Kebiasaan Yang Buruk Ketika Merobek Keperawanan

KEBIASAAAN-KEBIASAAN YANG WAJIB DIJAUHI DALAM PERNIKAHAN (KEMUNKARAN-KEMUNKARAN DALAM PESTA) Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Keduabelas: QAZA’. Yaitu mencukur sebagian rambut dan menyisakan sebagian lainnya. Inilah yang menggejala dan tersebar pada zaman sekarang di antara para pemuda dan orang-orang yang akan menikah, dengan slogan “mode”. Yaitu mode dalam dunia pria modern dan

Adab-Adab Pernikahan

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Setelah kita menyebutkan tentang pesta-pesta dan kebiasaan-kebiasaan munkar yang wajib dijauhi, maka kita akan menyebutkan dalam bab ini tentang adab-adab pernikahan dan segala hal yang terkait dengannya, mengenai hal-hal yang dianjurkan, yang diwajibkan, dan yang dilarang. 1. DIANJURKAN KHUTBAH NIKAH a. At-Tirmidzi meriwayatkan dari

Bagaimana Engkau Menggauli Isterimu?

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 9. DISUNNAHKAN UNTUK TIDAK MENGGAULINYA (ISTERINYA) TERLEBIH DAHULU HINGGA MEM-BERIKAN SESUATU KEPADANYA. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata: “Dibolehkan mencampurinya sebelum memberikan sesuatu kepadanya, baik mencumbuinya atau menyetubuhinya.” Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, Ibnu ‘Umar, dan Malik Radhiyallahu anhum, “Jangan mencampurinya sehingga memberikan sesuatu kepadanya.” Az-Zuhri mengatakan,

Diharamkan Menggauli Isteri Yang Sedang Haid

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 14. DIHARAMKAN MENGGAULI ISTERI YANG SEDANG HAIDH. a. Diharamkan mencampuri isteri yang sedang haidh, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ “Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: ‘Haidh itu adalah suatu kotoran.’ Oleh sebab

Disunnahkan Berwudhu Di Antara Dua Jima

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 17. DISUNNAHKAN BERWUDHU’ DI ANTARA DUA JIMA’. Dasarnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ، ثَمَّ أَرَادَ أَنْ يَقُوْدَ، فَلْيَتَوَضَّأْ بَيْنَهُمَا وُضُوْءًا. “Jika salah seorang dari kalian telah

Masing-Masing Suami Istri Berhak Memandang Tubuh Pasangannya Dan Mandi Bersama

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 18. MASING-MASING SUAMI ISTERI BERHAK MEMANDANG TUBUH PASANGANNYA DAN MANDI BERSAMA. Suami isteri boleh mandi bersama di satu tempat (ruangan), walaupun masing-masing memandangnya. Dalil atas hal itu adalah sebagai berikut: a. Apa yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma, ia menuturkan: “Aku mandi

Walimah (Pesta Pernikahan)

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 21. WALIMAH (PESTA PERKAWINAN). a. أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَـاةٍ “Adakanlah walimah walaupun dengan seekor kambing.” Disebutkan dalam hadits Buraidah, ia mengatakan: “Tatakala ‘Ali meminang Fathimah, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: أَنَّهُ لاَ بُدَّ لِلْعَرُوْسِ مِنْ وَلِيْمَةٍ. “Pengantin pria harus menyelenggarakan walimah.” Al-Hafizh berkata:

Al-‘Azl

ADAB-ADAB PERNIKAHAN Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 22. AL-‘AZL. Mengenai masalah ‘azl ada dua pendapat masyhur dari para ulama, yaitu: a. ‘Azl itu dibolehkan. Ia boleh mengeluarkan air maninya di luar (kemaluan) isterinya. Arti ‘azl ialah mencabut setelah memasukkan (kemaluannya) untuk mengeluarkan mani di luar vagina.[1] Mengenai hal ini terdapat sejumlah

Wasiat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Tentang Wanita

HAK ISTERI Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia mencipta-kan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,….” [Ar-Ruum/30: 21] Dalam ayat ini Allah Subhanahu wa Ta’ala

Diantara Hak Isteri Adalah Tidak Menta’ati Suaminya Dalam Kemaksiatan

HAK ISTERI Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq 4. JANGAN MENGHALANGINYA UNTUK PERGI KE MASJID Al-Kirmani berkata: “Hal itu diperbolehkan jika aman dari fitnah.” Al-Bukhari meriwayatkan dari Salim, dari ayahnya rahimahullah, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: إِذَا اسْتَأْذَنَتِ امْرَأَةُ أَحَدِكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ، فَلاَ يَمْنَعْهَا. “Jika isteri salah seorang dari kalian meminta