Perintah Mengikuti Sunnah dan Larangan dari Fanatisme dan Taqlid

DAFTAR ISI

  1. Antara Taqlid dan Ittiba’
  2. Taqlid yang Diharamkan
  3. Taqlid yang Wajib

Larangan dari Fanatisme dan Taqlid

  1. Taklid Dapat Menghambat Hidayah
  2. Bertaklid Kepada Seorang Ulama yang Dikenal Ilmu dan Amanahnya
  3. Kewajiban Seseorang Awam Untuk Taklid Kepada Ulama Negerinya

Maka, seorang muslim tidak boleh menjadikan seorang syaikh, madzhab, kelompok, jama’ah, nalar, pendapat, (aturan) politik, adat, taqlid, budaya, warisan nenek moyang, sebagai panutan dan diterima begitu saja tanpa melihat dalil. Seorang muslim tidak bisa dikatakan muslim yang sempurna, sampai ia melaksanakan ubudiyah (penghambaan diri) hanya untuk Allah saja dan menjadikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai orang yang dia ikuti. Barangsiapa yang menisbatkan diri kepada salah satu madzhab, kelompok atau jama’ah atau akal, maka ucapannya “Asyhadu anna Muhammad Rasulullah” masih dianggap kurang dan tidak sempurna.

  1. Home
  2. /
  3. A1. Headline Almanhaj
  4. /
  5. Perintah Mengikuti Sunnah dan...
Baca Juga  Kewajiban dan Keutamaan Ibadah Haji