DAFTAR ISI
- Salah Memaknai Idul Fithri
- Hari Raya dan Maknanya Dalam Islam
- Orang yang Berbahagia (Di Hari Raya)
- Hari Raya (‘Ied) : Ibadah dan Pengungkapan Rasa Syukur
Kemana Perginya Uang Umat Islam?
- Penyimpangan Seputar Shalat Ied
- Kekeliruan yang Terjadi Pada Hari Raya
- Kemungkaran yang Biasa Terjadi Pada Hari Raya
- Hari-Hari Raya yang Tidak Disyariatkan
Para pedagang, sejak jauh-jauh hari sebelum Ramadhân tiba, mereka sudah bersiap melakukan stock barang sebagai persiapan dagang untuk meraup keuntungan melimpah di bulan suci ini. Bahkan banyak pedagang musiman yakni khusus bulan Ramadhân. Para karyawan, pegawai, pekerja, buruh dan lain-lain yang bekerja diluar kota pun punya harapan untuk cuti menjelang hari raya sampai dengan beberapa hari sesudah hari raya.
Sedikit orang yang benar-benar memanfaatkan bulan Ramadhân sebagai kesempatan emas meraup pahala dan menghapus dosa dengan cara-cara yang benar sesuai tuntunan Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Begitu pula tentang hari raya. Sudah terbentuk opini di kalangan banyak kaum Muslimin bahwa Idul Fithri adalah saat bersenang-senang, seakan baru lepas dari beban puasa selama satu bulan penuh. Sebagian lagi berdalih menikmati keuntungan melimpah dari hasil dagang selama Ramadhân.
- Home
- /
- A1. Headline Almanhaj
- /
- Salah Dalam Memaknai Hari...