Salafiyyun Dan Daulah Islam

SALAFIYYUN DAN DAULAH ISLAM Ditanyakan kepada Syaikh Salim bin ‘Id al Hilali –hafizhahullah: Bagaimana sikap kita dalam menghadapi syubhat yang dilontarkan kepada as-Salafiyyun, bahwa as-Salafiyun tidak peduli dengan masalah Iqamatud-Daulah atau al Khilafah al Islamiyah (mendirikan atau membangun Negara dan Kekuasaan Islam)? Syaikh Salim bin ‘Id al Hilali –hafizhahullah– menjawab:  Alhamdulillah, wash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah,

Salafiyyun Menepis Tuduhan Dusta

SALAFIYYUN MENEPIS TUDUHAN DUSTA Betapa banyak tuduhan para hizbiyun yang diarahkan kepada Salafiyyun. Di antaranya telah diungkap dan dijawab oleh Fadhilatusy-Syaikh Ali bin Hasan al Halabi al Atsari –hafizhahumallahu Ta’ala- ketika menyampaikan muhadharah di hadapan kaum Muslimin di Masjid Islamic Center Jakarta, hari Ahad, 23 Muharram 1428H, bertepatan dengan 11 Februari 2007M. Syubhat dan tuduhan

Penuntut Ilmu Dan Shalat Tahajjud

PENUNTUT ILMU DAN SHALAT TAHAJJUD [1] Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Semestinya seorang penuntut ilmu memiliki keistimewaan dengan perangai, sifat, kewibawaan, keutamaan, dan semangat dalam beribadah. Semua itu hendaklah ia lakukan ikhlas karena Allah Ta’ala dan dengan tujuan untuk membersihkan segala hal yang diberikan Allah Ta’ala berupa ilmu dan agama agar

Penuntut Ilmu Dan Waktu Luang

PENUNTUT ILMU DAN WAKTU LUANG Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Wahai para penuntut ilmu! Waktu yang Allah Subhaanahu wa Ta’ala berikan lebih mahal daripada emas karena ia adalah kehidupan bagi kita. Seorang penuntut ilmu tidak layak menyia-nyiakan waktu luangnya untuk bercanda, bergurau, bermain-main, dan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat karena ia tidak

Mengharap Berkah Melalui Dzikir Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

MENGHARAP BERKAH MELALUI DZIKIR KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA Oleh Dr. Nashir bin ‘Abdirrahman bin Muhammad al-Juda’i Hakikat dari keberkahan adalah kebaikan yang senantiasa ada, kontinu, melimpah dan semakin bertambah. Dan semua kebaikan baik yang bersifat duniawi maupun ukhrawi berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala –sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya pada bahasan pendahuluan-. Karena

Tabarruk Dengan Membaca Al-Qur-an Al-Karim

TABARRUK DENGAN MEMBACA AL-QUR-AN AL-KARIM Oleh Dr. Nashir bin ‘Abdirrahman bin Muhammad al-Juda’i BERKAH MEMBACA AL-QUR-AN DAN KEUTAMANNYA Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar membaca kitab-Nya al-Karim dalam firman-Nya: وَاتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ كِتَابِ رَبِّكَ ۖ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ “Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Rabb-mu (al-Qur-an). Tidak ada (seorang pun) yang

Kuburan Bukan Tempat Membaca Al-Qur’ân

KUBURAN BUKAN TEMPAT MEMBACA AL-QUR’AN Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِيْ تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian jadikan rumah

Bacaan Surat Yasin Bukan Untuk Orang Mati

BACAAN SURAT YASIN BUKAN UNTUK ORANG MATI Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله HADITS PERTAMA مَنْ قَرَأَ يَس فِيْ لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ فَاقْرَؤُوْهَا عِنْدَ مَوْتَاكُمْ “Barangsiapa membaca surat Yaasiin karena mencari keridhaan Allah Ta’ala, maka Allah akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Oleh karena itu, bacakanlah

Meluruskan Cerita Tentang Tsa’labah bin Haathib

MELURUSKAN CERITA TENTANG TSA’LABAH BIN HAATHIB Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Ada sebuah hadits yang berbunyi: وَيْحَكَ يَا ثَعْلَبَةُ، قَلِيْلٌ تُؤَدِّيْ شُكْرَهُ خَيْرٌ مِنْ كَثِيْرٍ لاَتُطِيْقُهُ. أَمَا تَرْضَى أَنْ تَكُوْنَ مِثْلَ نَبِيِّ اللهِ، فَوَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَوْ شِئْتُ أَنْ تَسِيْلَ مَعِيَ الْجِبَالُ فِضَّةً وَذَهَبًا لَسَالَتْ. “Celaka engkau wahai Tsa’labah! Sedikit yang engkau

Kedudukan Hadits Tujuh Puluh Tiga Golongan Ummat Islam

KEDUDUKAN HADITS TUJUH PULUH TIGA GOLONGAN UMMAT ISLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله MUQADDIMAH Akhir-akhir ini kita sering dengar ada beberapa khatib dan penulis yang membawakan hadits tentang tujuh puluh dua golongan ummat Islam masuk Neraka dan hanya satu golongan ummat Islam yang masuk Surga adalah hadits yang lemah, dan mereka berkata