Tingkatan Qadha’ Dan Qadar

TINGKATAN QADHA’ DAN QADAR Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah qadha’ dan qadar mempunyai empat tingkatan: Pertama Al-‘Ilm (pengetahuan), yaitu mengimani dan meyakini bahwa Allah Mahatahu atas segala sesuatu. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, secara umum maupun terinci, baik itu termasuk perbuatanNya sendiri atau perbuatan

Sanggahan Terhadap Mereka Yang Menetapkan Kemampuan Manusia Dan Meniadakan Kehendak Allah

SANGGAHAN TERHADAP MEREKA YANG EKSTRIM DALAM MENETAPKAN KEMAMPUAN MANUSIA DAN MENIADAKAN KEHENDAK ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Adapun pendapat kedua, yaitu pendapat golongan yang ekstrim dalam menetapkan kemampuan manusia, maka pendapat inipun bertentangan dengan nash dan kenyataan. Sebab banyak ayat yang menjelaskan bahwa kehendak manusia di bawah (tidak lepas dari)

Sanggahan Terhadap Mereka Yang Ekstrim Dalam Menetapkan Qadar Dan Menolak Adanya Kehendak Makhluk

SANGGAHAN TERHADAP MEREKA YANG EKSTRIM DALAM MENETAPKAN QADAR DAN MENOLAK ADANYA KEHENDAK DAN KEMAMPUAN MAKHLUK Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pembaca yang budiman. Seandainya kita mengambil dan mengikuti pendapat golongan pertama, yaitu mereka yang ekstrim dalam menetapkan qadar, niscaya sia-sialah syari’at ini dari semula. Sebab bila dikatakan bahwa manusia tidak mempunyai kehendak dalam perbuatannya,

Pengertian Tauhid Dan Pendapat-Pendapat Tentang Qadar

PENGERTIAN TAUHID DAN MACAM-MACAMNYA Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Walaupun masalah qadha’ dan qadar menjadi ajang perselisihan di kalangan umat Islam, tetapi Allah telah membukakan hati para hambaNya yang beriman, yaitu para Salaf Shalih yang mereka itu senantiasa rnenempuh jalan kebenaran dalam pemahaman dan pendapat. Menurut mereka qadha’ dan qadar adalah termasuk rububiyah Allah

Kesaksian Yang Benar Dari Kalangan Non Muslim Terhadap Qadha Dan Qadar

KESAKSIAN YANG BENAR DARI KALANGAN NON MUSLIM TERHADAP QADHA DAN QADAR [1] Oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd Keimanan kaum muslimin kepada qadha’ dan qadar telah mencengangkan banyak kalangan non muslim, lalu mereka menulis tentang perkara ini untuk mengungkapkan ketercengangan mereka dan mencatatkan kesaksian mereka tentang kekuatan tekad kaum muslimin, kebesaran jiwa mereka, dan penyambutan

Hujjah Orang Yang Melakukan Maksiat

HUJJAH ORANG YANG MELAKUKAN MAKSIAT Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Fadhilatusy Syaikh ditanya tentang berhujjahnya orang yang melakukan maksiat “apabila dilarang berbuat maksiat dengan firman Allah : “Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Jawaban Apabila ia berhujjah dengan ayat tadi, maka hujjah kita adalah dengan

Sabda Nabi Tentang Orang Yang Di Lapangkan Rezki Dan Panjang Umur

SABDA NABI TENTANG ORANG YANG DI LAPANGKAN REZKI DAN PANJANG UMUR Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya : ” Tentang sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : ‘Barangsiapa senang diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim’ Muttafaq Alaih dari hadits Anas. Apakah hal ini

Orang Yang Marah Bila Ditimpa Musibah

ORANG YANG MARAH BILA DITIMPA MUSIBAH Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya : “Tentang orang yang marah-marah apabila ditimpa suatu musibah ?” Jawaban. Manusia terbagi menjadi empat tingkatan dalam menghadapi musibah. Tingkatan Pertama : Marah-Marah Ini terbagi kepada beberapa macam: 1. Terjadi di dalam hati, misalnya jengkel terhadap

Bagaimana Allah Menetapkan Yang Tidak Disukainya

BAGAIMANA ALLAH MENETAPKAN YANG TIDAK DISKUAINYA Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya : Bagaimana Allah menetapkan suatu keadaan yang Dia tidak menyukainya ? Jawaban. Sesuatu yang dicintai itu ada dua macam. 1. Dicintasi karena dzatnya. 2. Dicintai karena ada faktor lainnya Yang dicintai karena ada faktor lain terkadang

Hikmah Adanya Kemaksiatan Dan Kekufuran

HIKMAH ADANYA KEMAKSIATAN DAN KEKUFURAN Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya : “Tentang hikmah adanya berbagai kemaksiatan dan kekufuran ? ” Jawaban. Terjadinya berbagai kemaksiatan dan kekufuran memiliki hikmah yang banyak, antara lain. Pertama. Menyempurnakan kalimat Allah Ta’ala, di mana Dia menjanjikan neraka untuk dipenuhinya. Allah berfirman. “Artinya