Hukum Mendahulukan Shalat Witir Sebelum Tidur

HUKUM .MENDAHULUKAN SHALAT WITIR SEBELUM TIDUR[1]

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Saya adalah seorang wanita, tatkala saya tidur, maka saya selalu merasakan lelah, apakah diperbolehkan bagi saya untuk melakukan shalat Witir sebelum tidur, karena saya baru bangun bersamaan dengan shalat Shubuh? Dan apakah hal itu dianggap termasuk shalat malam?

Jawaban.
Jika telah menjadi kebiasaan Anda, bahwa anda tidak bangun kecuali ketika adzan Shubuh berkumandang, maka yang paling utama Anda lakukan adalah mendahulukan shalat yang ingin anda lakukan sebelum Anda tidur, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwasiat kepada Abu Hurairah Radhiyallahu anhu agar melakukan shalat Witir sebelum dia tidur, maka Anda pun hendaklah melakukan shalat yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala wajibkan kepada Anda, kemudian melakukan shalat Witir sebelum tidur dan tidurlah setelah melakukan shalat Witir.

Namun jika Anda mampu untuk bangun sebelum adzan Shubuh dan berkeinginan melakukan shalat sunnah, maka diperbolehkan melakukan shalat sunnah ini sebanyak dua raka’at-dua raka’at dan tidak perlu mengulangi shalat Witir.

KETIKA ADZAN SHUBUH BERKUMANDANG SAAT MELAKSANAKAN SHALAT WITIR[2]

Pertanyaan.
Ada seseorang melakukan shalat Witir dan di tengah-tengah shalatnya, muadzin mengumandangkan adzan Shubuh, apakah hukumnya, apakah shalatnya disempurnakan? Apa yang harus dilakukannya?

JawabaN.
Ya, jika adzan berkumandang ketika dia di tengah shalat Witir, maka shalatnya disempurnakan dan hal itu tidak mengapa baginya.

[Disalin dari kitab “Kaanuu Qaliilan minal Laili maa Yahja’uun” karya Muhammad bin Su’ud al-‘Uraifi diberi pengantar oleh Syaikh ‘Abdullah al-Jibrin, Edisi Indonesia Panduan Lengkap Shalat Tahajjud, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]
________
Footnote
[1]. Fataawa Islaamiyyah, (I/338).
[2]. Min Fataawa Islaamiyyah, dihimpun oleh Muhammad al-Musnid, (I/346).

Hadits Tentang Ikhlas Hadis Tentang Ikhlas Ikhlas Kepada Allah Dlm Beirbadah Dakwah Tentang Ikhlas Dalam Berniat Hadits Tentang Ikhlas Dalam Beribadah