAN-KEMUNKARAN DALAM PESTA) Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Ketujuh: CINCIN TUNANGAN. 1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakai cincin yang terbuat dari emas. [1] 2. Dari Ibnu ‘Abbas, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat cincin yang terbuat dari emas di tangan seorang pria,

Mencukur Jenggot

KEBIASAAAN-KEBIASAAN YANG WAJIB DIJAUHI DALAM PERNIKAHAN (KEMUNKARAN-KEMUNKARAN DALAM PESTA) Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Kesebelas: MENCUKUR JENGGOT. Sebagian orang mungkin heran dan bertanya: “Apa kaitan pembahasan ini dengan mencukur jenggot, atau apa kaitan perayaan yang munkar dan adat-adat yang wajib dijauhi dengan mencukur jenggot?” Kami jawab: Kami menyebutkan kebiasaan ini pada