Bertahap Dalam Pengharaman Di Dalam Syari’at

Oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah Lc MA Allâh Azza wa Jalla berfirman: يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ Mereka bertanya kepadamu tentang khamer (miras) dan judi. Katakanlah, ‘Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa

Istiqâmah Di Atas Al-Qur’an Dan Sunnah Jalan Keselamatan

Istiqâmah di atas sunnah adalah keinginan setiap orang yang benar-benar beriman yang berharap bisa meraih ridha Allâh Azza wa Jalla dan kebahagiaan akhirat serta takut terhadap murka Allâh Azza wa Jalla. Konsisten di atas ketaatan sampai tutup usia adalah kenikmatan tiada tara bagi orang yang beriman. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ada seorang lelaki yang

Ambillah Akidah Dari Al-Qur’an Dan As-Sunnah Yang Shahih

Masalah akidah atau keimanan adalah masalah yang paling mendasar dan urgen dalam agama Islam. Masalah akidah dan keimanan merupakan masalah ghaib yang tidak bisa diketahui secara mendetail kecuali dengan hidayah atau bimbingan wahyu Allâh Azza wa Jalla yang diturunkan kepada umat manusia melalui para utusan-Nya. Oleh karena itu, kita disyari’atkan untuk selalu memohon dan memperbanyak

Doa Meminta Ampun Pada Hari Pembalasan

رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ Ya Rabbi, ampunilah kesalahanku pada hari Pembalasan!  Ungkapan tersebut diucapkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kala ditanya Aisyah: “Ibnu Jud’an, pada masa jahiliah ia menyambung tali kekerabatan, memberi makan orang miskin, apakah itu bermanfaat baginya?” Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak wahai Aisyah! Sesungguhnya ia sama sekali

Sujud Sahwi Bagi Makmûm

Makmûm dalam shalat mengikuti imam dan tidak boleh menyelisihinya dengan sebuah perbuatan, sebagaimana dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya: إِنَّمَا جُعِلَ الإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ، فَلاَ تَخْتَلِفُوا عَلَيْهِ، فَإِذَا رَكَعَ، فَارْكَعُوا، وَإِذَا قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، فَقُولُوا: رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ، وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا، وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا، فَصَلُّوا جُلُوسًا أَجْمَعُونَ Imam dijadikan untuk diikuti

Kedatangan Utusan Thayyi’

Oleh Ustadz  Abu Firas Luthfi bin Muhammad Yasin Pembahasan ini adalah lanjutan pembahasan kedatangan delegasi dari penjuru Arab. ASAL USUL THAYYI’ Thayyi’ adalah Thayyi’ bin Udad bin Zaid bin Yasyjub bin Arib bin Zaid bin Kahlan bin Saba’[1]. Dikatakan nama aslinya Jalhamah kemudian disebut Thayyi’ karena ia orang pertama yang membangun sumur dengan batu. Dikatakan,

Istighfar Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Setiap Harinya

Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc وعَنْ أبي هُرَيْرَةَ  رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي اليَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhubeliau berkata: Aku telah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Demi Allâh aku sungguh beristighfar dan bertaubat kepada Allâh

Keutamaan Menjadi Penyeru Kebaikan

OlehDR. Husain bin Naffa`al-Jâbiri[1] Dakwah untuk menyeru manusia kepada Allâh Azza wa Jalla termasuk amal ketaatan yang paling agung dan ibadah paling afdhal  yang dilakukan seorang hamba kepada Rabbnya Azza wa Jalla. Allâh Azza wa Jalla berfirman : Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى

Allah Maha Hidup Tidak Akan Mati

Oleh Ustazd Abu Ismail Muslim Al-Atsari Allâh Pencipta seluruh makhluk, Dia memiliki semua sifat-sifat kesempurnaan. Di antara sifat-sifat kesempurnaan Allâh Subhanahu wa Ta’ala adalah sifat hayat (hidup). Sifat hidup bagi Allâh tidak ada permulaannya dan tidak ada akhirnya, karena sifat-Nya sempurna yang tidak ada kekurangan dari sisi manapun juga. DALIL AL-QUR’AN Sifat hidup bagi Allâh

Mengganggu Hak Orang, Hukuman Segera Datang

Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Islam adalah yang sempurna, semua jenis kebaikan telah diperintahkan dan semua jenis keburukan telah diharamkan. Allâh Azza wa Jalla berfirman di dalam kitab suci al-Qur’an: إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ Sesungguhnya Allâh menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat