Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Berapa Lama Musafir Boleh Menjama Shalat

BERAPA LAMA MUSAFIR BOLEH MENJAMA’ SHALAT

Pertanyaan.
Ustadz, ana mau menanyakan tentang lamanya seorang musafir dapat menjama’ shalat. Ana sekarang sedang pendidikan kepolisian selama 45 hari. Mohon jawaban beserta dalil yang shahih.

Jawaban.
Selama di dalam perjalanan seorang musafir boleh mengqashar shalat, berapapun lamanya. Namun ketika dia telah sampai di suatu tempat yang dituju, berapa lama dia boleh mengqashar shalat? Dalam masalah ini, para ulama berselisih menjadi beberapa pendapat.

Pertama. Jika seseorang berniat menetap lebih dari tiga hari, maka dia tidak mengqashar shalat. Demikian pendapat Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah. Tetapi dalil-dalil tentang hal ini tidak secara tegas menunjukkan demikian.

Kedua. Jika seseorang berniat menetap 15 hari, maka dia tidak mengqashar shalat. Demikian pendapat Abu Hanifah, ats-Tsauri, dan al Muzni. Tetapi dalil-dalil tentang ini juga tidak kuat.

Ketiga. Musafir terus mengqashar shalat selama tidak berniat menetap. Demikian pendapat al Hasan, Ishaq, dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Pendapat ini lebih mendekati kebenaran, karena memang Allah dan Rasul-Nya tidak memberikan batasan waktu safar, wallahu a’lam.

Keempat. Musafir mengqashar 20 hari, kemudian setelahnya tidak mengqashar, baik berniat menetap atau tidak. Demikian pendapat Ibnu Hazm. Ini lebih berhati-hati.

Dari keterangan ini, maka seseorang yang mengikuti pendidikan selama 45 hari di luar kotanya, dia termasuk musafir. Jika dia shalat sebagai imam atau sendirian, maka dia mengqasharnya. Namun jika menjadi makmum, maka dia mengikuti imamnya.

Adapun seseorang yang bersekolah atau kuliah atau thalabul ilmi di luar kotanya, dan menetap di rumah kost, kontrakan atau pondok, maka dia termasuk muqim di tempat belajarnya tersebut, karena dia menetap dengan membawa barang-barang perkakas rumahnya. Wallahu a’lam. [1]

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi, 12/Tahun X/1428/2007M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
_______
Footnote
[1]. Shahih Fiqhus-Sunnah (1/482-487).

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!