DAFTAR ISI
- Interaksi Dengan Al-Qu’ran Di Bulan Ramadhan
- Ramadhan dan Turunnya Al Qur’an
- Disunahkan Khataman Al-Quran Di Bulan Ramadhan
- Tabbaruk Dengan Membaca Al Qur’an Al Karim
- Hajrul Qur’an Dan Macam-Macamnya
Inilah Al-Qur’an Wahai Ummat Islam
- Keutamaan Membaca Al-Qur’an
- Keutamaan Membaca dan Menghapal Al-Qur’an
- Salafus Shalih dan Al-Qur`an
- Hindari Koran, Tadabburi Al-Qur’an
- Keistimewaan-keistimewaan Al-Qur’an
Disunahkan bagi seorang muslim untuk memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadan dan bersungguh-sungguh untuk dapat mengkhatamkannya. Akan tetapi, perkara itu tidak diwajibkan atasnya. Maksudnya, jika dia tidak mengkhatamkan Al-Quran, maka dirinya tidak berdosa, akan tetapi dia telah kehilangan kesempatan meraih pahala yang banyak.
Dalil dari hal tersebut adalah apa yang diriwayatkan oleh Bukhari, no. 4614,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه : ( أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه )
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, “Sesungguhnya Jibril mengulang kembali Al-Quran kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam sekali dalam setahun. Pada tahun wafatnya beliau, Dia mengulangnya dua kali.”
Ibnu Atsir berkata dalam Al-Jami Fi Gharibil Hadits, 4/64, maksudnya adalah bahwa dia mengulang kembali seluruh Al-Quran yang pernah diturunkan.
- Home
- /
- A1. Headline Almanhaj
- /
- Khataman Al-Qur’an di Bulan...