• Yaumul Bat’s, Hari Kebangkitan

    Yaumul Bat’s, Hari Kebangkitan

    YAUMUL BAT’S, HARI KEBANGKITAN Oleh Abu Isma’il Muslim Atsari Allah Azza wa Jalla telah mengutus Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Beliau n datang membawa kebenaran sebelum datangnya hari Kiamat. Tidaklah beliau meninggalkan kebaikan apapun, kecuali telah beliau jelaskan kepada umatnya. Dan tidaklah beliau meninggalkan keburukan apapun juga, […]
  • Kiat Mendapatkan Syafaat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam

    Kiat Mendapatkan Syafaat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam

    KIAT MENDAPATKAN SYAFA’AT NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas  حفظه الله Orang-orang musyrik Arab berkeyakinan bahwa tuhan-tuhan mereka adalah para pemberi syafa’at kepada mereka di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan demikian mereka meyakini, bahwa Allah adalah Sang Pencipta, Sang Pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan. Menguasai pendengaran […]
  • Syafa’at Bermanfaat Bagi Penghuni Neraka Yang Beriman

    Syafa’at Bermanfaat Bagi Penghuni Neraka Yang Beriman

    SYAFA’AT BERMANFAAT BAGI PENGHUNI NERAKA YANG BERIMAN Oleh Ustadz Ahmas Faiz bin Asifuddin Seluruh Ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah bersepakat bahwa penghuni Neraka yang memiliki keimanan dalam hatinya, meskipun hanya seberat butir atom, akan keluar dari Neraka. Baik dengan syafa’at para nabi, malaikat atau orang mukmin, maupun dengan rahmat Allah Azza wa Jalla. Tetapi orang-orang […]
  • Mengenal Syafa’at

    Mengenal Syafa’at

    MENGENAL SYAFA’AT Oleh Ustadz Abu Ibrahim Arman bin Amri Inginkah Anda mendapatkan syafa’at Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hamba-hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala yang beriman di negeri akhirat? Sudah dapat dipastikan, jawaban dari pertanyaan di atas ialah, barangsiapa yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan hari akhir, tentu akan menginginkan syafa’at tersebut. Berikut, […]
  • Memahami Taqdir Secara Adil

    Memahami Taqdir Secara Adil

    MEMAHAMI TAQDIR SECARA ADIL Oleh Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin Bagi sebagian orang, memahami masalah taqdir tidaklah mudah. Buktinya, dalam hal ini banyak di antara kaum Muslimin yang terjebak pada salah satu di antara dua kutub kesesatan yang saling berlawanan. Kesesatan Jabariyah. Yaitu golongan yang berlebihan dalam masalah taqdir hingga menganggap bahwa manusia tidak memiliki kehendak […]
  • Memahami Takdir Allâh Subhanahu wa Ta’ala Menurut Perspektif Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

    Memahami Takdir Allâh Subhanahu wa Ta’ala Menurut Perspektif Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

    MEMAHAMI TAKDIR ALLAH SUBHANAHU WA T’ALA MENURUT PERSPEKTIF AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, M.A Iman kepada takdir dan ketentuan Allâh Azza wa Jalla bagi semua makhluk-Nya termasuk bagian dari prinsip dasar agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karenanya, keimanan seorang hamba tidak akan menjadi […]
  • Iman Kepada Takdir Membawa Sukses Dunia-Akhirat

    Iman Kepada Takdir Membawa Sukses Dunia-Akhirat

    IMAN KEPADA TAKDIR MEMBAWA SUKSES DUNIA–AKHIRAT Oleh Ustadz Ahmas Faiz bin Asifuddin Banyak orang salah memahami takdir. Walhasil muncul banyak kesesatan karenanya. Ada dua kubu ekstrim yang saling berlawanan arah dan sama-sama sesat dalam hal ini. Satu kubu menolak takdir. Mereka adalah Qadariyah dan Mu’tazilah serta pengikutnya. Sedangkan kubu lainnya menetapkan takdir secara salah. Mereka […]
  • Al-Walâ’ wal Barâ’

    Al-Walâ’ wal Barâ’

    AL-WALA WAL BARA Oleh Syaikh Sa’ad Al-Hushayyin Al-Walâ’ (kecintaan, kedekatan, pembelaan) itu adalah untuk Allâh, Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin. Sedangkan nasehat (yang bermakna ketulusan) diberikan kepada Allâh, kitab-Nya, Rasul-Nya, para imam (pemimpin) kaum Muslimin, dan orang-orang awam mereka. Allâh Azza wa Jalla berfirman : وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْغَالِبُونَ […]
  • Wala’ wal Bara’ dan Solidaritas yang Tidak Tepat

    Wala’ wal Bara’ dan Solidaritas yang Tidak Tepat

    WALA’ WAL BARA’ DAN SOLIDARITAS YANG TIDAK TEPAT Oleh Ustadz Abu Ashim bin Musthofa Ada tudingan miring kepada Salafiyyin, orang-orang yang mengikuti manhaj Salaf, bahwa mereka tidak peduli terhadap kondisi kaum Muslimin yang dipecundangi musuh, cenderung anti jihad dan terkesan menggembosi. Hanya berkutat dengan Al Qur’an, Hadits, hukum-hukum dan caci maki terhadap golongan-golongan kaum pergerakan. […]
  • Meluruskan Pemahaman Al-Wala’ dan Al-Bara’ (Sebuah Koreksi Loyalitas Seorang Muslim)

    Meluruskan Pemahaman Al-Wala’ dan Al-Bara’ (Sebuah Koreksi Loyalitas Seorang Muslim)

    MELURUSKAN PEMAHAMAN AL-WALA’ DAN AL-BARA’ (SEBUAH KOREKSI LOYALITAS SEORANG MUSLIM) Oleh Syaikh Shâlih Fauzân bin Abdillâh Al Fauzân Allah Azza wa Jalla mewajibkan kita agar memiliki al-wala`[1] kepada kaum Muslimin, dan al-bara`[2] terhadap orang-orang kafir. Allah berfirman : إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ […]
  • Menzhalimi Rakyat Termasuk Dosa Besar

    Menzhalimi Rakyat Termasuk Dosa Besar

    MENZHALIMI RAKYAT TERMASUK DOSA BESAR Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Mentaati pemerintah Muslim dalam perkara yang bukan maksiat merupakan kewajiban agama yang telah disepakati oleh Ahlus Sunnah wal Jamâ’ah. Bahkan ini merupakan salah satu prinsip Ahlus Sunnah yang menyelisihi para ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu. Sebaliknya pemerintah yang menjadi pemimpin harus menjalankan kewajibannya […]
  • Jangan Mencela Sahabat Rasulullah!

    Jangan Mencela Sahabat Rasulullah!

    JANGAN MENCELA SAHABAT RASULULLAH! Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسُبُّوا أَصْحَابِي فَلَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلَا نَصِيفَهُ Dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiyallahu ‘ahnu, beliau berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,”Janganlah […]
  • Kewajiban Mengikuti Cara Beragamanya Sahabat

    Kewajiban Mengikuti Cara Beragamanya Sahabat

    KEWAJIBAN MENGIKUTI CARA BERAGAMANYA SAHABAT Oleh Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat حفظه الله وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا Dan barangsiapa yang menentang/memusuhi Rasul sesudah nyata baginya al-hidayah (kebenaran) dan dia mengikuti selain jalannya orang-orang mu’min, niscaya akan Kami palingkan […]
  • Ancaman Bagi Orang Yang Membawakan Hadits Dhaif

    Ancaman Bagi Orang Yang Membawakan Hadits Dhaif

    BOLEHKAH HADITS DHA’IF DIAMALKAN DAN DIPAKAI UNTUK FADHAA-ILUL A’MAAL (KEUTAMAAN AMAL)? Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Para ulama Ahli Hadits berusaha mengumpulkan dan membukukan hadits-hadits lemah dan palsu dengan tujuan agar kaum Muslimin berhati-hati dalam membawakan hadits yang disandarkan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan agar tidak menyebarluaskan hadits-hadits itu […]
  • Pendapat Beberapa Ulama Tentang Hadits-Hadits Dhaif Untuk Fadhaailul A’maal (Keutamaan Amal)

    Pendapat Beberapa Ulama Tentang Hadits-Hadits Dhaif Untuk Fadhaailul A’maal (Keutamaan Amal)

    BOLEHKAH HADITS DHA’IF DIAMALKAN DAN DIPAKAI UNTUK FADHAA-ILUL A’MAAL (KEUTAMAAN AMAL)? Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Pendapat Beberapa Ulama Tentang Hadits-Hadits Dhaif Untuk Fadhaailul A’maal (Keutamaan Amal) Di kalangan ulama, ustadz dan kyai sudah tersebar bahwa hadits-hadits dha’if boleh dipakai untuk fadhaa-ilul a’maal. Mereka menyangka tentang bolehnya itu tidak ada khilaf […]
  • Tidak Boleh Mengatakan Hadits Dha’if Dengan Lafazh Jazm (Lafazh yang Memastikan atau Menetapkan)

    Tidak Boleh Mengatakan Hadits Dha’if Dengan Lafazh Jazm (Lafazh yang Memastikan atau Menetapkan)

    BOLEHKAH HADITS DHA’IF DIAMALKAN DAN DIPAKAI UNTUK FADHAA-ILUL A’MAAL (KEUTAMAAN AMAL)? OlehAl-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Tidak Boleh Mengatakan Hadits Dha’if Dengan Lafazh Jazm (Lafazh yang Memastikan atau Menetapkan)1. Ada (lafazh yang digunakan dalam menyampaikan (meriwayatkan) hadits menurut pendapat Ibnush Shalah Apabila orang menyampaikan (meriwayatkan) hadits dha’if, maka tidak boleh anda berkata: […]
  • Shalat Sunah Rawâtib ‘Ashar, Maghrib dan ‘Isya

    Shalat Sunah Rawâtib ‘Ashar, Maghrib dan ‘Isya

    SHALAT SUNNAH RAWATIB ‘ASHAR, MAGHRIB, ‘ISYA Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Dua edisi lalu telah dijelaskan mengenai shalat sunnah rawâtib Subuh dan Zhuhur. Untuk melengkapi penulisan shalat sunnah rawâtib yang menyertai shalat-shalat fardhu, berikut ini kami angkat berkaitan dengan shalat sunnah rawâtib ‘Ashar, Maghrib dan ‘Isya. Semoga penjelasan ini memberikan faidah bagi kita, dan selanjutnya […]
  • Shalat Sunah Rawâtib Zhuhur

    Shalat Sunah Rawâtib Zhuhur

    SHALAT SUNNAH RAWATIB ZHUHUR Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Sebagaimana telah dijelaskan pada edisi terdahulu, berikut kami lanjutkan pembahasan mengenai shalat sunnah rawâtib Zhuhur. Mudah-mudahan bermanfaat dan memacu semangat kita untuk mengamalkannya. Hukum Shalat Sunnah Rawatib Zhuhur Shalat sunnah rawâtib Zhuhur termasuk shalat sunnah muakkad (sangat ditekankan) yang dilakukan dan dianjurkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa […]
  • Shalat Sunnah Rawâtib Subuh

    Shalat Sunnah Rawâtib Subuh

    SHALAT SUNNAH RAWATIB SUBUH Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Pada edisi terdahulu kami telah menjelaskan shalat Sunnah Rawâtib, yang pelaksaannya sangat dianjurkan. Karena Sunnah Rawâtib itu sebagai pelengkap shalat fardhu lima waktu secara umum. Untuk mengetahui kedudukan dan jenis-jenis shalat Rawâtib, kami mencoba untuk membahasnya secara menyeluruh meskipun singkat, insya Allah. Berikut kami mulai dengan […]
  • Menggemarkan Shalat Sunnah Rawâtib

    Menggemarkan Shalat Sunnah Rawâtib

    MENGGEMARKAN SHALAT SUNNAH RAWATIB Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Para ulama sangat memperhatian shalat sunnah Rawâtib ini. Yang dimaksud dengan shalat sunnah Rawâtib, yaitu shalat-shalat yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau dianjurkan bersama shalat wajib, baik sebelum maupun sesudahnya. Ada yang mendefinisikannya dengan shalat sunnah yang ikut shalat wajib.[1] Syaikh Muhammad bin Shalih […]