Taubat Nashuha Adalah Pembersih Hati, Penghapus Dosa Dan Mengundang Keridhaan Allah

KEUTAMAAN-KEUTAMAAN TAUBAT NASHUHA

5. Taubat nashuha adalah pembersih hati, penghapus dosa dan mengundang keridhaan Allah
Allah Ta’ala berfirman:

إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا 

“Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan)… .” [At-Tahriim/66: 4]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اْلعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ، فَإِنْ هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ صُقِلَ قَلْبُهُ، وَإِنْ عَادَ زِيْدَ فِيْهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِيْ ذَكَرَ اللهُ تَعَالَى كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jika seorang hamba berbuat kesalahan maka akan terdapat bintik hitam dalam hatinya, namun jika ia mengulangi lagi akan ditambahkan bintik hitam tersebut hingga, (memenuhi) menguasai hatinya. Inilah makna raan (karat) yang disebutkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya ‘Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.’” [Al-Muthaffifin/83: 14]. Telah berlalu takhrijnya pada bab: Setiap Anak Adam Alaihissallam Pasti Bersalah.

6. Taubat nashuha akan membuat kehidupan dunia menjadi damai, tenang, dan baik
Allah Ta’ala berfirman melalui lisan Nabi Hud Alaihissallam:

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabb-mu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah diten-tukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat.” [Huud/11: 3]

[Disalin dari buku Luasnya Ampunan Allah”  Terjemahan dari kitab at-Taubah an-Nashuuh fii Dhau-il Qur-aan al-Kariim wal Ahaa-diits ash-Shahiihah,  Ditulis oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali hafizhahullaah, Penerjemah Ruslan Nurhadi, Lc. Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]