Maksud Dan Arti Hayya ‘Alal Falah

Arti Hayya Alal Falah Hayya Alal Falah Hayya Alal Falah Artinya Falah Hayya

MAKSUD DAN ARTI HAYYA ‘ALAL FALAH

Pertanyaan.

Apa maksud dan arti hayya ‘alal falâh?

Jawaban

Hayya ‘alal falâh adalah salah satu kalimat di dalam adzan, artinya adalah : Marilah menuju keberuntungan. Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Hayya ‘alal falâh artinya adalah : Marilah menuju keberuntungan dan keselamatan. Ada yang mengatakan : Marilah menuju kekekalan. Maksudnya, datanglah untuk melakukan sebab kekekalan di dalam surga”. [Syarah Shahîh Muslim, hadits no. 379]

Dengan demikian ketika seorang muadzin menyerukan hayya ‘alal falâh, maka sesungguhnya dia mengajak manusia menuju surga, karena keberuntungan, kemenangan, dan keselamatan hakiki adalah masuk surga dan selamat dari neraka. Sehingga sepantasnya bagi orang beriman menyambutnya dengan mendatangi masjid untuk shalat berjama’ah. Marilah kita perhatikan hadits di bawah ini:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata:

أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ أَعْمَى فَقَالَ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ إِنَّهُ لَيْسَ لِيْ قَائِدٌ يَقُوْدُنِيْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَسَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُرَخِّصَ لَهُ فَيُصَلِّيَ فِي بَيْتِهِ فَرَخَّصَ لَهُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ هَلْ تَسْمَعُ النِّدَاءَ بِالصَّلاَةِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَجِبْ

Seorang lelaki buta datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu dia berkata: “Wahai Rasulullâh, sesungguhnya aku tidak memiliki penuntun yang menuntunku ke masjid”, dia meminta keringanan kepada Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk shalat di rumahnya. Maka beliau n memberikan keringanan kepadanya. Ketika dia telah berpaling, beliau memanggilnya lalu bertanya, “Apakah engkau mendengar adzan shalat”, dia menjawab, ” Ya”. Beliau bersabda, “Kalau begitu maka sambutlah“. [HR Muslim, no:653]

Dari riwayat-riwayat lain, disebutkan bahwa Sahabat yang buta ini memiliki beberapa perkara yang memberatkannya untuk datang ke masjid, yaitu:

  1. Buta
  2. Tidak punya penuntun
  3. Rumahnya jauh dari masjid
  4. Banyak pepohonan antara rumahnya dengan masjid
  5. Banyak binatang berbisa dan binatang buas di Madinah saat itu
  6. Sudah tua dan lemah tulangnya.

Namun demikian, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memberi keringanan meninggalkan shalat jama’ah di masjid! Kalau demikian, maka bagaimana dengan orang-orang yang sehat ? Maka seharusnya kita menyambut seruan adzan itu dengan sebaik-baiknya.

Wallâhul Muwaffiq.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 08/Tahun XIII/1430H/2009M . Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196. Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]

Arti Dari Hayya Alal Falah Arti Haya Alal Falah Arti Hayya Arti Dari Hayya Ala Sholah Hayya Ala Falah