Apa Konsekwensi Seorang Dokter Ketika Pasiennya Meninggal Saat Operasi?

APA KONSEKUENSI SEORANG DOKTER KETIKA PASIENNYA MENINGGAL DUNIA SAAT OPERASI?

Pertanyaan
Terkait dengan para dokter yang melakukan operasi, jika salah seorang pasien meninggal dunia ketika sedang melakukan operasi, apa konsekuensi untuk hal itu ataukah mereka terkena kafarat (membayar tebusan)?

Jawaban
Alhamdulillah.

Kalau yang terjadi di antara mereka itu kelalaian sampai pasien meninggal atau dokter tersebut kurang bagus dalam melakukan operasi, maka dia bertanggung jawab. Maka diharuskan membayar kafarat (tebusan) dan membayar diyat juga kepada keluarganya, serta kerabat lelaki dari jalur ayahnya. Karena hal ini termasuk pembunuhan secara sengaja.

Namun jika dokter itu ahli dan pakar dalam operasi, sementara kondisi pasien tidak kuat akan hal ini, serta tidak ada kelalaian, maka tidak mengapa bagi  mereka (para dokter) dan mereka tidak ada tanggungan dan tebusan.”

(Al-Muntaqa Min Fatawa Syekh Sholeh Al-Fauzan, 3/280).

ماذا يلزم الطبيب إذا مات المريض أثناء العملية ؟

السؤال 97818

بالنسبة للأطباء الذين يجرون العمليات، لو فرضنا وفاة أحد المرضى بين أيديهم وهم يجرون العملية بسبب هذه العملية ؛ ألا يلحقهم في ذلك شيء أو يلزمهم كفارة ؟

الجواب


الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، وبعد

” إذا حصل منهم تفريط نتج عنه وفاة الشخص، أو كان الطبيب لا يحسن إجراء العملية؛ فإنه في هذا يكون عليه مسؤولية، يكون عليه الكفارة والدية أيضًا على عاقلته؛ ( أقاربه الذكور من جهة الأب ) لأن هذا يعتبر من قتل الخطأ، أما إذا كان الطبيب مثلاً خبيرًا بإجراء العملية، وحالة المريض تتحمل هذا الشيء، ولم يحصل تفريط؛ فإنه لا حرج عليهم في ذلك، وليس عليهم ضمان ولا كفارة ” .
” المنتقى من فتاوى الشيخ صالح الفوزان ” ( 3 / 280 )

Baca Juga  Dokter dan Perawat Memperoleh Keutamaan Menjenguk Orang Sakit?
  1. Home
  2. /
  3. A7. Wabah Penyakit dan...
  4. /
  5. Apa Konsekwensi Seorang Dokter...