Syarat & Kaidah Dalam Berdakwah, Mengajak Manusia Kepada Agama Islam Yang Benar

SYARAT & KAIDAH DALAM BERDAKWAH, MENGAJAK MANUSIA KEPADA AGAMA ISLAM YANG BENAR Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Berdakwah, mengajak manusia kepada Islam yang benar, yaitu mengajak manusia kepada cara beragama yang benar, baik dalam masalah ‘aqidah, manhaj, ibadah, akhlak, maupun yang lainnya menurut pemahaman Salafush-Shalih. Dakwah ini harus memenuhi tiga syarat. Pertama.

Sebagian Di Antara Prinsip Dakwah Ahlus-Sunnah

SEBAGIAN DI ANTARA PRINSIP DAKWAH AHLUS SUNNAH Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله AHLUS SUNNAH MENGAJAK MANUSIA MENTAUHIDKAN ALLAH DAN MENJAUHI PERBUATAN SYIRIK. Para da’i harus memulai dakwahnya dengan mengajak kepada tauhid, karena itu merupakan dakwah yang paling utama dan paling mulia. Dakwah tauhid, berarti mengajak kepada derajat keimanan yang paling tinggi.

Dakwah Salafiyyah, Adalah Dakwah Ahlus-Sunnah

DAKWAH SALAFIYYAH, ADALAH DAKWAH AHLUS SUNNAH Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Dakwah Salaf bukanlah dakwah yang baru. Tetapi ia adalah dakwah Ahlus Sunnah. Yaitu dakwah haq yang dilakukan para sahabat. Dakwah Salaf mengajak ummat Islam berpegang kepada Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , mengajak ummat untuk kembali kepada al-Qur`an dan

Jangan Kamu Mati Melainkan Dalam Keadaan Islam

JANGAN KAMU MATI MELAINKAN DALAM KEADAAN ISLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Setiap Muslim yakin sepenuhnya bahwa karunia Allâh Azza wa Jalla yang terbesar di dunia ini adalah agama Islam. Seorang Muslim wajib bersyukur kepada Allâh Azza wa Jalla atas nikmat-Nya yang telah memberikan hidayah Islam. Allâh Azza wa Jalla menyatakan bahwa

Sebelas Hal Yang Termasuk Fithrah

SEBELAS HAL YANG TERMASUK FITRAH Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : قَالَ رَسُوْلُاللهِ  صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَشْرٌ مِنَ الفِطْرَةِ : قَصُّ الشَّارِبِ، وَإعْفَاءُ اللِّحْيَةِ، وَالسِّوَاكُ، وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ، وَقَصُّ الْأظْفَارِ، وَغَسْلُ الْبَرَاجِمِ، وَنَتْفُ الْإِبْطِ، وَحَلْقُ الْعَانَةِ، وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ  قَالَ الرَّاوِيْ : وَنَسِيْتُ الْعَاشِرَةَ ،إِلاَّ

Kedermawanan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

KEDERMAWANAN NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله ‘Abdullah bin ‘Abbâs Radhiyallahu anhuma berkata : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ ، وَأَجْوَدُ مَا يَـكُوْنُ فِـيْ رَمَضَانَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ ، وَكَانَ جِبْرِيْلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ يَلْقَاهُ فِـيْ كُـّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَـيُـدَارِسُهُ الْـقُـرْآنَ ، فَلَرَسُوْلُ اللّٰـهِ صَلَّى

Hendaklah Kalian Kembali Kepada Urusan Pertama Kali

HENDAKLAH KALIAN KEMBALI KEPADA URUSAN PERTAMA KALI Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله عَنْ أَبِيْ وَاقِدٍ اَللَّيْثِي قَالَ: إِنَّ رَسُوْلَ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَنَحْنُ جُلُوْسٌ عَلَى بِسَاطٍ: (إِنَّهَا سَتَكُوْنُ فِتْنَةٌ) قَالُوْا : وَكَيْفَ نَفْعَلُ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ فَرُدَّ يَدَهُ إِلَى الْبِسَاطِ فأَمْسَكَ بِهِ فَقَالَ: (تَفْعَلُوْنَ هَكَذَا) وَذَكَرَ لَهُمْ رَسُوْلُ

Wajib Bersatu Dengan Jama’ah Kaum Muslimin Dan Haram Berpecah Belah

WAJIB BERSATU DENGAN JAMA’AH KAUM MUSLIMIN DAN HARAM BERPECAH BELAH  Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ يَقُولُ كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ

Kezhaliman Dan Kekikiran Akan Membinasakan Manusia

KEZHALIMAN DAN KEKIKIRAN AKAN MEMBINASAKAN MANUSIA Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ الله رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُول الله – صلى الله عليه وسلم: اتَّقُوا الظُّلْمَ ؛ فَإنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ القِيَامَةِ . وَاتَّقُوا الشُّحَّ ؛ فَإِنَّ الشُّحَّ أهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ . حَمَلَهُمْ عَلَى أنْ

Wanita Adalah Aurat

WANITA ADALAH AURAT Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, اَلْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتْ مِنْ بَيْتِهَا اِسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ، وَإِنَّهَا لاَتَكُوْنُ أَقْرَبَ إِلَى اللهِ مِنْهَا فِيْ قَعْرِ بَيْتِهَا Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Dan tidaklah ia lebih dekat kepada Allâh