DAFTAR ISI
- Madzhab dan Perkembangannya
- Belajar Fiqih Harus Mengikuti Salah Satu Dari Empat Madzhab?
- Seruan Kepada Madzhab Dalam Pembelajaran Fiqih
Sikap Fanatik Terhadap Salah Satu Imam Madzhab
- Apakah Diwajibkan Untuk Mengikuti Salah Satu Madzhab?
- Berafiliasi Mazhab Fiqih Tidak Dengan Sendirinya Perpecahan
- Bertaqlid Kepada Madzhab dan Menolak Untuk Belajar
Para Ulama dan imam madzhab telah berjasa mendekatkan ilmu agama kepada umat. Semoga Allâh Azza wa Jalla merahmati dan membalas jasa mereka. Kita boleh mengikuti salah satu madzhab itu, tetapi tidak wajib. Bahkan madzhab empat yang terkenal belum ada di generasi awal umat Islam yang merupakan generasi terbaik. Bermadzhab tidaklah tercela, sebagaimana tidak bermadzhab juga bukan merupakan kesalahan. Yang salah adalah fanatik kepada madzhab atau imam tertentu dengan terus mengikuti pendapatnya meskipun pendapatnya itu jelas menyelisihi dalil. Padahal sikap seperti ini dilarang oleh para imam itu sendiri. Seluruh imam madzhab yang empat diriwayatkan mengatakan demikian. Imam Syâfi’i rahimahullah –misalnya- mengatakan, “Jika haditsnya shahîh, maka ambillah dan campakkanlah pendapatku (yang menyelisihinya) ke dinding.”
- Home
- /
- A1. Headline Almanhaj
- /
- Fanatik Terhadap Salah Satu...