Tawakkal Kepada Allâh Subhanahu Wa Ta’ala

TAWAKAL KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حَفِظَهُ الله تَعَالَى عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُوْنَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ ، تَغدُوْ خِمَاصًا ، وتَرُوْحُ بِطَانًا Dari Umar bin al-Khatthab Radhiyallahu anhu ,

Peristiwa-Peristiwa Di Alam Kubur

PERISTIWA-PERISTIWA DI ALAM KUBUR Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari Allâh Azza wa Jalla berfirman: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.

Tuntunan Menjalankan Agama Islam

TUNTUNAN CARA MENJALANKAN AGAMA ISLAM Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim Atsari Sesungguhnya Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah menciptakan manusia, dari tidak ada menjadi ada. Allâh Azza wa Jalla telah memberikan berbagai keperluan hidup manusia di dunia ini. Dia juga memberikan akal dan naluri, yang dengannya -secara global- manusia dapat membedakan mana yang bermanfaat dan yang

Ulama Salaf Benteng Kokoh Penjaga Sunnah

ULAMA SALAF BENTENG KOKOH PENJAGA SUNNAH Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni MA Setiap orang yang beriman kepada Allâh Azza wa Jalla dan kebenaran Islam wajib meyakini bahwa Allâh Azza wa Jalla akan selalu menjaga kemurnian dan kebenaran agama Islam sampai hari kiamat. Penjagaan Allâh Subhanahu wa Ta’ala terhadap kemurnian agama Islam ini adalah dengan

Tantangan Al-Qur’an

TANTANGAN AL-QUR’ÂN Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari Diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ini merupakan salah satu nikmat Allâh Azza wa Jalla yang terbesar kepada manusia. Kebutuhan manusia untuk beriman dan mengikuti agama yang dibawa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi kebutuhan mereka terhadap makan, minum, atau

Islam Satu-Satunya Agama Yang Benar

ISLAM SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله Setiap Muslim yakin sepenuhnya bahwa karunia Allâh Azza wa Jalla yang terbesar di dunia ini adalah agama Islam. Seorang Muslim wajib bersyukur kepada Allâh Azza wa Jalla atas nikmat-Nya yang telah memberikan hidayah Islam. Allâh Azza wa Jalla menyatakan bahwa nikmat

Golongan Yang Selamat Hanya Satu

GOLONGAN YANG SELAMAT HANYA SATU Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حَفِظَهُ الله تَعَالَى عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :(( اِفْتَرَقَتِ الْيَهُوْدُ عَلَى إِحْدَى وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً فَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ، وَافْتَرَقَتِ النَّصَارَى عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً فَإِحْدَى وَسَبْعُوْنَ فِي النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِي

Istighfar Kunci Rizki Yang Terlupakan

ISTIGHFAR KUNCI RIZKI YANG TERLUPAKAN Tak satu pun manusia yang tidak suka terhadap harta. Tiada seorang pun bani Adam yang tidak senang jika rizkinya melimpah. Tiada seorang insan pun yang tidak gembira bila kekayaannya semakin bertambah. Allâh Yang Maha Mengetahui telah menguraikan jati diri makhluk yang bernama manusia dalam firman-Nya : وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا

Istighfar, Penutup Semua Amal

ISTIGHFAR, PENUTUP SEMUA AMAL Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Seorang hamba selalu berada (dalam dua hal yaitu-red) berada dalam (lautan-red) nikmat Allâh Subhanahu wa Ta’ala yang perlu ia syukuri; dan (atau-red) berada dalam (gelimangan-red) dosa yang perlu ia istighfari (mohonkan ampun). Dua perkara ini (syukur dan istighfar-pent) termasuk

Detik-Detik Kematian, Penentu Nasib Kehidupan Di Akhirat

DETIK-DETIK KEMATIAN, PENENTU NASIB KEHIDUPAN DI AKHIRAT Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari Detik-detik kematian adalah waktu yang paling berbahaya bagi manusia Dalam umurnya. Karena Kematian merupakan awal perpindahan dari alam dunia yang kelihatan, yang telah diakrabi dan dikenal oleh manusia, menuju alam ghaib. Alam ghaib akan menjadi nyata dalam kehidupannya yang baru setelah kematiannya.