Menasihati Pemerintah Dengan Cara yang Baik

DAFTAR ISI

  1. Metode Menyampaikan Nasehat Kepada Penguasa
  2. Ahlus Sunnah Menasihati Pemerintah Dengan Cara yang Baik
  3. Manhaj yang Benar Dalam Menasihati Pemerintah yang Zhalim

Dzulqarnain Penguasa yang Adil

  1. Arti Nasehat Kepada Para Pemimpin Kaum Muslimin
  2. Pemimpin Akan Berlepas Diri Dari Pengikutnya
  3. Pelajaran Dari Kisah Nabi Musa Dengan Fir’aun!

Prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah, tidak mengadakan provokasi atau penghasutan untuk memberontak kepada penguasa meskipun penguasa itu berbuat zhalim. Tidak boleh melakukan provokasi baik dari atas mimbar, tempat khusus atau pun umum dan media lainnya. Karena yang demikian menyalahi petunjuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Salafush Shalih.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْصَحَ لِذِي سُلْطَانٍ فَلاَ يُبْدِهِ عَلاَنِيَةً، وَلَكِنْ يَأْخُذْ بِيَدِهِ فَيَخْلُوْبِهِ، فَإِنْ قَبِلَ مِنْهُ فَذَاكَ وَ إِلاَّ كَانَ قَدْ أَدَّى الَّذِي عَلَيْهِ.

Barangsiapa yang ingin menasihati penguasa, janganlah ia menampakkan dengan terang-terangan. Hendaklah ia pegang tangannya lalu menyendiri dengannya. Jika penguasa itu mau mendengar nasihat itu, maka itu yang terbaik dan bila si penguasa itu enggan (tidak mau menerima), maka sungguh ia telah melaksanakan kewajiban amanah yang dibebankan kepadanya.

  1. Home
  2. /
  3. A1. Headline Almanhaj
  4. /
  5. Menasihati Pemerintah Dengan Cara...
Baca Juga  Kedudukan Baitul Maqdis (Masjidil Aqsha) Dalam Islam