Wasiat Nabi Untuk Menuntut Ilmu, Membersihkan Hati Dan Zuhud Di Dunia

WASIAT NABI SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM UNTUK MENUNTUT ILMU, MEMBERSIHKAN HATI, DAN ZUHUD DI DUNIA Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas نَضَّرَ اللهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيْثًا فَحَفِظَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ غَيْرَهُ ؛ فَإِنَّهُ رُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ لَيْسَ بِفَقِيْهٍ ، وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَـى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ ، ثَلَاثُ خِصَالٍ لَا يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ

Buah-Buah Keikhlasan

BUAH-BUAH KEIKHLASAN Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari PERINTAH IKHLAS, LARANGAN RIYA, DAN SYIRIK [1] Ketahuilah –wahai saudaraku sesama muslim- semua amalan pasti itu pasti terjadi dengan niat. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى Sesungguhnya semua amalan itu terjadi dengan niat, dan setiap orang mendapatkan apa

Arti Perumpamaan Dalam Al-Qur’an

ARTI PERUMPAMAAN DALAM AL-QUR’AN al-Qur’anul karim sebagai kitab pedoman berisi berbagai pembahasan bermanfaat yang sangat dibutuhkan oleh manusia dalam segala kondisi. Misalnya, dalam metode pembelajaran dan cara menanamkan sebuah nilai dalam hati seseorang. Metode yang dipakai adalah metode yang simpel dan paling jelas. Diantara metodenya yaitu dengan membuat perumpamaan-perumpamaan. Metode ini dipakai untuk menyampaikan masalah-masalah

Pelaku Dosa Besar Tidak Dikafirkan

PELAKU DOSA BESAR TIDAK DIKAFIRKAN Oleh Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alusy Syaikh Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi rahimahullah mengatakan, “Kami tidak mengkafirkan seorang ahlil qiblat pun (orang Islam yang melaksanakan sholat menghadap ka’bah-pent) dengan sebab suatu dosa, selama dia tidak menghalalkannya. Kami juga tidak mengatakan, ‘Dosa apapun tidak akan membahayakan pelakunya asalkan ada keimanan.” Ketika

Beberapa Contoh Hadits Palsu Dan Lemah Dalam Kitab Ihyâ’ Ulûmiddîn

CATATAN UNTUK KITAB IHYA’ ULUMIDDIN Ihya’ Ulûmiddîn, sebuah nama kitab yang sangat tenar di tengah kaum Muslimin, bukan hanya di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Ditilik dari makna harfiyah Ihya’ Ulûmiddîn, kita dapati sebuah makna yang sangat agung. Betapa tidak, Ihya’ Ulûmiddîn yang disematkan oleh penyusun kitab ini sebagai judul karya tulisnya itu bermakna menghidupkan

Mengkritisi Keabsahan Hadits-Hadits Kitab Ihyâ’ Ulûmiddîn

MENGKRITISI KEABSAHAN HADITS-HADITS KITAB IHYA ULUMIDDIN Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA Kiranya tidak berlebihan kalau kita mengatakan bahwa kitab Ihyâ’ Ulûmiddîn adalah termasuk kitab berbahasa Arab yang paling populer di kalangan kaum Muslimin di Indonesia, bahkan mungkin di seluruh dunia. Kitab ini dianggap sebagai rujukan utama, sehingga seorang yang telah menamatkan pelajaran kitab

Tinjauan Kritis Terhadap Beberapa Pemikiran Imam Al-Ghazali Rahimahullah Dalam Ihya Ulumiddin

TINJAUAN KRITIS TERHADAP BEBERAPA PEMIKIRAN IMAM AL GHAZALI RAHIMAHULLAH DALAM IHYÂ ULÛMIDDÎN PENDAHULUAN Abu Hâmid Muhammad bin Muhammad al-Ghazâli ath-Thûsi asy-Syâfi’i yang lebih dikenal dengan sebutan Imam al-Ghazâli dilahirkan di kota Thûs pada tahun 450 H (1058 M) dan meninggal di Thûs pada tahun 505 H (1111 M). Dikenal di dunia Barat pada abad pertengahan

Kehebatan Tauhid, Menghapus Semua Dosa

KEHEBATAN TAUHID, MENGHAPUS SEMUA DOSA Oleh Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin Apa rahasia kehebatan tauhid, sehingga mampu menghapus segala dosa, sebesar apapun ? Seorang Umar bin Khathab Radhiyallahu anhu misalnya, tokoh yang sebelum masuk Islam terkenal paling menentang ajaran Islam dan terkenal dengan kekafirannya serta pernah mengubur putrinya hidup-hidup. Namun dengan masuk Islam, mentauhidkan peribadatan hanya

Dakwah Tidak Hanya Dengan Ceramah

DAKWAH TIDAK HANYA DENGAN CERAMAH Oleh Syaikh Abdul Muhsin al-Qasim Allâh Azza wa Jalla telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar kepada seluruh umat manusia. Risalah yang beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bawa ini akan kekal sampai hari kiamat. Risalah ini diturunkan oleh Allâh Azza wa Jalla agar menjadi petunjuk bagi seluruh

Pujian Ulama Terhadap Imam Al-Bukhari Dan Kitab Shahihnya

PUJIAN ULAMA TERHADAP IMAM AL-BUKHARI DAN KITAB SHAHIHNYA Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas NAMA BELIAU Nama beliau adalah Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismâ’îl bin Ibrâhîm bin al-Mughîrah bin Bardizbah al-Ju’fi al-Bukhâri rahimahullah (wafat th. 256 H). Beliau rahimahullah adalah Imam, Syaikhul Islam, al-Hâfizh, Amîrul Mukminin dalam hadits. Beliau rahimahullah memiliki banyak karya tulis