Doa Malaikat Untuk Kaum Mukminin

DOA MALAIKAT UNTUK KAUM MUKMININ رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ﴿٧﴾رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ﴿٨﴾وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ ۚ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Ya Rabb kami! Rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu,

Do’a Untuk Menghilangkan Kesusahan

DO’A UNTUK MENGHILANGKAN KESUSAHAN  اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكِ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِكَ، أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجَلاَءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي  Wahai

Do’a Terbangun Di Malam Hari

DO’A TERBANGUN DI MALAM HARI لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، الحَمْدُ للهِ، وسُبْحَانَ اللهِ، ولاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ،ولاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allâh semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan

Agar Allâh Subhanahu Wa Ta’ala Menyempurnakan Cahaya Kita

AGAR ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA MENYEMPURNAKAN CAHAYA KITA رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [At-Tahrîm/66:8] Mujahid rahimahullah dan adh-Dhahhâk berkata mengenai ayat ini: “Ini diucapkan kaum Mukminin ketika melihat cahaya orang-orang munafik

Bagaimana Rasûlullâh Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam Berdo’a?

BAGAIMANA RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAM BERDO’A? Pertanyaan. Assalaamualaikum. Apakah setelah salam dalam shalat wajib seusai berdzikir Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam juga berdoa? Apalah dalam berdoa tersebut Beliau Shallallahu ‘alaihi wa salam sambil angkat tangan? Bolehkah saya berdoa setelah adzan dikumandangkan dengan angkat tangan karena ada lafazh Allâhuma? Syukran atas jawabannya. Jawaban. Wa’alaikumussalam warahmatullah

Memohon Perlindungan Dari Syirik

MEMOHON PERLINDUNGAN DARI SYIRIK اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ , وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا أَعْلَمُ Ya Allâh! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan (syirik) yang menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahuinya; dan aku memohon ampun kepada-Mu dari apa-apa yang tidak aku ketahui. Dalam hadits, Ma’qil bin Yasar Radhiyallahu anhu berkata, “Aku bertolak bersama Abu

Doa Meminta Perlindungan Dari Kelaparan Dan Khianat

DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KELAPARAN DAN KHIANAT للَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُوعِ، فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ  وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخِيَانَةِ، فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ Ya Allâh! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lapar, karena kelaparan adalah seburuk-buruk teman yang menyertai. Dan aku berlindung kepada-Mu dari khianat. Karena ia adalah teman karib yang paling buruk. [HR. Abu Daud,

Doa Saat Khawatir Hal Buruk Menimpa

DOA SAAT KHAWATIR HAL BURUK MENIMPA حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا Cukuplah Allâh menjadi Penolong kami dan Allâh adalah sebaik-baik Pelindung. Hanya kepada Allâh kami bertawakkal. Ucapan hasbalah yaitu Hasbunâllâh; adalah dzikir agung yang mengandung makna tawakkal kepada Allâh, bersandar kepada-Nya, dan meminta pertolongan, bantuan dan taufik dari-Nya. Secara umum, kalimat ini diucapkan

Doa Berlindung Dari Empat Hal

DOA BERLINDUNG DARI EMPAT HAL اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَعَمَلٍ لَا يُرْفَعُ وَقَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَقَوْلٍ لَا يُسْمَعُ Ya Allâh, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, amal yang tidak diangkat, hati yang tidak khusyuk, dan ucapan yang tidak didengar [HR. Ibnu Hibban, Abu Ya’lâ, Ahmad, Ibnu Abî Syaibah,

Meminta Kemenangan Dengan Doa

MEMINTA KEMENANGAN DENGAN DOA Kaum Muslimin, rahimakumullah! Perlu kita ketahui, bahwa doa adalah senjata seorang Mukmin. Doa bisa bermanfaat, baik untuk hal yang telah terjadi maupun belum terjadi. Doa bisa menolak dan melawan berbagai kesulitan dan bencana. Dalam berbagai situasi genting, seorang Mukmin tidak akan mencari perlindungan kecuali kepada Allâh Azza wa Jalla . Dan