Do’a Memohon Ampunan Untuk Kedua Orang Tua dan Kaum Mukminin

DO’A MEMOHON AMPUNAN UNTUK KEDUA ORANG TUA DAN KAUM MUKMININ

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Ya Rabb kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku, dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari Kiamat). [Ibrâhîm/14:41].

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyanyang. [al-Hasyr/59:10].

Dinukil dari Kumpulan Doa dari Al-Qur`ân dan as-Sunnah yang Shahîh, Ustadz Yazîd bin Abdul Qadîr Jawas, halaman 29.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 12/Tahun XI/1428H/2007M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]

DOA MOHON AMPUNAN DAN BERKAH

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي وَبَارِكْ لِي فِيمَا رَزَقْتَنِي

Wahai Rabb, ampunilah dosaku, berilah aku keluasan dalam rumahku dan berikanlah berkah pada rezeki yang telah Engkau anugerahkan kepadaku.

Doa ini adalah bagian dari sebuah hadits yang dinyatakan lemah tapi do’anya hasan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albâni rahimahullah.

Syaikh Abdurrazaq mengatakan bahwa dalam sanad hadits ini ada kelemahan, namun doa ini memiliki penguat dalam riwayat imam Ahmad rahimahullah an-Nasâ’i rahimahullah dan Ibnu Sunni rahimahullah.

Makna hadits itu secara lengkap yaitu, diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seseorang yang berkata kepada Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam malam ini aku mendengar engkau berdoa, diantaranya yang sampai kepadaku yaitu , ‘ Wahai Rabb, ampunilah dosaku, berilah aku keluasan dalam rumahku dan berikanlah berkah pada rizki yang telah Engkau anugerahkan kepadaku‘. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Apakah engkau melihat doa itu masih menyisakan sesuatu (yang perlu diminta-red) ?’

Baca Juga  Berlindung dari Adzab Kubur, Bolehkah Berdo'a Di Kuburan?

Sebuah pertanyaan yang tidak menunggu jawaban.

Terampuninya dosa merupakan asas dari semua kebaikan dunia dan akhirat. Oleh karenanya meletakkan permohonan ampun sebagai permohonan utama dan pertama itu sangat pas.

Doa “berilah aku keluasan didalam rumahku,’ maksudnya, bisa rumah di dunia, bisa kuburan, bisa juga rumah di akhirat, atau bisa juga mencakup semua yang telah disebutkan.

(Diangkat dari Fiqhul Ad’iyati wal Adzkâr, Syaikh Abdurrazâq bin Abdul Muhsin al-Badr, vol. 4, hlm. 170)

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 1/Tahun XV/1432H/2011M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]

  1. Home
  2. /
  3. A7. Adab Do'a dan...
  4. /
  5. Do’a Memohon Ampunan Untuk...