Dialog Kedua Bersama Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan.
Inti Dialog Politik dan Pemikiran Bersama Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan adalah sebagai berikut :
- Urgensi aqidah dan peran aqidah dalam kehidupan seorang muslim
- Fenomena berbilang-bilangnya jama’ah
- Hukum Ba’iat
- Apakah mendirikan jamaah-jamaah merupakan kebutuhan darurat dakwah
- Fenomena sikap ekstrim
- Hukum mengkafirkan masyarakat dan anarki terhadap pelaku maksiat dan fasik
- Hukum menggunakan istilah jahiliyah terhadap masyarakat muslim
- Pedoman islam dalam menghadapi penguasa muslim
- Metode menyampaikan nasehat kepada penguasa
- Metodologi dakwah
- Manhaj ahlus sunnah wal jamaah dalam amar ma’ruf nahi mungkar
- Apakah manhaj ahlus sunnah wal jamaah layak diterapkan sekarang ini?
- Terlalu mudah memvonis kafir kepada kaum muslimin
- Penggunaan istilah murtad terhadap orang lain
Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, salah seorang anggota Lembaga Majelis Ulama di Kerajaan Saudi Arabia, dekan Ma’had Al-Aali lil Qadha cabang Universitas Islam Muhammad bin Su’ud di Riyadh dan anggota Lajnah Da’imah Urusan Fatwa, dalam dialog ini secara terbuka menegaskan urgensi aqidah dalam kehidupan manusia. Beliau menjelaskan bahwa pembenahan aqidah yang merupakan asas Dienul Islam. Hal itu tidaklah berlebihan karena syahadah Laa Ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullah merupakan rukun Islam yang pertama. Dan para rasul pertama kali menyeru kaumnya untuk membenahi aqidah mereka. Sebab aqidah merupakan dasar pondasi seluruh amal ibadah dan perbuatan yang dilakukan. Tanpa pembenahan aqidah amal menjadi tiada berguna.