Mengupah Qari’ Untuk Membaca Al-Qur’an

MENGUPAH QARI’ UNTUK MEMBACA AL-QUR’AN Oleh Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan Mengupah seorang qari’ untuk membacakan Al-Qur’an bagi orang yang telah meninggal termasuk bid’ah dan makan harta manusia dengan tidak benar. Karena bila seorang qari’ membacakan Al-Qur’an dengan tujuan untuk mendapatkan upah atas bacaannya, maka perbuatannya termasuk kebatilan, karena ia menginginkan harta dan kehidupan dunia

Dana Talangan Haji

DANA TALANGAN HAJI Oleh Ustadz Dr. Erwandi Tirmidzi, MA Setiap Muslim memendam kerinduan dan keinginan kuat untuk berziarah ke Baitullahil ‘atiq dalam rangka menunaikan rukun Islam yang ke-5. Ini merupakan bukti kebenaran firman Allah : وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ Dan (ingatlah), ketika kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat yang didatangi. [Al-Baqarah/2: 125] Demi pelepasan

Hati-Hati !

HATI-HATI ! Oleh Ustadz Shuhub Subhan Hati-hati, sebuah ungkapan yang biasanya digunakan orang untuk memberikan peringatan dari bahaya atau hal-hal yang tidak menyenangkan lainnya. Kata ini ringan di ucapkan tapi terkadang susah di laksanakan, baik oleh pengucapnya sendiri ataupun orang yang diajak bicara. Dari ungkapan ini, penulis teringat dialog antara Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu anhu

Hadits Shalat Arba’in

HADITS SHALAT ARBA’IN Oleh Ustadz Astinizamani Lc. Keinginan kuat agar selamat dari adzab api neraka dan selamat dari kemunafikan telah memotivasi banyak orang untuk melakukan shalat berjama’ah selama 40 kali di masjid Nabawi. Shalat ini disebutkan dengan shalat arba’in. Patut diselidiki, bagaimanakah derajat hadits tersebut? Berikut sedikit penjelasannya. مَنْ صَلَّى فِي مَسْجِدِي أَرْبَعِيْنَ صَلاَةً لاَيَفُوتُهُ

Menyoroti Shalat Arba’in Di Masjid Nabawi

MENYOROTI SHALAT ARBA’IN DI MASJID NAWABI Oleh Ustadz Anas Burhanuddin MA MUQADIMAH Pada umumnya, para jamaah haji dijadwalkan untuk mengunjungi kota madinah sebelum atau sesudah penyelenggaraan ibadah haji. Mereka sangat bersemangat berkunjunga ke Madinah meski ziarah ini tidak ada hubungannya dengan memiliki kedudukan yang tinggi dalam sejarah penyebaran Islam. Ke tempat inilah Nabi Muhammad Shallallahu

Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH Oleh Muhammad bin Abdullah Al-Wuhaibi As-Sunnah dalam istilah mempunyai beberapa makna[1]. Dalam tulisan ringkas ini tidak hendak dibahas makna-makna itu. Tetapi hendak menjelaskan istilah “As-Sunnah” atau “Ahlus Sunnah” menurut petunjuk yang sesuai dengan i’tiqad Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan : “….. Dari Abu Sufyan Ats-Tsauri ia berkata : اِسْتَوصُوْابِآهْلِ السُّنَّةِ خَيْرًا

Tiga Landasan Utama Manhaj Salaf

TIGA LANDASAN UTAMA MANHAJ SALAF Oleh Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani Sebagaimana telah dimaklumi bersama bahwa dakwah salafiyah berdiri tegak di atas tiga landasan. 1. Al-Qur’anul Karim 2. Sunnah shahihah (hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih) Para Salafiyin di seluruh penjuru negeri memusatkan pada hadits-hadits shahih, (mengapa demikian?) karena di dalam sunnah (dengan kesepakatan

Kecemburuan Hud-Hud Terhadap Penyelewengan Tauhid

KECEMBURUAN HUD-HUD TERHADAP PENYELEWENGAN TAUHID Oleh Syaikh Abdul Mu’min bin Muhammad An-Nu’man Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman. وَتَفَقَّدَ الطَّيْرَ فَقَالَ مَا لِيَ لَا أَرَى الْهُدْهُدَ أَمْ كَانَ مِنَ الْغَائِبِينَ﴿٢٠﴾لَأُعَذِّبَنَّهُ عَذَابًا شَدِيدًا أَوْ لَأَذْبَحَنَّهُ أَوْ لَيَأْتِيَنِّي بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ﴿٢١﴾فَمَكَثَ غَيْرَ بَعِيدٍ فَقَالَ أَحَطْتُ بِمَا لَمْ تُحِطْ بِهِ وَجِئْتُكَ مِنْ سَبَإٍ بِنَبَإٍ يَقِينٍ﴿٢٢﴾إِنِّي وَجَدْتُ امْرَأَةً تَمْلِكُهُمْ وَأُوتِيَتْ مِنْ

Sesungguhnya Agama itu Mudah

SESUNGGUHNYA AGAMA ITU MUDAH Oleh Ummu Malik Kerap kali manusia mengulang-ulang perkataan ini (yaitu ucapan “Sesungguhnya agama itu mudah”), akan tetapi (sebenarnya) mereka (tidak menginginkan) dengan ucapan itu, untuk tujuan memuji Islam, atau melunakkan hati (orang yang belum mengerti Islam) dan semisalnya. Yang diinginkan mereka adalah pembenaran terhadap perbuatan mereka yang menyelisihi syari’at. Bagi mereka

Peringatan Dari Bahaya Gerakan Kristenisasi Dan Wasilah-Wasilahnya

PERINGATAN DARI BAHAYA GERAKAN KRISTENISASI DAN WASILAH-WASILAHNYA. Oleh Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam, Shalawat dan salam semoga tercurah atas nabi kita yang telah diutus sebagai rahmat bagi sekalian manusia, sebagai penutup para nabi dan rasul, nabi dan rasul kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, atas