Mengawasi Diri Sendiri

MENGAWASI DIRI SENDIRI Oleh Dr. ‘Abdul-Qayyum as-Suhaibani[1] Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih nan Penyayang. Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau. Dalam sebuah hadits, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: لأَعْلَمَنَّ أَقْوَامًا مِنْ أُمَّتِى يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَسَنَاتٍ أَمْثَالِ جِبَالِ تِهَامَةَ بِيضًا

Perjalanan Menuju Akhirat

PERJALANAN MENUJU AKHIRAT Oleh Ustadz Abdullâh bin Taslîm Al-Buthoni MA Hari akhirat adalah hari setelah kematian yang wajib diyakini kebenarannya oleh setiap orang yang beriman kepada Allâh Azza wa Jalla dan kebenaran agama-Nya. Hari itulah hari pembalasan semua amal perbuatan manusia, hari perhitungan yang sempurna dan hari ditampakkannya semua perbuatan yang tersembunyi sewaktu di dunia.

Umur Untuk Amal Shalih

UMUR UNTUK AMAL SHALIH Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Manusia memiliki fithrah mencintai harta dan menyukai umur yang panjang, bahkan semakin usia bertambah kedua hal tersebut semakin bertambah besar, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: يَكْبَرُ ابْنُ آدَمَ وَيَكْبَرُ مَعَهُ اثْنَانِ حُبُّ الْمَالِ وَطُولُ الْعُمُرِ Anak Adam semakin tua, dan dua perkara semakin

Sebab Dan Hikmah Musibah

SEBAB DAN HIKMAH MUSIBAH Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Faktor utama penyebab musibah yang menimpa manusia adalah dosa dan kemaksiatan mereka. Ini merupakan perkara yang pasti dalam syari’at yang suci ini. Di antara dalil-dalil yang menunjukkan hal itu adalah firman Allâh Azza wa Jalla : مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَا أَصَابَكَ

Nikmat Sehat Dan Waktu Luang

NIKMAT SEHAT DAN WAKTU LUANG Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari Allah Azza wa Jalla telah menciptakan manusia dan memberikan kenikmatan yang tidak terhingga. Manusia tidak akan mampu menghitungnya. Ada sebuah surat di dalam Al Qur’an yang disebut oleh para ulama sebagai surat An Ni’am (surat tentang kenikmatan-kenikmatan Allah), yaitu surat An Nahl. Allah Azza

Ibadah, Dirahasiakan Atau Ditampakkan?

IBADAH, DIRAHASIAKAN ATAU DITAMPAKKAN ?[1] Sungguh, Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan umat manusia untuk beribadah hanya kepada-Nya. Allâh Azza wa Jalla berfirman: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Wahai manusia! Beribadahlah kepada Rabbmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, [Al-Baqarah/2:21] Dan ibadah seseorang tidak

Cara Meraih Cinta Allâh : Ingkisarul Qalbi (Luluhnya Hati) Di Hadapan Allâh Azza Wa Jalla

CARA MERAIH CINTA ALLAH : INGKISARUL QALBI (LULUHNYA HATI) DI HADAPAN ALLAH AZZA WA JALLA Banyak sekali kata atau ibarat yang menunjukkan makna inkisarul qalbi, di antaranya adalah khusyu’, tadzallul (merendahkan diri), iftiqâr (perilaku yang menunjukkan bahwa dia sangat membutuhkan). Diantara kata-kata ini, khusyu’ dalam cakupan maknanya secara umum lebih mendekati makna inkisar dibandingkan dengan

Relakah Kamu, Kehidupan Di Dunia Sebagai Ganti Kehidupan Di Akhirat?

RELAKAH KAMU, KEHIDUPAN DI DUNIA SEBAGAI GANTI KEHIDUPAN DI AKHIRAT? Oleh Syaikh Shalâh al-Budair[1] Sungguh dunia itu hina dan fana, sedangkan akhirat itu mulia dan kekal. Itulah keterangan pasti yang terdapat al-Qur’an dan sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Alangkah beruntung orang yang mau mendengarkan nasehat-nasehat yang penuh makna dan mengena ini. Ia mendengarkannya

Sadarilah Realita Ini!

SADARILAH REALITA INI![1] Pernahkah kita berfikir, berapa orang yang meninggal dunia di kota kita selama satu bulan ? Atau selama satu tahun ? Atau bahkan setiap hari di seluruh penjuru bumi ini ? Ketetapan Allâh terus berjalan. Ada yang lahir ke dunia dan sebagian lagi meninggal dunia. Suatu saat nanti, pasti kita akan mendapatkan giliran.

Akhirat, Kehidupan Yang Hakiki

AKHIRAT, KEHIDUPAN YANG HAKIKI[1] Telah lewat suatu masa, pada waktu itu manusia belum berwujud sesuatu yang dapat disebut, sehingga Allah berkehendak untuk menciptakan kita. Padahal sebelumnya kita tidak pernah ada. Allah juga memberikan limpahan karunia-Nya, menjauhkan kita dari mara bahaya, memberikan kemudahan dalam menempuh kehidupan, dan memberikan petunjuk-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menerangkan kepada