Macam-Macam Riya’

MACAM-MACAM RIYA’1

  1. Riya’ badan, yaitu dengan memperlihatkan badan yang kurus dan pucat agar orang lain melihat bahwa dia adalah orang yang rajin di dalam beribadah, sangat takut akan akhirat, atau dengan suara yang lembut, menampakkan mata yang cekung atau dengan menampakkan kelayuan badan agar menunjukkan bahwa dia adalah orang yang selalu rajin di dalam berpuasa.
  2. Riya’ dari segi perhiasan, dengan membuat bekas sujud pada muka, atau dengan memakai hiasan khusus, yang sebagian kelompok menganggapnya bahwa dia adalah seorang ulama, dia memakai pakaian tersebut agar disebut sebagai seorang alim.
  3. Riya’ dengan ucapan, riya’ ini paling banyak dilakukan oleh ahli agama ketika memberikan nasihat, dan menghafal suatu riwayat ketika berbicara, menampakkan keluasan ilmu, menggerakkan dua bibir dengan dzikir di hadapan orang lain, menampakkan kemarahan ketika mengingkari kemungkaran di hadapan orang lain dan memelankan suara dan melembutkannya ketika membaca al-Qur-an agar hal tersebut menunjukkan rasa takut, sedih dan kekhusyu’an.
  4. Riya’ dengan perbuatan, seperti riya’ orang yang melakukan shalat dengan lama berdiri, ruku’ dan sujud, dan dengan menampakkan kekhusyu’an. Riya’ dengan puasa, berperang, haji, shadaqah, juga yang lainnya.
  5. Riya’ dengan banyaknya teman dan orang-orang yang mengunjunginya, seperti orang yang berusaha untuk mengundang para ulama atau ahli ibadah ke rumahnya agar dikatakan kepadanya, “Sesungguhnya si fulan telah mengunjungi si fulan,” atau dengan mengundang banyak orang ke rumahnya agar dikatakan kepadanya, “Bahwa ahli agama selalu datang dan pergi kepadanya.”

[Disalin dari buku “IKHLAS: Syarat Diterimanya Ibadah” terjemahkan dari Kitaabul Ikhlaash oleh Syaikh Husain bin ‘Audah al-‘Awayisyah. Penerjemah Beni Sarbeni, Penerbit PUSTAKA IBNU KATSIR Bogor]
______
Footnote
1  Semua macam ini dinukil dari kitab Mukhtashar Minhaajil Qaashidiin dengan sedikit perubahan (hal. 223, 224, 225).

Baca Juga  Bagaimana Menghindari Riya’?