DAFTAR ISI
Penjelasan Wanita Adalah Makhluk Kurang Akalnya dan Agamanya
- Antara Akal yang Sehat dan Nash yang Jelas
- Dalil Aqli (Akal) yang Benar Akan Sesuai Dengan Nash yang Shahih
- Mendahulukan Syara Atas Akal
- Tidak Mempertentangkan Nash Wahyu Dengan Akal
Sebagian Ulama membagi akal menjadi dua jenis yaitu akal dasar dan akal bentukan. Akal dasar adalah kemampuan dasar manusia untuk berfikir dan memahami sesuatu yang dibawa sejak lahir. Sedangkan akal bentukan adalah kemampuan berfikir dan memahami, yang dibentuk oleh pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang.
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Jika dua akal ini berkumpul pada seorang hamba, maka itu merupakan anugerah besar yang diberikan oleh Allâh kepada hamba yang dikehendaki-Nya, urusan hidupnya akan menjadi baik, dan pasukan kebahagiaan akan mendatanginya dari segala arah.[3]
Tentunya adanya pembedaan dua jenis akal di atas, tidak berarti adanya pemisah antara akal dasar dengan akal bentukan. Karena akal bentukan pada dasarnya adalah akal dasar yang telah berkembang seiring bertambahnya ilmu dan pengalaman yang diperoleh seseorang. Bisa dikatakan, bahwa akal bentukan melazimkan adanya akal dasar. Sebaliknya, sangat nadir adanya akal dasar yang tidak berkembang seiring berjalannya waktu, wallahu a’lam.
- Home
- /
- A1. Headline Almanhaj
- /
- Akal, Keistimewaan dan Keutamaannya