A5. Panduan Qawaid Fiqhiyah

Ketika Harus Memilih

KETIKA HARUS MEMILIHOleh Ustadz Dr Erwandi Tarmidzi MAKehidupan penuh dengan pilihan antara yang baik dan buruk, antara maslahat dan mafsadat. Dan sangat [...]

Kaidah Ke-69 : Ibadah Yang Dilaksanakan Berdasarkan Dalil Syar’i Tidak Boleh Dibatalkan

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Sembilan كُلُّ عِبَادَةٍ اِنْعَقَدَتْ بِدَلِيْلٍ شَرْعِيٍّ فَلاَ [...]

Kaidah Ke-68 : Disyariatkan Meninggalkan Perbuatan Yang Tidak Dilakukan Nabi

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Delapanكُلُّ فِعْلٍ تَوَفَّرَ سَبَبُهُ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ  [...]

Kaidah Ke-67 : Mengejar Ibadah Yang Jika Terlewat Tidak Ada Badalnya

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Tujuhإِدْرَاكُ الْعِبَادَاتِ الَّتِي تَفُوْتُ بِغَيْرِ بَدَلٍ [...]

Kaidah Ke-66 : Niat Dalam Sumpah Membuat Lafadz Yang Umum Menjadi Khusus

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Enamالنِّيَّةُ فِي الْيَمِيْنِ تُخَصِّصُ اللَّفْظَ الْعَامَّ [...]

Kaidah Ke-65 : Mengamalkan Dua Dalil Sekaligus Lebih Utama

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Limaإِعْمَالُ الدَّلِيْلَيْنِ أَوْلَى مِنْ إِهْمَالِ [...]

Kaidah Ke-64 : Kemakruhan Hilang Karena Hajat

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Empatالْكَرَاهَةُ تَزُوْلُ بِالْحَاجَةِKemakruhan hilang karena hajatMAKNA MAKRUH [...]

Kaidah Ke-63 : Pertengahan Dalam Ibadah Termasuk Sebesar-Besar Tujuan Syari’at

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Tigaالْعَدْلُ فِي الْعِبَادَاتِ مِنْ أَكْبَرِ مَقَاصِدِ [...]

Kaidah Ke-62 : Beramal Dengan Dugaan Kuat Dalam Ibadah Telah Mencukupi

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Duaالْعَمَلُ بِغَلَبَةِ الظَّنِّ فِي الْعِبَادَاتِ كَافٍ فِي [...]

Kaidah Ke-61 : Darurat Tidak Menggugurkan Hak Orang Lain

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Ke Enam Puluh Satuالاِضْطِرَارُ لاَ يُبْطِلُ حَقَّ الْغَيْرِKeadaan darurat tidak [...]