ISIS Memperburuk Islam Dan Citra Islam Yang Bersih

ISIS MEMPERBURUK ISLAM DAN CITRA ISLAM YANG BERSIH

Saya hendak katakan, bahwa andaikan semua orang kafir besatu padu, dengan pasukan kavaleri maupun infanterinya, untuk memperburuk hakikat dan citra Islam –orang-orang kafir memang telah dan akan terus melakukan hal tersebut- niscaya mereka itu tidak akan sanggup mencemarinya sedikitpun, seperti pencemaran yang dilakukan jamaah takfiri ini (ISIS). Meskipun kelompok takfiri itu menyangka bahwa mereka melakukan tindakan terbaik, sebagaimana disindir dalam firman Allah.

وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

“… Sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya”. [al-Kahfi/18:104]

Itu dengan asumsi bahwa jama’ah takfiri ini (ISIS)  memiliki niat baik, meski niat baik saja tidak cukup untuk menjadikan baik amalan syar’i apa pun. Lantas bagiamana jika kenyataan mereka tidak seperti itu?

Sebab, kasih sayang merupakan prinsip utama dalam mengajak orang lain memeluk Islam. Sementara, pedang adalah pengecualian dari prinsip ini, seperti firman Allah.

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Sungguh, Kami telah mengutus Rasul-Rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata, dan Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil. Dan Kami menciptakan besi yang mempunyai kekuatan, hebat dan banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan Rasul-Rasul-Nya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat, Mahaperkasa. [al-Hadid/57:25]

[Disalin dari kitab Da’isy al-Iraqi wa asy-Syam fi Mizanis Sunnah wal Islam, edisi Indonesia ISIS Khilafah Islamiyah atau Khawarij?, Penulis Syaikh Ali Hasan al-Halabi (1436H/2015M), Penerjemah Umar Mujtahid, Lc. Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Ramadhan 1436H/Juli 2015M]