Sa`d Bin Muadz Radhiyallahu Anhu. Mulia Sebelum Dan Sesudah Masuk Islam

SA’D BIN MUADZ RADHIYALLAHU ANHU, MULIA SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ISLAM Namanya adalah Sa`d bin Muadz bin an-Nu`man bin Imri` al-Qais al-Asyhali al-Anshâri Radhiyallahu anhu, seorang Sahabat memiliki kedudukan yang agung. Dia masuk Islam sebelum Hijrah melalui Ibnu Umair Radhiyallahu anhu. Ia pernah berkata kepada Kaumnya. “Ucapan laki-laki dan perempuan kalian haram bagiku hingga kalian

Sa’d Bin Abi Waqash, Do’anya Mustajab

SA’D BIN ABI WAQASH DO’ANYA MUSTAJAB Namanya adalah Sa`d bin Mâlik bin Uhaib Radhiyallahu anhu, ada yang mengatakan Ibnu Wuhaib bin Abdu Manâf bin Zahrah bin Kilab al-Qurasyiy az-Zuhri atau Abu Ishak bin Abi Waqas . Ibunya bernama Hamzah bintu Sufyan bin Umayyah, anak paman Abu Sufyan bin Harb bin Umayah. Sa’d bin Waqash Radhiyallahu

Julaibib Radhiyallahu Anhu (Ia Memilih Berjihad Dan Merindukan Syahid)

JULAIBIB RADHIYALLAHU ANHU (IA MEMILIH BERJIHAD DAN MERINDUKAN SYAHID) “Sami’na wa`atha’na”, itulah sikap seorang mukmin ketika sampai kepadanya perintah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Sikap ini sebagai bukti keimanannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sebagai bukti kecintaannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala . Memang demikianlah, menjadi keharusan bagi seseorang yang telah

Dihyah bin Khalîfah al-Kalbi Radhiyallahu Anhu, Malaikat Jibril Menjelma Dalam Rupanya

DIHYAH BIN KHALIFAH AL-KALBI RADHIYALLAHU ANHU, MALAIKAT JIBRIL MENJELMA DALAM RUPANYA ‘Awwanah bin al-Hakam berkata: “Manusia yang paling tampan rupanya, ialah seseorang yang Malaikat Jibril Alaihissallam datang dalam bentuk rupanya. Yakni Dihya.”[1] Dihyah bin Khalîfah al-Kalbi Radhiyallahu anhu adalah salah satu di antara para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah lama masuk Islam.

Khaulah Binti Tsa’labah Radhiyallahu Anhuma (Wanita Yang Didengar Keluhannya Dari Langit Ketujuh)

KHAULAH BINTI TSA’LABAH RADHIYALLAHU ANHUMA (WANITA YANG DI DENGAR KELUHANNYA DARI LANGIT KETUJUH) Wanita mulia ini bernama Khaulah bintu Malik bin Tsa’labah bin Ashram bin Fahr bin Tsa’labah bin Ghannam bin ‘Auf bin ‘Amr al Anshariyah al Khazrajiyah. Ia adalah isteri dari Aus bin ash Shamit, seorang wanita yang mengajukan gugatan (kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Bertutur Kata Santun, Menjauhi Bahasa Vulgar

RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM BERTUTUR KATA SANTUN, MENJAUHI BAHASA VULGAR Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan sosok yang sangat pemalu. Tutur kata beliau santun, lembut, bersahaja serta menjaga kesopanan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menjadikan hal tabu (baca : seks) sebagai bumbu dalam pembicaraan. Ucapan keji bukan perangai Beliau Shallallahu ‘alaihi wa

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, Selalu Menjaga Lisannya

NABI SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM SELALU MENJAGA LISANNYA Imam an-Nawawi mengingatkan kita, sepatutnya setiap orang mukallaf menjaga lisannya dari seluruh perkataan, kecuali ucapan yang jelas menampakkan kemaslahatan. Manakala berbicara dan diam seimbang kemaslahatannya. Maka berdasarkan petunjuk Sunnah, lebih baik menahan diri dari berbicara. Karena perkataan yang mubah bisa menyeret kepada perkataan haram atau makruh. Bahkan

Berjalan Ala Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

BERJALAN ALA RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM Kesempurnaan yang dimiliki Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak hanya bersifat ruhani semata. Secara jasmani pun, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki kesempurnaan. Salah satu yang bisa kita lihat, yaitu cara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berjalan dalam mengayunkan kedua kakinya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki langkah

Kekuatan Dan Keberanian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

LELEUATAN DAN KEBERANIAN RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM Orang Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah. Namun, masing-masing memiliki kebaikan, sebagaimana disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits riwayat Imam Muslim. Allah Azza wa Jalla telah menghimpun macam-macam kekuatan pada diri hamba dan Rasul-Nya, Muhammad

Sucinya Tangan Nabi (Beliau Tidak Pernah Berjabat Tangan Dengan Wanita Yang Bukan Mahram)

SUCINYA TANGAN NABI (BELIAU SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM TIDAK PERNAH BERJABAT TANGAN DENGAN WANITA YANG BUKAN MAHRAM) Rasulullah, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia paling bertakwa dan paling takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Disebutkan dari ‘Umar bin Abi Salamah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَتْقَاكُمْ لِلَّهِ وَأَخْشَاكُمْ لَهُ Demi