Pengertian Antara Taqlid dan Ittiba

DAFTAR ISI

  1. Antara Taqlid dan Ittiba’
  2. Taqlid yang Diharamkan
  3. Taqlid yang Wajib

Larangan dari Fanatisme dan Taqlid

  1. Taklid Dapat Menghambat Hidayah
  2. Bertaklid Kepada Seorang Ulama yang Dikenal Ilmu dan Amanahnya
  3. Kewajiban Seseorang Awam Untuk Taklid Kepada Ulama Negerinya

Ittiba’ adalah menempuh jalan orang yang (wajib) diikuti dan melakukan apa yang dia lakukan.

Seorang muslim wajib ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dengan menempuh jalan yang beliau tempuh dan melakukan apa yang beliau lakukan. Begitu banyak ayat Al-Qur’an yang memerintahkan setiap muslim agar selalu ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam di antaranya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Katakanlah: “Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir” [Ali lmran/3 : 32]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” [Al-Hujurat/49:1]

  1. Home
  2. /
  3. A1. Headline Almanhaj
  4. /
  5. Pengertian Antara Taqlid dan...
Baca Juga  Panduan Praktis Menghitung Zakat Mal