Menyingkap Syubhat Orientalis Tentang Hadits

MENYINGKAP SYUBUHAT ORIENTALIS TENTANG HADITS Oleh Ustadz DR Muhammad Nur Ihsan Tidak di ragukan bahwa Hadits adalah masdar at talaqqi (sumber kedua pengambilan hukum) dalam Islam. Ia adalah wahyu dari Allâh Azza wa Jalla seperti al-Qur’ân. Dan sungguh Hadits yang mulia ini sejak kemunculan Islam telah menghadapi bermacam serangan, celaan dan kritikan dari musuh musuh

Membongkar Akar Orientalisme

MEMBONGKAR AKAR ORIENTALISME Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc, Setelah Allâh Azza wa Jalla mengutus Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan ajaran ilahi kepada kaum Muslimin. Bangsa Arab khususnya dan kaum Muslimin umumnya menjadi umat yang bersatu seperti bangunan yang kokoh, saling melengkapi dan saling menunjang antar bagiannya. Sehingga tercipta suasana kehidupan mapan, nyaman dan mulia.

Keutamaan Dzikir Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

KEUTAMAAN DZIKIR KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حَفِظَهُ الله تَعَالَى عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ بُسْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّ شَرَائِعَ الْإسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ ، فَأَنْبِئْنِيْ مِنْهَا بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ ؟ قَالَ : لاَ يَزَالُ

Nama Allâh Al-Ahad Dan Al-Wahid (Yang Maha Esa)

NAMA ALLAH AL-AHAD DAN AL-WAHID (YANG MAHA ESA) Nama al-Ahad ini hanya disebutkan dalam satu surat saja, yaitu di dalam Surat al-Ikhlash. Allâh Azza wa Jalla berfirman : قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ Katakanlah, “Dia-lah Allâh, Yang Maha Esa. Allâh adalah Rabb

Sewa Menyewa Yang Berakhir Dengan Pemilikan Barang Yang Disewakan

IJARAH MUNTAHIYAH BIT TAMLIK (SEWA MENYEWA YANG BERAKHIR DENGAN PEMILIKAN BARANG DISEWAKAN) Al-ijâratul muntahiya bit tamlîk (financial leasing with purchase option) atau akad sewa menyewa yang berakhir dengan kepemilikan adalah sebuah istilah modern yang belum dikenal dikalangan Ulama ahli fikih terdahulu. Namun permasalahan ini telah sering dibahas oleh para Ulama baik melalui penelitian ilmiyah ataupun

Shalat Sunnat Dua Rakaat Sesudah Shalat ‘Ashar

SHALAT SUNNAT DUA RAKAAT SESUDAH SHALAT ASHAR Oleh Ustadz Abu Ihsan al-Atsari MUKADDIMAH Berkenaan dengan permasalahan shalat sunnat dua rakaat sesudah shalat Ashar yang banyak pertanyakan oleh para pembaca dari makalah yang telah kami tulis sebelumnya dan juga yang tercantum dalam buku kami yang berjudul ‘Panduan Amal Sehari Semalam’, maka berikut ini kami menyantumkan sekilas

Sucikan Diri Benahi Hati

SUCIKAN DIRI BENAHI HATI Sejak dahulu kala semua orang yang berakal, berpendidikan dan berbudaya mendambakan pensucian jiwa dan perbaikan hati. Mereka menempuh berbagai cara, menerapkan metode-metode dan meniti banyak jalan untuk menggapai cita-cita tersebut. Namun ada diantara mereka yang justru menyiksa diri sendiri dengan melakukan perkara-perkara yang melelahkan dan menyakitkan karena tidak sesuai syariat. Akibatnya,

Buku Pegangan Sufi, Sarat Hadits-Hadits Palsu

BUKU PEGANGAN SUFI, SARAT HADITS-HADITS PALSU Kemunculan firqah-firqah yang menggulirkan banyak perkara baru dalam agama (bid’ah-bid’ah), seperti golongan Sufi, telah mendatangkan fitnah dan ujian tersendiri terhadap keyakinan dan amaliah umat Islam. Fitnah ini salah satunya dalam bentuk ajakan mengagungkan Rasûlullâh hanya melalui ucapan-ucapan lisan saja, dengan mengesampingkan ajakan mengikuti perbuatan-perbuatan beliau. Dengan begitu, mereka telah

Beruntunglah Orang-Orang Yang Beriman

BERUNTUNGLAH ORANG YANG BERIMAN Oleh Ustadz Nur Kholis bin Kurdian إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Shâbi’un, siapa saja di antara mereka yang beriman kepada Allâh dan hari

Kecintaan Dan Kedekatan Sesama Mukmin

KECINTAAN DAN KEDEKATAN SESAMA MUKMININ Oleh Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Aalu Syaikh Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla telah menjadikan walâyah (kedekatan dan kecintaan) di antara kaum Mukminin. Oleh karena itu, seorang Mukmin harus mencintai saudaranya sesama Mukmin dengan tulus dari dalam hatinya. Karena hati-hati mereka sama-sama mencintai Allâh, mencintai Rasul-Nya, dan tunduk pasrah kepada-Nya