Pelaku Dosa Yang Mengandung Hukuman Had Lalu Bertaubat

PELAKU DOSA YANG MENGANDUNG HUKUMAN HAD LALU BERTAUBAT[1] Pertanyaan. Misalkan saja seseorang mencuri atau melakukan suatu dosa besar, di mana mengakibatkannya mendapatkan hukuman had syar’i; lalu ia bertaubat kepada Allâh Azza wa Jalla ; sedangkan had tidak diterapkan kepadanya; maka apakah Allâh Azza wa Jalla akan menerima taubatnya ataukah tidak? Jawaban. Taubat itu sudah mencukupi.

Cara Mengkompromikan Antara Dua Firman Allâh Subhanahu Wa Ta’ala

CARA MENGKOMPROMIKAN ANTARA DUA FIRMAN ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA[1] Pertanyaan. Allâh Azza wa Jalla berfirman: إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

Doa  Memohon Petunjuk Dan Istiqamah

DOA MEMOHON PETUNJUK DAN ISTIQOMAH اللهُمَّ اهْدِنِي وَسَدِّدْنِي Ya Allâh, berilah aku petunjuk, dan luruskanlah aku. Ini adalah doa yang diajarkan Rasul  Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu. Terkandung di dalamnya dua permintaan agung, yaitu memohon petunjuk (al-hudâ) dan memohon kelurusan (as-sadâd). Dan dua hal ini tidak akan diraih hamba

Memperbanyak Taubat

MEMPERBANYAK TAUBAT Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc وَعَنْ الأَغَرِّ بْنِ يَسَارٍ الْمُزَنِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ  صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  « يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ، فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ»،  رَوَاهُ مُسْلِمٌ Dari al Aghar bin Yasâr Al Muzani Radhiyallahu anhu beliau berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Sudahkah Kita Mengagungkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala?

SUDAHKAH KITA MENGAGUNGKAN ALLÂH SUBHANAHU WA TA’ALA? Oleh Abu Abdillah Hamzah an-Nayili[1] Allâh Subhanahu wa Ta’ala mencela orang-orang yang tidak mengagungkan Allâh Azza wa Jalla sebagaimana mestinya dan tidak mengenal-Nya dengan sebenar-benarnya serta tidak menyifati-Nya dengan sifat sebenarnya. Allâh Azza wa Jalla berfirman: مَا لَكُمْ لَا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَارًا Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran

Ta’zhîm (Mengagungkan) Allâh Subhanahu Wa Ta’ala Maksud Dan Urgensi Mengimaninya

TA’ZHIM (MENGAGUNGKAN) ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA MAKSUD DAN URGENSI MENGIMANINYA Oleh Abu Abdillah Hamzah an-Nayili[1] Di antara faktor terbesar yang mendukung keshalihan (baiknya) hati seseorang dan kebahagiaannya adalah pengagungannya terhadap Allâh al-Khâliq. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak ada kebahagiaan, tidak pula kemenangan, keshalihan ataupun kenikmatanbagi hamba, kecuali bila ia mengenal Allâh yang menciptakan mereka

Manfaat Mengimani Nama Allâh Subhanahu Wa Ta’ala ” Al-Azhîm”

MANFAAT MENGIMANI NAMA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA “AL-AZHIM” Oleh Abu Abdillah Hamzah an-Nayili[1] Mengimani nama-nama Allâh Subhanahu wa Ta’ala serta kandungan maknanya yang agung akan membuahkan banyak manfaat dalam hati hamba yang mengimaninya. Diantara manfaat ini ada yang bisa dipetik hasilnya dalam kehidupan di dunia dan ada pula yang ditunda perolehannya dalam kehidupan abadi di

Sujud Sahwi

SUJUD SAHWI Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Lupa adalah bagian dari kehidupan manusia sehingga Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah lupa dalam shalat untuk sebuah hikmah. Lupanya Beliau dalam shalat merupakan nikmat Allâh Azza wa Jalla yang dianugerahkan kepada umat ini dan juga sebagai penyempurna agama Islam, agar kaum Muslimin mencontoh Beliau Shallallahu ‘alaihi

Hadits Palsu Tentang Aqiqah Dengan Onta, Sapi Atau Kambing

HADITS PALSU TENTANG AQIQAH DENGAN ONTA, SAPI ATAU KAMBING. Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc عَنْ أَنَسٍ مَرْفُوْعًا: ” يُعَقُّ عَنْهُ مِنَ الإِبِلِ وَالْبَقَرِ وَالْغَنَمِ “. رواه الطبرانى Dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu secara marfu’ : “Diaqiqahi dari seorang dengan onta, sapi atau kambing”. [HR. Ath-Thabrani] TAKHRIJ Hadits ini dikeluarkan ath-Thabrâni rahimahullah dalam al-Mu’jam ash-Shaghîr

Allâh Azza Wa Jalla Mengetahui Segalanya

ALLAH AZZA WA JALLA MENGETAHUI SEGALANYA Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Di antara sifat Allâh Azza wa Jalla yang menunjukkan kesempurnaan-Nya adalah sifat ilmu. Dan sifat ilmu bagi Allâh Azza wa Jalla merupakan sifat dzatiyah tsubutiyah, yaitu sifat yang selalu ada pada Allâh Azza wa Jalla , tidak pernah pisah dengan Dzat Allâh. DALIL-DALIL