Tauhid Prioritas Pertama Dan Utama (At-Tauhid Awwalan Ya Du’atal Islam)

TAUHID, PRIORITAS PERTAMA DAN UTAMA (AT-TAUHID AWWALAN YA DU’ATAL ISLAM) Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Mukaddimah Segala puji bagi Allah, kami memujiNya, memohon pertolongan, hidayah, dan ampunanNya, serta kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan keburukan amal-amal kami. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang

Wajib Memberikan Perhatian Kepada Tauhid Terlebih Dahulu Sebagaimana Metode Para Nabi Dan Rasul

WAJIB MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA TAUHID TERLEBIH DAHULU SEBAGAIMANA METODE PARA NABI DAN RASUL ALAIHIMUSSAlAM Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Berkaitan dengan apa yang disebutkan dalam pertanyaan diatas, yaitu berupa buruknya kondisi umat Islam, maka kami katakan : Sesungguhnya kenyataan yang menyakitkan ini tidaklah lebih buruk daripada kondisi orang Arab pada zaman jahiliyah ketika Rasulullah Shallallahu

Mayoritas Kaum Muslimin Sekarang Tidak Memahami Makna Laa Ilahaa Illallah Dengan Pemahaman Yang Baik

MAYORITAS KAUM MUSLIMIN SEKARANG INI TIDAK MEMAHAMI MAKNA LAA ILAAHA ILLALLAH DENGAN PEMAHAMAN YANG BAIK Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Mayoritas kaum muslimin sekarang ini yang telah bersaksi Laa Ilaaha Illallah (Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah) tidak memahami makna Laa Ilaaha Illallah dengan baik, bahkan barangkali mereka memahami maknanya dengan pemahaman yang

Kewajiban Memberikan Perhatian Pada Aqidah Tidak Berarti Melalaikan Syariat Yang Lainnya

KEWAJIBAN MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA AQIDAH TIDAK BERARTI MELALAIKAN SYARIAT YANG LAINNYA BERUPA IBADAH, AKHLAK DAN MUAMALAH Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Saya mengulangi peringatan ini bukan bermaksud bahwa saya di dalam pembicaraan tentang penjelasan hal yang terpenting kemudian yang penting lalu apa yang ada dibawahnya, agar para da’i membatasi untuk semata-mata menda’wahkan kalimat thayyibah dan

Penjelasan Tentang Ketidak Jelasan Aqidah Yang Benar Dan Konsekwensinya

PENJELASAN TENTANG KETIDAK JELASAN AQIDAH YANG BENAR DAN KONSEKUENSI-KONSEKUENSINYA DALAM BENAK KEBANYAKAN ORANG Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Dari contoh ini, saya ingin menjelaskan bahwa aqidah tauhid dengan segenap konsekuensinya tidaklah jelas -sayang sekali- di benak mayoritas orang-orang yang beriman kepada aqidah salaf itu sendiri, apalagi di benak orang lainnya yang mengikuti aqidah asy’ariyah atau

Dakwah Mengajak Kepada Aqidah Yang Shahih Membutuhkan Usaha Yang Sungguh-Sungguh

DA’WAH MENGAJAK KEPADA AQIDAH YANG SHAHIH MEMBUTUHKAN USAHA YANG SUNGGUH-SUNGGUH DAN BERKELANJUTAN Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Da’wah mengajak kepada tauhid dan menetapkan tauhid di dalam hati manusia mengharuskan kita tidak membiarkan melewati ayat-ayat tanpa perincian sebagai mana pada masa-masa awal. Demikian itu karena, yang pertama mereka memahami ungkapan-ungkapan bahasa Arab dengan mudah, dan yang

Asas Perubahan Kepada Perbaikan Adalah Manhaj Tashfiyah Dan Tarbiyah

ASAS PERUBAHAN KEPADA PERBAIKAN ADALAH MANHAJ TASHFIYAH DAN TARBIYAH Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Oleh karena itu, kami selalu mendengungkan setiap saat dan selalu memfokuskan pada seputar dua point mendasar yang merupakan kaidah perubahan yang benar. Keduanya adalah Tashfiyah (pemurnian) dan Tarbiyah (pendidikan), kedua hal ini mesti berjalan bersama-sama sekaligus, yaitu tashfiyah dan tarbiyah. Jika

Siapa Yang Berhak Berpolitik? Dan Kapan?

SIAPA YANG BERHAK BERPOLITIK .? DAN KAPAN ? Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Menyibukkan diri dengan politik pada saat ini adalah membuang-buang waktu ! Meskipun kami tidak mengingkari adanya politik dalam Islam, hanya saja dalam waktu yang sama kami meyakini adanya tahapan-tahapan syar’i yang logis yang harus dilalui satu per satu. Kami memulai dengan aqidah,

Wajib Atas Setiap Muslim Untuk Menerapkan Hukum Allah Dalam Segala Aspek Kehidupannya

WAJIB ATAS SETIAP MUSLIM UNTUK MENERAPKAN HUKUM ALLAH DALAM SEGALA ASPEK KEHIDUPANNYA SESUAI DENGAN KEMAMPUANNYA Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Kewajiban setiap muslim adalah beramal sesuai dengan kemampuannya, Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai kesanggupannya. Menegakkan tauhid dan ibadah yang benar tidak mesti disertai dengan menegakkan daulah Islamiyah di negeri-negeri yang tidak berhukum dengan apa-apa