Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Bila Migren Menyerang

BILA MIGREN MENYERANG

Salah satu keluhan yang sering dialami masyarakat adalah migren. Yaitu sakit kepala separuh. Kadang-kadang sakit kepala ini sampai mengganggu aktivitas. Untuk lebih mengetahui tentang migren, apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya, pada kesempatan ini akan kami jelaskan sedikit tentang migren. Semoga dapat bermanfaat.

PENGERTIAN MIGREN
Migren, sebenarnya adalah suatu kumpulan gejala klinis yang disebabkan kelainan sistem saraf pusat yang mengakibatkan gangguan tubuh dan kepribadian yang luas, dapat dengan atau tanpa rasa sakit. Yang paling sering terjadi akibat hal itu adalah timbulnya sakit kepala yang hilang timbul. Pada awal serangan, biasanya satu sisi saja, tapi pada suatu waktu dapat dua sisi atau menyeluruh. Serangan sakit dapat berlangsung bebarapa menit sampai beberapa hari. Rasa sakit dapat samar-samar, tetapi dapat sangat berat dan tidak tertahankan. Jadi sebenarnya migren bukanlah pengertian untuk sakit kepala satu sisi, seperti anggapan masyarakat pada umumnya.

SIAPA YANG DAPAT TERKENA MIGREN ?
Hampir 70% penderita migren biasanya dalam keluarganya mempunyai riwayat migren. Sebagian besar terjadi pada wanita. Serangan pertama biasanya pada saat remaja dan dewasa muda. Kemudian cenderung berkurang pada usia 50 dan 60-an. Biasanya migren timbul karena adanya faktor pemicu. Umumnya terjadi pada orang yang berintelegensia tinggi, ambisius, perfeksionis, dan kaku.

FAKTOR PENCETUS
Mudah tidaknya seseorang terkena migren, dipengaruhi oleh adanya faktor genetik. Seseorang yang mempunyai bakat migren, akan lebih mudah terkena serangan migren. Sedangkan untuk terjadinya serangan, biasanya dikarenakan adanya faktor-faktor pemicu serangan. Faktor pemicu migren antara lain :

• Hormonal
Adanya perubahan kadar hormon merupakan faktor pemicu paling banyak pada wanita. Sebagian wanita mendapat serangan pada waktu haid. Serangan migren bekurang ketika hamil, tetapi pada minggu pertama setelah persalinan sering mengalami serangan hebat. Pemakaian pil kontrasepsi juga meningkatkan serangan migren.

• Menopause
Umumnya serangan migren meningkat pada saat menjelang menopause. Tetapi menurun setelah menopause.

• Makanan
Berbagai makanan dapat memicu timbulnya serangan migren. Pemicu migren paling banyak karena alkohol. Makanan yang mengandung tiramin, seperti keju, makanan yang diawetkan atau diragi, hati, anggur merah, yogurt, dan lain-lain juga dapat menimbulkan serangan. Makanan lain yang juga dapat menimbulkan migren adalah coklat, telur, kacang bawang, alpokat, pemanis buatan, jeruk, pisang, daging babi, the, kopi dan minuman soda yang berlebihan.

• Penyedap rasa (Monosodium Glutamate) merupakan pemicu migren yang sering.

• Obat-obatan. Seperti obat jantung, tetrasiklin, vitamin A dosis tinggi, dan lain-lain.

• Pemanis buatan, terutama asparmat.

• Kafein yang berlebihan lebih dari 350 mg per hari atau penghentian mendadak minum kafein. Zat ini banyak terdapat dalam kopi.

• Lingkungan.
Perubahan lingkungan dalam tubuh, seperti perubahan hormonal pada siklus haid dan perubahan irama bangun tidur, dapat menyebabkan serangan akut migren. Perubahan lingkungan eksternal, meliputi: cuaca, musim, tekanan udara, ketinggian dari permukaan laut dan terlambat makan.

• Rangsangan cahaya yang berkedap-kedip, cahaya silau, cahaya matahari yang terang atau bau parfum, zat kimia, rokok, suara bising dan suhu yang tinggi dapat memicu migren.

• Stress fisik dan mental memperberat serangan migren.

• Faktor pemicu lain, misalnya: aktivitas seksual, trauma kepala, kurang atau kelebihan tidur.

JENIS MIGREN
Migren sendiri terdiri dari beberapa tipe yaitu:

• Migren klasik.
Umumnya didahului oleh gejala awal yang timbul waktu bangun tidur di pagi hari, atau pada setiap saat di siang hari berupa gejala-gejala yang samar. Didahului perasaan seperti melihat kilatan cahaya, penglihatan berkunang-kunang atau timbul garis-garis hitam putih, atau penglihatan kabur selama 10-20 menit. Kemudian timbul nyeri kepala berdenyut-denyut pada satu sisi kepala yang makin berat, biasanya berlangsung 1-6 jam. Biasanya mereda dalam waktu 4-24 jam, tapi kadang-kadang lebih lama. Gejala penyerta yang dapat timbul antara lain: mual, muntah, lemas, wajah pucat, sensasi berputar, telinga berdenging.

• Migren umum
Nyeri kepala timbul tanpa didahului gejala-gejala awal, seperti: migren klasik dan biasanya berlangsung lebih lama. Penderita kadang merasa lelah, lapar, gugup atau gelisah. Kadang jika berat, penderita terpaksa tiduran dan menghindari suara gaduh dan sinar. Bila serangan ringan atau setelah diberi obat, pasien bisa beraktivitas sehari-hari dan tidak perlu menghindar dari sinar dan suara gaduh. Biasanya terdapat mual dan muntah.

• Migren asosiasi.
Pada migren ini, nyeri kepala disertai adanya kelainan sel saraf pusat yang bersifat sementara, seperti: migren dengan gangguan penglihatan, migren dengan lumpuh separuh, dan migren dengan gangguan bicara. Kelainan saraf pusat biasanya timbul mendahului, atau setelah nyeri kepala, atau bisa juga tanpa adanya nyeri kepala.

• Migren komplikata
Pada migren ini, kelainan sel saraf pusat yang timbul menetap karena terjadi kerusakan otak.

• Status migren
Status migren adalah serangan migren yang berlangsung lebih dari 24 jam yang disebabkan oleh adanya peradangan sekitar pembuluh darah otak yang melebar.

PENANGAN MIGREN
Secara umum, penanganan migren dapat berupa :

• Sebenarnya migren tidak perlu obat-obatan, karena serangan migren tidak berbahaya.

• Bila nyeri kepala dirasakan berat dan mengganggu aktivitas dapat diberi aspirin atau parasetamol.

• Bila faktor pencetus dikenali, sebaiknya dihindari faktor pencetus tersebut.

• Hilangkan kecemasan dan depresi yang berlebihan. Bertawakallah kepada Allah dan berusaha lebih mendekatkan diri kepadaNya.

• Bila serangan migren berat, sering, sangat mengganggu aktivitas dan tidak mereda dengan pemberian obat pereda sakit, sebaiknya periksakan ke dokter.

• Bila diduga migren tersebut migren asosiasi, migren komplikata atau Anda mengalami status migren, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. (Mu’adzah).

Dafta Pustaka:
– Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Jilid II, Edisi Ketiga, FKUI.
– Kapita Selekta Kedokteran, Jilid II, Edisi Ketiga, FKUI.
– Dan lain-lain.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 07//Tahun VIII/1425H/2004M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!